Media Informasi Masyarakat

Komisi IV DPRD Tabanan Dorong Penambahan Formasi Guru TK dan Pemerataan Pengajar di Desa

Singasana, Baliglobalnews 

Komisi IV DPRD Kabupaten Tabanan menggelar rapat kerja intensif guna membedah Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025 di Gedung DPRD Tabanan pada Selasa (31/3/2026). Rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana, fokus mengevaluasi layanan dasar pendidikan, khususnya terkait pemerataan tenaga pendidik dan penanganan anak putus sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Gusti Putu Ngurah Darma Utama memaparkan data riil kondisi ketenagakerjaan di sektor pendidikan. Saat ini, Tabanan memiliki 285 SD, 38 SMP, dan 11 TK Pembina dengan total 3.131 guru. Namun, berdasarkan standar kebutuhan kompetensi, Tabanan idealnya membutuhkan 3.968 guru. “Artinya, kita masih mengalami kekurangan 837 guru. Meski Pemkab telah mengangkat 1.996 guru P3K dan 442 P3K paruh waktu, celah kekurangan ini tetap ada dan akan terus kami usulkan formasinya ke BKPSDM,” ujarnya. 

Kekurangan paling krusial terjadi pada jenjang taman kanak-kanak (TK), kata dia, selama 15 tahun terakhir, hampir tidak ada pengangkatan guru TK, diperparah dengan banyaknya guru TK yayasan yang beralih menjadi guru kelas SD setelah lolos seleksi P3K. Selain itu, sebaran guru masih menumpuk di area perkotaan seperti Tabanan, Kediri, dan Marga, sementara wilayah Selemadeg Barat dan Pupuan masih kekurangan tenaga.

Sementara Ketua Komisi IV I Gusti Komang Wastana memberikan catatan khusus terkait penempatan guru, terutama yang berasal dari luar daerah. Dia menekankan pentingnya pemahaman budaya dan bahasa daerah bagi tenaga pendidik yang ditempatkan di pelosok desa. “Jangan sampai guru dari luar daerah ditempatkan di desa tapi tidak paham bahasa dan budaya setempat, karena ini bisa mengganggu proses transformasi informasi dan karakter kepada siswa. Perlu ada kajian jelas soal pemerataan ini,” katanya.

Merespons hal tersebut, Ngurah Darma mengakui sistem rekrutmen nasional memungkinkan pengajar dari luar Bali lolos di formasi Tabanan. Sebagai solusi, pihaknya berencana merancang program penguatan kompetensi kearifan lokal bagi guru pendatang agar pola komunikasi mengajar tetap selaras dengan karakter budaya Bali.

Terkait isu anak putus sekolah, Disdik Tabanan mengidentifikasi tiga faktor utama yaitu kesehatan, masalah ekonomi, dan dampak sosial (bullying/pergaulan). Menariknya, mayoritas data anak putus sekolah di Tabanan berasal dari penduduk non-permanen (KTP luar Tabanan) yang sering berpindah mengikuti pekerjaan orangtuanya.

Dalam waktu dekat, kata dia, Disdik Tabanan akan meluncurkan program inovasi bernama “Pantas” (Penanganan Anak Putus Sekolah). Seperti melacak anak yang putus sekolah lebih dari satu tahun ajaran, mengarahkan anak ke sekolah formal atau sekolah non-formal (SKB) di Kediri dan kecamatan lainnya dan pendampingan psikis bagi anak yang tertinggal belajar akibat masalah sosial atau keluarga. “Melalui program ‘Pantas’, tim pendampingan tingkat kabupaten hingga satuan pendidikan akan bergerak langsung di lapangan agar tidak ada lagi anak yang kehilangan hak belajarnya,” pungkasnya. (bgn020)26033012

Comments
Loading...
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam