Media Informasi Masyarakat

Komisi IV DPRD Badung Mediasi Perselisihan Manajemen dan Karyawan Wina Holiday Villa

Mangupura, Baliglobalnews

Komisi IV DPRD Badung memediasi perselisihan hubungan industrial antara Manajemen Wina Holiday Villa Kuta dengan karyawannya yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja (FSP) Bali di Sekretariat DPRD Puspem Badung pada Kamis (8/9/2033).

Mediasi terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) dan pembayaran dana pensiun pekerja tersebut dipimpin Wakil Ketua I DPRD Badung, Wayan Suyasa, didampingi Ketua Komisi IV, Made Suwardana, berlangsung alot bahkan mentok. Pasalnya,mediasi tersebut belum juga menemukan titik terang. Padahal mediasi sudah enam antara kedua belah pihak.

Dewan belum bisa memberi pemahaman agar ditemukan titik temu. Pasalnya, kedua belah pihak masih ngotot dengan pendirian masing-masing.

Kepala Disnaker Badung, Putu Eka Merthawan, mengungkapkan pekerja belum mendapat haknya, begitu juga pengusaha yang dianggap belum menyelesaikan kewajibannya masih ada waktu untuk berbicara bersama di luar pertemuan formal atau mediasi.

Menurut Eka Merthawan, sebetulnya sejak Juni lalu sudah dilakukan enam kali mediasi dan tidak menemukan kata sepakat. Mediasi pertama dilaksanakan pada 15 Juni 2022 yang menghadirkan mediator khusus dari pejabat fungsional yang sudah berlisensi. Setelah enam kali mediasi, Disperinaker mengeluarkan anjuran, namun juga tidak disepakati. Pengusaha menolak anjuran karena kondisi keuangan yang tidak memadai. Serikat pekerja juga tidak memberikan respons.

“Terakhir, risalah mediasi sebagai langkah terakhir, namun belum disahkan menunggu hasil rapat hari ini (Kamis, 8/9/2022). Risalah sebagai dasar mengajukan gugatan ke pengadilan hubungan industrial. Jika memang tetap kukuh dan tidak ada kata sepakat dalam risalah, maka disilakan mengajukan gugatan. Maka tidak akan ada win-win solution yang ada win and lose,” katanya.

Pada mediasi tersebut, pihak manajemen menyatakan tidak mampu membayar tuntutan serikat pekerja Rp 6,6 miliar. Sedangkan pihak pekerja tetap menuntut dibayarkan haknya. “Sesuai kesepakatan dan ranah undang-undang sudah jelas semua. Namun, di tengah-tengah ada force majeure karena Covid-19. Ini menjadi titik temu bagaimana menaikkan sedikit kewajiban pengusaha. Jadi kita juga tidak akan kaku, karena ini juga terjadi karena permasalahan Covid-19,” katanya.

Pihaknya berharap permasalahan ini tidak akan berdampak terhadap pariwisata Badung, terutama di mata internasional. Apalagi sudah mendekati perhelatan G20. Pihaknya juga berharap ada penyelesaian diluar ranah mediasi yakni musyawarah mufakat antara kedua belah pihak.

“Kami mengapresiasi langkah Komisi IV, karena tidak ingin masalah ini ke ranah pengadilan. Nah, ternyata mediasi dari Komisi IV juga belum menemukan titik temu. Ini yang membuat kami sedih sekali,” katanya.

Hadir pada rapat tersebut anggota Komisi IV yakni Luh Gede Rara Hita Sukma Dewi, Nyoman Dirga Yusa, Edy Sanjaya dan Ni Ketut Suweni, sejumlah perwakilan FSP, Ketua PHRI Badung, I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya dan Manajemen Wina Holiday Villa Ni Luh Kadek Ayu Puspitawaty. (bgn003)22090901

Comments
Loading...
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam