Media Informasi Masyarakat

Kepala Bapenas: Kembalikan Baliku

Mangupura, Bali Global News

Pandemi Covid-19 telah bukan hanya menyebabkan banyak orang sakit, bahkan korban meninggal dunia. Akan tetapi, Covid-19 membuat perekonomian dunia, termasuk Indonesia. Tak terkecuali Bali.

Kondisi itu membuat semua orang galau, mulai masyrakat kelas bawah hingga orang kaya, baik rakyat biasa maupun pejabat.

Adalah Menteri Perencanaan Pembangunanan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bapenas), Suharso Monoarfa, sangat galau dengan kondisi saat ini. Dia juga risau terhadap kondisi Bali. Betapa tidak, pria berkulit putih itu menjadikan Bali sebagai rumah keduanya. Apa Pasal? Berikut pernyataannya dalam sebuah pertemuan di Bali.

”Om swastyastu (siap anganjali), saya Suharso Moonoarfa, Menteri Perencanaan Pembangunanan Nasional/Kepala Bappenas, dengan senang hati menyapa keluarga besar saya di Bali. Saya berani mengatakan itu, karena setidak-tidaknya ketika saya masih bayi menyusu kepada seorang ibu Bali selama dua tahun

Bali bagi saya rumah kedua. Artinya paling tidak sebulan sekali saya mesti datang ke Bali kecuali ketika saya mendapatkan tugas sebagai menteri. Tetapi tetaplah Bali ada di darah dan di hati saya. Karena itu saya berharap Bali segera bangkit. Bali segera pulih. Kembalilah Bali sebagai mana lazimnya yang telah menjadi milik dunia. Pemerintah Pusat pasti memberikan    perhatian yang seksama terhadap Bali. Sebab perolehan devisa 18 miliar US dolas dipertaruhkan negeri nusantara ini di Bali. Banyak program nasional yang belum selesai di Bali dan menjadi bagian tanggung jawab saya untuk diselesaikan dalam lima tahun ke depan. Saya percaya dengan pulihnya semangat Bali, suasana yang tidak lazim hari ini dapat kita atasi bersama. Kita punya kesempatan besar di depan untuk memajukan Bali. Dalam keadaan seperti ini kita tentu tetap bekerja produktif, aman dan menegakkan protokol kesehatan. Kembalilah Baliku Balimu, Bali kita semua untuk Indonesia maju. Om shanti shanti shanti Om.” (bgn/humas)20071704

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

- Advertisement -

Comments
Loading...