Media Informasi Masyarakat

Perhitungan Sirekap DPD Bali Tertinggi Sementara, Rai Mantra Tunggu Hasil Resmi KPU Bali

Denpasar, Baliglobalnews

Calon DPD RI Dapil Bali, IB Rai Dharmawijaya Mantra, mengatakan tak ingin sesumbar dan masih menunggu hasil perhitungan resmi dari KPU Bali, terkait perolehan suara tertinggi sementara dalam Sistem Informasi Rekapitulasi Pilkada (Sirekap) Pemilu2024.kpu.go.id, pada Jumat (16/2/2024).

“Kita masih menunggu hasil perhitungan resmi dari KPU Bali yang juga terlihat dalam aplikasi Sirekap. Jadi setelah pemilu ini, mari bersama-sama memikirkan satu tujuan sama, dan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat di Bali telah menggunakan hak pilihan dan berpartisipasi dalam Pemilu,” katanya Jumat (16/2/2024).

Walikota Denpasar Periode 2008 – 2021 ini juga menyatakan paska pencoblosan 14 Februari banyak fenomena menarik saat Pemilu 2024, seperti antusiasme masyarakat ingin mencoblos membeludak.

Pihaknya juga berterima kasih kepada masyarakat Bali dan para pendukungnya yang telah menggunakan hak pilihnya dengan bijak dan dengan antusias datang ke TPS. “Optimistis kita harus ada, kalau saya lihat disini bukan kemenangan suara. Tapi kemenangan pikiran semua paslon pasti ada. Jadi belum tentu realitanya sama,” katanya.

Berdasarkan data Sirekap Pemilu2024.kpu.go.id, pada Jumat (16/2/2024) pukul 13.30 Wita, perolehan suara Rai Mantra tertinggi sementara dengan angka 113.621 atau (16,42 persen) dari suara masuk 4.643 TPS di Bali (total TPS 12.809). Disusul tertinggi sementara kedua I Komang Merta Jiwa dengan perolehan suara 97.124 atau (14.04 persen).

Peringkat ketiga dan keempat, saling kejar mengejar perolehan suara Arya Wedakarna sebanyak 85.038 atau (12, 29 persen) disusul Ni Luh Djelantik dengan perolehan suara 81.412 atau (11,77 persen).

Ditanya jika terpilih mejadi DPD Bali periode 2024-2029. Rai Mantra memiliki konsep dimana budaya Bali dapat lebih lestari yang menjadi aset dan menjadi pariwisata budaya. Sehingga dapat menjadi modal untuk kesejahteraan masyarakat. “Mari kita jaga potensi ini, sehingga karakteristik daerah di Bali dapat lestari. Karena menjadi daya tarik wisatawan,” katanya.

Oleh karena itu, siapa pun terpilih menjadi DPD semua ide konsep dan persepsi yang sama dalam budaya dapat diwadahi komite-komite yang ada di DPD. “Model budaya ini, menjadi kasanah budaya yang fundamental dari pejawantahan kasanah budaya nusantara yang bisa jadi aset,” katanya.

Pihaknya berharap, siapa pun yang menjadi DPD di Bali dapat menjaga budaya nusantara salah satunya yang ada di Pulau Dewata menjaga budaya Bali. “Contohnya, seperti sekarang kita butuh guru bahasa daerah apabila tidak ada bagaimana?. Kenapa ini tidak diperjuangkan dan kita lanjutkan tugas DPD sebelumnya. Saya dengar di Jawa Barat ada. Di Yogyakarta juga sudah ada,” ucapnya. (bgn008)24021601

Comments
Loading...