Media Informasi Masyarakat

Peringatan Hari Koperasi Ke-76 Tahun 2023, Mewujudkan Cita-cita Keadilan Sosial melalui Koperasi Modern

Denpasar, Baliglobalnews

Koperasi merupakan organisasi ekonomi yang fungsi utamanya untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat. Untuk mensejahterakan anggota, koperasi menyelenggarakan berbagai usaha serta layanan sesuai kebutuhan anggota. Dengan menyatukan kepentingan di bawah koperasi, efisiensi kolektif dapat dilakukan, posisi tawar terhadap pasar dapat ditingkatkan serta konsolidasi sumber daya untuk berbagai usaha dapat diselenggarakan.

Demikian Menteri Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Teten Masduki dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Bali, I Wayan Ekadina, pada upacara bendera Peringatan Hari Koperasi ke-76 tahun 2023 di halaman Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Bali, pada Rabu (13/7/2023). Pemerintah saat ini fokus pada pengembangan Koperasi riil guna membangun ekonomi anggota dan masyarakat yang lebih luas. Dari sisi peluang, koperasi sektor riil ini juga memiliki banyak potensi mulai dari pertanian, perikanan, perdagangan, jasa, pariwisata dan banyak macam usaha lainnya.

“Setiap wilayah kota/kabupaten di Indonesia pasti memiliki potensi keunggulan baik itu komoditas, kerajinan, destinasi wisata atau yang lainnya. Koperasi sektor harus menjadi pemain utama dalam potensi unggulan tersebut. Tujuannya agar manfaat dan nilai tambah yang dihasilkan dapat sebesar-besarnya terdistribusi kembali ke anggota dan masyarakat di wilayah tersebut,” katanya.

Dia mencontohkan saat ini Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) mengembangkan pabrik minyak makan merah di berbagai provinsi basis sawit. Pabrik tersebut sepenuhnya dimiliki para petani sawit anggota koperasi. Dengan pabrik itu, hilirisasi produk dapat dilakukan. Petani sawit tidak lagi hanya menjual tandan buah segar (TBS), namun menikmati nilai tambah dari produk akhir yakni minyak makan merah tersebut.

“Komoditas unggulan di wilayah lain harus dikembangkan dengan cara demikian. Koperasi bekerja di hulu dan hilir, sehingga nilai tambah tinggi dan manfaat ke anggota meningkat ” terangnya.

Salah satu potensi lain yang sekarang terbuka bagi koperasi adalah usaha di sektor jasa keuangan. Usaha ini terbuka karena adanya Undang-undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK) No. 4 Tahun 2023. Dimana Undang-undang tersebut mengatur bahwa koperasi dapat menjalankan usaha seperti; perbankan  perasuransian, program pensiun, pasar modal, lembaga pembiayaan dan kegiatan lainnya yang ditetapkan peraturan perundang-undangan sebagai kegiatan di sektor jasa keuangan.

“Perizinan, pengaturan dan pengawasan koperasi di sektor jasa keuangan tersebut sepenuhnya dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal tersebut dapat menjadi ruang bermain baru bagi koperasi, dengan catatan patuh terhadap ketentuan perundang-undangan,” katanya.

Dia menyebutkan juga untuk memajukan koperasi di Indonesia dibutuhkan landasan hukum yang kuat sebagai pegangan bagi semua pihak. Sehingga saat ini Kemenkop UKM tengah menyusun RUU Perkoperasian sebagai pengganti Undang-Undang No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.

“RUU Perkoperasian ini dirancang untuk mendorong koperasi lebih adaptif terhadap perubahan dan perkembangan ekonomi, teknologi, sosial dan budaya secara global. Dengan adanya pembaharuan Undang-Undang Perkoperasian ini, kita berharap koperasi mampu menjawab tantangan zaman dan memiliki daya saing dan daya sanding yang besar,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Bali, I Wayan Ekadina, kepada awak media menyampaikan Peringatan Hari Koperasi ke-76 Tahun 2023 menjadi momentum untuk bangga berkoperasi demi terwujudnya Indonesia Maju. Dalam mewujudkan tersebut, pengembangan ekonomi menjadi kunci kesejahteraan masyarakat.

Dia menjelaskan tantangan yang dihadapi koperasi saat ini yakni perkembangan teknologi. Karena seperti diketahui, saat ini sumber daya manusia (SDM) pengelola koperasi sebagian besar adalah sudah berusia/lanjut usia, namun itu tidak menyurutkan semangat mereka dalam menjalankan koperasi.

“Namun untuk menjawab tantangan tersebut, kita sudah melakukan pelatihan kapasitas SDM koperasi. Kita di Pemprov Bali, khususnya koperasi yang ada di Bali berjumlah 5442, Kita sudah latih dari segi pengawasan, pengelolaannya, ketatalaksanaannya termasuk keuangannya telah kami lakukan pelatihan bekerjasama dengan stakeholder yang ada,” ungkapnya.

Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali di Peringatan Hari Koperasi ke-76 ini akan membentuk koperasi produksi atau di sektor riil dengan target 1% di tahun ini. Tentu saja, selama ini dari perkembangan koperasi lebih dominan koperasi konsumen, sedangkan koperasi sektor riilnya atau koperasi produsennya baru sekitar 6%.

“Itulah target kita selanjutnya menjadi 7% agar berdampak langsung kepada pelaku-pelaku usaha UMKM, termasuk juga perkebunan, pertanian, nelayan. Kita akan segera membentuk koperasi sektor riil seperti koperasi pertenunan, koperasi pertanian, koperasi perikanan, termasuk juga koperasi jeruk, kopi serta yang lainnya,” tutupnya. (bgn003)23071209

Comments
Loading...
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam