Ketua KONI Tabanan Buka Kejuaraan Bola Tangan Antarpelajar Perdana di GOR Debes
Singasana, Baliglobalnews
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tabanan I Made Nurbawa secara resmi membuka Kejuaraan Bola Tangan Antarpelajar se-Kabupaten Tabanan yang digelar di GOR Debes Utara Tabanan pada Selasa (28/4/2026).
Pembukaan ajang ini ditandai secara simbolis dengan aksi pelemparan bola tangan sekaligus menjadi catatan kompetisi bola tangan pertama yang pernah diselenggarakan di Kabupaten Tabanan.

Nurbawa menyampaikan dukungan penuh atas terselenggaranya kejuaraan tersebut sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pengembangan olahraga di kalangan pelajar. Dia menekankan pentingnya ajang kompetisi sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas atlet sejak usia dini. “Kami sangat mendukung kegiatan ini sebagai bagian dari pembinaan atlet pelajar. Harapannya, melalui kejuaraan seperti ini, para atlet bisa lebih matang dan siap menghadapi ajang Porjar mendatang,” ujarnya.

Dia juga mengingatkan seluruh pengurus cabang olahraga di bawah naungan KONI Tabanan untuk selalu taat pada regulasi yang berlaku secara nasional agar atlet Tabanan memiliki daya saing yang kuat saat bertanding di luar daerah.
Sementara Ketua Panitia Kejuaraan Bola Tangan I Made Sudiawan menyampaikan bahwa tujuan utama dari kompetisi ini adalah untuk menjaring bibit-bibit atlet potensial. Para atlet yang terjaring nantinya akan dipersiapkan untuk mewakili Kabupaten Tabanan dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Provinsi Bali yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Juni 2026.
Dia merinci kejuaraan yang direncanakan berlangsung selama tiga hari ini diikuti oleh 11 sekolah, yang terdiri dari 6 sekolah tingkat SMP dan 5 sekolah tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Tabanan. Pertandingan mencakup kategori putra dan putri untuk kedua jenjang pendidikan tersebut.
Untuk menjaga kualitas kompetisi dan memberikan kesempatan bertanding yang lebih adil, panitia menerapkan sistem gugur ganda (double knockout). “Dengan sistem ini, peserta hanya dinyatakan gugur setelah mengalami dua kali kekalahan. Kami ingin setiap tim memiliki kesempatan untuk bangkit dan belajar dari pertandingan pertama,” katanya.
Mengingat ini adalah kejuaraan perdana, pihak panitia memberikan apresiasi berupa piala kepada seluruh pemenang, mulai dari juara 1 hingga juara harapan 3, serta piagam penghargaan bagi seluruh peserta. Hal ini dilakukan untuk memotivasi para pelajar agar semakin meminati olahraga bola tangan.
Pihaknya menambahkan bahwa ke depannya, Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Tabanan berencana untuk memperluas jangkauan kompetisi hingga tingkat sekolah dasar pada akhir tahun nanti. “Harapan kami kedepannya, bola tangan ini nantinya bisa masuk ke dalam kegiatan ekstrakurikuler di masing-masing sekolah dan semakin banyak masyarakat yang mengenal serta meminati olahraga ini,” pungkasnya.
Hadir perwakilan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan serta jajaran pengurus cabang olahraga bola tangan. (bgn020)26042808




