Media Informasi Masyarakat

Operasi Yustisi, Polres Tabanan Amankan Pelaku Curanmor Antarprovinsi Beserta 8 Unit Moto

Tabanan, Baliglobalnews

Kapolres Tabanan, AKBP Leo Dedy Defretes, mengungkap kasus tindak pidana pencurian sepeda motor di Lobi Polres Tabanan pada Senin (3/6/2024).

Kapolres Tabanan mengungkapkan dari aksi pelaku curanmor antarprovinsi ini mengamankan barang bukti berupa delapan unit sepeda motor hasil kejahatan, helm, pelat nomor dan kunci leter T. “Selain itu Polres Tabanan juga berhasil mengamankan bernama Yakin (23) dan Bahul (23). Polisi juga masih memburu dua orang lainnya, yakni Amat alias Cak Mat dan Kamal alias Cak Kamal masih dalam pengejaran (DPO),” katanya.

Pengungkapan kasus pelaku curanmor antarprovinsi ini bermula dari operasi yustisi yang dilakukan Aparat Desa Mambang, Pecalang dan Jajaran Polsek Selemadeg Timur di Perumahan Karania Graha yang berlokasi di Banjar Dinas Dukuh Pulu Tengah Desa Mambang. Tim Yustisi juga mendatangi sebuah rumah kontrakan yang ditempati dua orang penduduk pendatang atas nama Yakin (23) dan Bahul (23).

“Saat didatangi Tim Yustisi, Bahul melompat pagar dan melarikan diri. Dari hasil penggeledahan di rumah kontrakan ini ditemukan lima unit sepeda motor berbagai jenis tanpa pelat nomor dan kunci leter T. Dari hasil interogasi terhadap Yakin motor tersebut merupakan motor curian sehingga tersangka dan barang bukti langsung diamankan ke Polres Tabanan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” paparnya.

Dalam interogasi awal, Yakin tidak mengakui perbuatannya. Namun, ia memberikan informasi mengenai temannya yang tinggal di perumahan BTN Puspa Asri Residence, Banjar Bantas Bale Agung, Desa Bantas, Kecamatan Seltim, Tabanan.

Setelah mengamankan pelaku Yakin, tim gabungan menerima informasi dari masyarakat mengenai seseorang yang mencurigakan dan basah kuyup di sekitar Perumahan Puspa Asri Residence.

Kemudian, setelah diselidiki ternyata dia adalah pelaku Bahul dan mengakui telah melakukan aksi pencurian bersama Yakin. Kedua pelaku lantas diamankan di Polres Tabanan untuk penyelidikan lebih lanjut. “Kemudian tim gabungan dari Satreskrim Polres Tabanan mendatangi lokasi tersebut dan menemukan dua unit sepeda motor yakni Honda Beat hitam dof dan Honda Supra hitam serta helm merk ink freedom dam KYT warna abu-abu,” katanya.

Menurut AKBP Leo Dedy, para tersangka sudah mencuri 12 motor berbagai merek. Dari belasan motor curian itu, empat unit telah dijual ke wilayah Jawa dengan menggunakan mobil Mitsubishi L-300 warna hitam. “Mereka mencuri motor menggunakan kunci leter T untuk merusak rumah kunci kontak motor. Kemudian rumah kunci motor diperbaiki lagi agar tidak kelihatan seperti motor hasil encurian,” jelasnya.

Atas perbuatannya kedua pelaku dijerat dengan Pasal 363 ayat (2) KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. (bgn020)24060305

Comments
Loading...