Kinerja Penjualan Eceran di Bali Bertumbuh
Denpasar, Baliglobalnews
Kinerja penjualan eceran di Provinsi Bali mengalami peningkatan dari bulan sebelumnya. Hal itu tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Bali pada Juni 2024 yang diprakirakan sebesar 113,4 atau meningkat 1,9% (mtm) dibandingkan Mei 2024.
“Hal ini menunjukkan kinerja penjualan eceran di Provinsi Bali masih tetap terjaga atau berada di level optimis (>100),” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja, di Denpasar pada Rabu (17/7/2024).
Dia menjelaskan Indeks Penjualan Riil (IPR) Bali tetap dalam tren peningkatan selama 16 bulan terakhir. Apalagi, kata dia, Survei Penjualan Eceran (SPE) Bali merupakan survei bulanan terhadap 100 penjual eceran atau pengecer di Kota Denpasar dan sekitarnya yang bertujuan untuk memperoleh informasi dini mengenai arah pergerakan pertumbuhan ekonomi dari sisi konsumsi.
Erwin Soeriadimadja menyampaikan bahwa meningkatnya penjualan eceran tersebut didorong oleh pertumbuhan Sub Kelompok Sandang yang meningkat sebesar 6,0% (mtm), Bahan Bakar Kendaraan Bermotor sebesar 5,5% (mtm) dan Barang Budaya dan Rekreasi sebesar 5,4% (mtm).
“Hal ini sejalan meningkatnya kegiatan pariwisata di Bali. Sejalan dengan hal tersebut, pertumbuhan penjualan eceran secara nasional juga mengalami pertumbuhan sebesar 2,1% (mtm) yakni dari 228,1 pada Mei 2024 menjadi 232,8 pada Juni 2024,” katanya.
Dalam menjaga kinerja penjualan eceran dan tingkat konsumsi masyarakat, Bank Indonesia bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Bali senantiasa berkoordinasi erat dalam menjaga stabilitas harga komoditas agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan ekonomi Bali tetap tumbuh kuat. (bgn008)24071702