Pertamina Patra Niaga Perkuat Ekosistem Inklusi melalui Program Sahabat Disabilitas Ubud
Gianyar, Baliglobalnews
Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal (AFT) Ngurah Rai, Bali, memperkuat ekosistem inklusi dalam program pemberdayaan sahabat disabilitas, di Yayasan Cahaya Mutiara, Ubud, Kabupaten Gianyar. Hal itu disampaikan Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, pada Sabtu (6/12/2025).
Dia menyampaikan program Sahabat Disabilitas Ubud tidak sekadar aktivitas CSR, namun menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membuka akses kesempatan yang setara sekaligus memberikan nilai tambah bagi pembangunan berkelanjutan. “Pemberdayaan difabel berarti membuka ruang kesempatan yang setara, selaras dengan SDGs khususnya pendidikan berkualitas serta pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Para sahabat di Yayasan Cahaya Mutiara Ubud telah menunjukkan bahwa ketika kepercayaan dan akses diberikan, potensi mereka berkembang luar biasa,” katanya.
Ahad menyebutkan pemberdayaan yang dilakukan melalui Sahabat Disabilitas Ubud juga sejalan dengan semangat Hari Disabilitas Internasional yang setiap tahun dirayakan untuk mendorong partisipasi penuh dan setara bagi penyandang disabilitas dalam seluruh aspek kehidupan. Tahun ini, peringatan tersebut menekankan pentingnya membangun masyarakat yang inklusif, aksesibel, dan berketahanan.
Menurut dia, melalui dukungan yang terukur, berkelanjutan, dan berbasis kebutuhan komunitas, Pertamina Patra Niaga AFT Ngurah Rai menghadirkan praktik nyata dari tema tersebut, membuka ruang bagi difabel untuk bukan hanya hadir, tetapi ikut menentukan arah masa depan mereka. Program ini memperlihatkan bahwa inklusi bukan sekadar kebijakan, melainkan kolaborasi yang melahirkan kemandirian, peluang ekonomi, serta keberanian untuk bermimpi lebih besar.
Sementara Ketua Pengurus Yayasan Ni Nengah Warni sekaligus penari dan atlet difabel mengatakan ruang untuk berkarya jauh lebih penting daripada sekadar bantuan. “Kami ingin menunjukkan bahwa kami mampu. Kami ingin menunjukkan betapa hebatnya kami, bahkan dengan keterbatasan,” ujarnya.
Bersama para anggota yayasan, sejak 2023 mereka merumuskan sendiri visi, minat, dan potensi yang ingin dikembangkan mulai dari seni tari, musik, memahat, melukis, hingga olahraga kursi roda. Semua berangkat dari keyakinan bahwa kesempatan bisa mengubah hidup.
Menangkap potensi itu, Pertamina Patra Niaga AFT Ngurah Rai memberikan dukungan yang dirancang untuk memperkuat kemampuan mereka diantaranya perbaikan ruang latihan dan galeri, perlengkapan catering, smart cashier, hingga pelatihan digital marketing bekerja sama dengan Benlaris.com. Dari sinilah transformasi personal mulai tumbuh.
Ketika keterampilan baru mengubah hidup Yande, penyandang cerebral palsy berusia 31 tahun, pelatihan digital marketing menjadi gerbang menuju versi dirinya yang lebih percaya diri. “Setelah menjadi mitra binaan Pertamina, saya lebih percaya diri. Saya belajar percaya pada diri saya sendiri,” ungkapnya.
Pihaknya saat ini, mengelola promosi melalui Instagram dan WhatsApp, serta terbiasa mengoperasikan mesin kasir pintar untuk transaksi galeri kerajinan. Setiap keterampilan baru membuatnya merasa lebih mandiri.
Kisah serupa dialami Karmen, 27 tahun, penyandang disabilitas fisik akibat kerapuhan tulang. Dari seorang yang pemalu, kini ia mampu melakukan siaran langsung di TikTok untuk mempromosikan produk kerajinan. “Saya dulu malu sekali bicara di depan orang. Sekarang saya sudah percaya diri untuk live di TikTok,” ujarnya.
Dalam sebulan terakhir, dia dan tim berhasil mendorong omzet penjualan hingga Rp500.000 per hari, lonjakan signifikan bagi unit usaha yayasan. Salah satu inisiatif paling populer dari program ini adalah paket wisata edukatif “One Day With Difabel”, ruang interaksi tempat masyarakat dapat belajar, berkarya, dan memahami proses kreatif para difabel. Sejak diluncurkan pada 2025, paket ini mencatat rata-rata 2-3 kunjungan per bulan dengan pemasukan mencapai Rp6.000.000. “Pengunjung datang bukan untuk melihat kami, tapi untuk belajar bersama kami,” jelas Karmen. Wisata edukatif ini menjadi jembatan baru antara karya, keberanian, dan apresiasi publik.
Bakat menari dan menyanyi para difabel pun mendapatkan ruang lebih luas. Pertamina Patra Niaga AFT Ngurah Rai rutin mengundang mereka tampil pada berbagai agenda perusahaan seperti ceremonial Bulan K3, Uma Palak Festival, dan acara hiburan di Camping Ground Uma Palak. Bagi Warni, kesempatan tampil itu mengubah banyak hal. “Kami diberi kepercayaan. Itu membuat kami berani. Sekarang kami bisa mengadakan konser amal dua hingga tiga kali sebulan dan menghasilkan donasi hingga Rp7.500.000 per bulan,” katanya.
Di bidang olahraga, prestasi mereka tak kalah gemilang. Tiga atlet yayasan meraih Juara 1 lomba lari marathon kursi roda dalam Maybank Marathon tahun ini. Pertamina Patra Niaga AFT Ngurah Rai turut memberikan dukungan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian tersebut. (bgn008)25120607