KPU Tabanan Kolaborasi dengan Pemkab dan KNPI Siap Gelar “Festival Literasi Demokrasi” 2026
Tabanan, Baliglobalnews
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tabanan menggelar rapat koordinasi bersama Dinas Perpustakaan dan Arsip, Dinas Pendidikan dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tabanan serta Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Tabanan membahas kegiatan Festival Literasi Demokrasi tahun 2026 di Kantor KPU Tabanan, pada Selasa (3/2/2026).
Ketua KPU I Wayan Suwitra mengatakan program tersebut dirancang untuk meningkatkan pemahaman demokrasi sejak dini melalui media literasi. Langkah awal akan dimulai pada bulan Februari ini dengan pembentukan Duta Demokrasi dan Duta Baca di setiap jenjang sekolah. “Target kami adalah menjangkau kurang lebih 288 sekolah dari tingkat SD hingga SMA di seluruh Kabupaten Tabanan. Setiap sekolah nantinya akan memiliki satu Duta Demokrasi dan satu Duta Baca,” ujarnyanya.
Sementara Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip I Nyoman Putra mengungkapkan bahwa inovasi ini lahir dari kesamaan visi untuk membangun karakter generasi muda yang cerdas sekaligus sadar demokrasi.
Dia mengatakan bahwa program KPU Tabanan sangat linear dengan agenda rutin Dinas Perpustakaan dan Arsip Tabanan. Hal ini memicu lahirnya ide untuk menggabungkan dua agenda besar pemerintah menjadi satu rangkaian acara yang berlangsung selama satu tahun penuh. “Kami memiliki agenda pengukuhan Bunda Literasi dan pemilihan Duta Baca. KPU punya program Duta Demokrasi. Semuanya kita bungkus dalam satu wadah yaitu Festival Literasi Demokrasi. Kami yakin ini baru pertama kali dilakukan di Bali, bahkan mungkin nasional,” ungkapnya.
Dalam rapat tersebut, Ketua KNPI Gede Paramartha Daisuke Matsuzawa muncul sebagai kandidat untuk posisi Duta Baca Kabupaten Tabanan. Tokoh muda yang akrab disapa Dai ini memberikan masukan krusial agar festival tidak terjebak dalam acara seremonial yang kaku dan membosankan bagi Generasi Z. “Jangan hanya datang karena undangan resmi, itu bisa membosankan. Kami usul ada stan prestasi setiap sekolah agar suporter datang secara organik. Kita buat ini jadi ajang gengsi antar-SMA/SMP,” ujarnya.
Dia juga menekankan pentingnya pelibatan siswa secara aktif. “Ketua OSIS harus ikut jadi pembicara di talkshow, biar mereka saling menginspirasi dengan gaya bahasa sebayanya,” katanya.
Pihaknya juga menyatakan komitmennya dalam hal dukungan anggaran kolaborasi dan rencana audiensi dengan Bupati Tabanan agar seluruh tahapan program mendapat dukungan penuh Pemkab Tabanan.
Akhir rapat, festival ini akan diisi dengan berbagai kegiatan inovatif yang puncaknya dijadwalkan pada bulan Oktober mendatang bertepatan dengan momentum Sumpah Pemuda.
Pada Maret 2026 Pengukuhan Bunda Literasi (Nyonya Bupati Tabanan), Duta Baca, dan Duta Demokrasi. Kemudian Mei 2026 Inovasi “Surat untuk Bupati”, di mana siswa SD hingga SMA menulis tangan mengenai aspirasi dan kontribusi mereka untuk pembangunan Tabanan.
Dilanjutkan Juni 2026 Kegiatan “Titik Kumpul Digital Literasi Demokrasi” yang berfokus pada lomba konten kreatif bertema demokrasi. Terakhir pada Oktober 2026 pengukuhan Ketua OSIS Serentak tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Tabanan. (*/bgn020)26040208