Media Informasi Masyarakat

Kunjungi RSUD Tabanan, Komisi IV DPRD Soroti Utang Obat dan Kendala Sistem Digital

Singasana, Baliglobalnews

Jajaran Komisi IV DPRD Kabupaten Tabanan melakukan kunjungan lapangan ke RSUD Tabanan guna melakukan koordinasi mendalam terkait pelayanan kesehatan dan kendala operasional yang tengah dihadapi pada Senin (16/3/2026). Kunjungan ini dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana serta dihadiri Wakil Ketua I DPRD I Made Asta Dharma dan Wakil Ketua II DPRD I Putu Gede Juliastrawan dengan pendampingan dari Dinas Kesehatan.

Dalam pertemuan tersebut, terungkap bahwa RSUD Tabanan sedang mengalami tekanan finansial yang cukup berat dengan total utang mencapai Rp36,45 miliar per 31 Desember 2025.

Direktur RSUD Tabanan I Gede Sudiarta menyampaikan bahwa krisis ini dipicu oleh masa transisi dari sistem manual ke sistem digital, khususnya penerapan rekam medik elektronik dengan program digital NUHA yang mengacu ketentuan kementerian kesehatan Kemenkes. Kendala adaptasi staf terhadap sistem baru tersebut menyebabkan proses klaim ke BPJS terhambat. “Krisis obat ini juga dipengaruhi oleh adanya nilai klaim-klaim. Karena operasional rumah sakit itu sangat tergantung daripada pendapatan operasional yang kita ajukan dari klaim ke BPJS. Jumlah yang kita dapatkan dari nilai klaim BPJS, itulah kita gunakan pertama untuk pembelian obat,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dipaparkan, kata dia, rincian utang rumah sakit terdiri dari utang obat sebesar Rp19,97 miliar dan utang bahan medis habis pakai (BMHP) Rp16,48 miliar. Akibat tunggakan ini, beberapa rekanan vendor melakukan pemblokiran pengadaan obat melalui sistem e-katalog.

Ketua Komisi IV DPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana menyampaikan dari hasil rapat yang diterima, beban finansial rumah sakit juga dipicu oleh tingginya angka kunjungan pasien non-darurat pada malam hari yang tidak ter-cover oleh klaim BPJS. “Banyak masyarakat datang dengan kondisi tidak emergency, namun wajib dilayani karena hak mereka. Akibatnya, beban operasional membengkak,” ujar Wastana ketika ditemui seusai sidak di RSUD Tabanan.

Sebagai langkah penyelamatan, Komisi IV mendorong Pemerintah Kabupaten Tabanan untuk memberikan suntikan dana segar melalui APBD Perubahan. “Subsidi operasional sebesar Rp60 miliar sedang dipertimbangkan untuk diusulkan kepada Bapak Bupati guna menyelamatkan pelayanan publik,” katanya.

Selain masalah finansial, DPRD Tabanan juga menyoroti kendala teknis dalam penerapan Program digital NUHA di RSUD. Transisi dari manual ke digital dinilai tidak dibarengi dengan pelatihan SDM yang memadai, sehingga menghambat proses input data klaim ke BPJS. “Pelatihan yang hanya dilakukan dua minggu itu tidak cukup. SDM kita belum siap sepenuhnya menjalankan sistem digital ini. Akibatnya, klaim BPJS di bulan Januari dan Februari belum tersetor dengan baik. Kita butuh tenaga IT yang profesional dan memiliki dedikasi,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, pihaknya juga melontarkan kritik terhadap kinerja Dewan Pengawas (Dewas) RSUD Tabanan. Dia meminta Dewas seharusnya proaktif melakukan pengawasan anggaran secara triwulan agar permasalahan tidak menumpuk hingga terjadi kelangkaan obat. “Dewas harus mengawasi betul, jangan sampai tidak tahu informasi anggaran. Selain itu, penempatan tenaga kerja di RSUD tidak boleh main-main atau sekadar ‘titipan’. Harus orang-orang yang paham dan mampu mempertahankan standar ISO rujukan tipe B yang selama ini kita banggakan,” pungkasnya. (bgn020)26031612

Leave A Reply

Your email address will not be published.

dewispin
dewaslot88
Perjalanan Baccarat dalam Transformasi Media Digital Mengubah Wajah Industri Hiburan
Baccarat Jadi Bagian Evolusi Platform Interaktif Transformasi Dunia Hiburan Digital
Observasi Teknologi Ungkap Pergeseran Narasi Permainan Baccarat dan Dampaknya bagi Pemain
Transformasi Media Bicara Perjalanan Baccarat Melalui Pengalaman Digital yang Mengubah Cara Pandang
Teknologi Kasino Online Mampu Mengolah Data Digital Berkat Perkembangan Perangkat Keras Dan Lunak
Perjalanan Platform Interaktif Mengubah Narasi Kasino Online dengan Perspektif Baru
Kebutuhan Terhadap Sistem Komputasi Kasino Online Semakin Meningkat Seiring Pesatnya Transformasi Digital
Komputasi Menjadi Salah Satu Fondasi Utama Yang Mendorong Kemajuan Teknologi Kasino Online Di Era Modern
Hampir Seluruh Aktivitas Kasino Online Saat Ini Memanfaatkan Sistem Komputasi Dalam Prosesnya
Jalur Pembayaran Yang Putus Setelah Cascading Pada Mahjongways Kasino Online Dibaca Dengan Teknik Ini
Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern