Media Informasi Masyarakat

Ny. Koster Ajak Pegiat Seni Serah Simpan KCKR di Perpustakaan

Denpasar, Baliglobalnews

Ny. Putri Koster mengajak para pegiat seni untuk melaksanakan serah simpan Karya Cetak Karya Rekam (KCKR) di perpustakaan. Hal itu penting dilakukan, mengingat KCKR adalah wujud dari sebuah kreativitas yang merupakan hasil dari peradaban manusia. Terlebih saat ini sebuah karya cipta intelektual telah dilindungi negara dan sangat sejalan dengan Visi Misi Pemprov Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali. 

Dengan penyerahan KCKR ke perpustakaan, maka karya intelektual ini akan tersimpan dengan sangat baik, sehingga nantinya dapat diwariskan kepada generasi penerus bangsa.

Demikian disampaikan Ny. Putri Koster dalam acara Sosialisasi Undang Undang Nomor 13 Tahun 2028 Tentang Serah Simpan Karya Cipta dan Karya Rekam (KCKR) dalam rangka mendukung program Perpustakaan Provinsi Bali di Gedung Ksiraarnawa, Taman Budaya Denpasar, Senin (29/3).

Dalam arahannya lebih lanjut, istri orang nomor satu di Bali ini menyampaikan bahwasannya Bali memiliki hasil karya seni baik itu berupa karya cetak maupun karya rekam yang sangat luar biasa. Namun keberadaan karya-karya tersebut belum semuanya terekam dan tersimpan dengan baik di perpustakaan.

Hal ini mungkin saja terjadi, karena payung hukum yang belum cukup untuk melindungi serta kurangnya sosialisasi terkait fungsi serta manfaat dari adanya perpustakaan.

”Keberadaan dan fungsi perpustakaan selama ini belum tersosialisasi secara optimal, masih banyak karya seni yang belum terekam dan tersimpan di perpustakaan. Untuk itu, mari serah simpan karya seni kita ke perpustakaan. Di sana karya seni kita akan disimpan dan dirawat sehingga nantinya akan dibaca dan diteruskan ke generai penerus kita,” katanya.

Di samping itu, Ny. Koster juga meminta agar perpustakaan bisa terus beradaptasi dan menyesuaikan dengan platform digital yang berkembang dewasa ini. Salah satunya dengan mengembangkan e-book. Di samping itu, perpustakaan juga diharapkan bisa menjemput bola sehingga semakin banyak karya seni yang terekam dan terus melakukan sosialisai terkait keberadaan serta fungsi dari perpustakaan sehingga bisa benar-benar dipahami dan memberi manfaat yang besar bagi keberadaan keberadaban masyarakat Bali khususnya dan Indonesia pada umumnya.

”Dengan rajin membaca kita menjadi pintar menulis, dengan tekun mendengar kita menjadi pembicara yang baik. Lewat perpustakaan kita lestarikan tradisi keaksaraan kita. Perpustakaan tidak bisa jalan tanpa dukungan dari seniman dengan karyanya yang fundamental. Untuk itu, mari kita serah simpan hasil karya kita mengingat perpustakaan adalah rumah peradaban bangsa,” ujarnya.

Sementara Plt. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali, Luh Ayu Aryani, dalam sambutannya menyampaikan bahwasannya saat ini Provinsi Bali memiliki koleksi kaset lagu Bali, wayang dan lainnya 434 judul, CD 367 judul, lontar dalam bentuk microfilm 168 judul, lontar dalam PDF 245 judul, buku karya penerbit daerah 1.857 judul dan  buku konten kekhasan budaya Bali 162 judul. Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh para sahabat pegiat seni agar nanti menyerahkan karya cetak dan karya rekamnya ke perpustakaan.

Terlebih dalam Pasal 4 Undang-Undang 13 tahun 2018 telah jelas disebutkan, bahwa setiap penerbit wajib menyerahkan dua eksemplar dari setiap judul karya cetak, satu eksemplar kepada Perpustakaan Nasional dan satu eksemplar kepada Perpustakaan Provinsi tempat domisili penerbit. Demikian juga halnya untuk karya rekam.

Dengan penyerahan KCKR ini diharapkan karya intelektual masyarakat Bali terekam serta tersimpan dengan baik di Perpustakaan Provinsi Bali, di samping sebagai bukti untuk koleksi juga untuk perlindungan dan informasi yang dapat diwariskan kepada generasi muda penerus bangsa.

Hal senada juga disampaikan oleh Rudi Hernanda selaku Pustakawan Ahli Madya/Koordinator Kelompok Substansi Pengembangan Budaya Baca dan Literasi Perpustakaan Republik Indonesia yang menyatakan, dimana keberadaan perpustakaan memegang peran sangat penting sebagai rumah peradaban bangsa.

Untuk itu, masyarakat diminta dapat berperan serta dalam pelaksanaan serah simpan KCKR dengan cara menyerahkan KCKR yang dihasilkan, menyerahkan koleksi pribadi kepada Perpusnas dan Perpusprov untuk dijadikan koleksi serah simpan serta membangun budaya literasi melalui pendayagunaan Koleksi Serah Simpan.

”Dengan serah simpan KCKR ke perpustakaan ini, di samping akan wujudkan koleksi nasional, hal yang lebih penting akan dapat melestarikan budaya bangsa serta menyelamatkan KCKR dari ancaman bahaya,” katanya.(bgn122)21032918

Comments
Loading...
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam