Media Informasi Masyarakat

Kawal Sidak Pansus TRAP DPRD Bali, Anggota Komisi I DPRD Tabanan Temukan Dugaan Pelanggaran Tata Ruang di Kembang Merta

Tabanan, Baliglobalnews

Langkah tegas diambil Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali terhadap proyek pembangunan di kawasan Hutan Desa Adat Kembang Merta, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Tabanan. Seluruh aktivitas pembangunan jalan beton dan operasional vila di kawasan lindung tersebut resmi dihentikan sementara, karena diduga melakukan pelanggaran berat terhadap tata ruang dan perusakan lingkungan.

Keputusan ini diambil setelah jajaran Pansus TRAP melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Kamis (22/1/2026), yang dibarengi dengan peninjauan kawasan Bali Handara di Desa Pancasari, Buleleng, yang lokasinya berbatasan langsung.

Kehadiran Pansus TRAP DPRD Bali itu turut didampingi Anggota Komisi I DPRD Tabanan melalui anggotanya, I Ketut Arsana Yasa. Dia menyampaikan bahwa proyek pembukaan jalan tersebut telah membabat hutan yang merupakan area rawan longsor bersejarah sejak tahun 1969. Dia menegaskan bahwa alasan “jalur mitigasi” yang tertera pada papan proyek adalah sebuah kebohongan publik.

Dia merinci berdasarkan temuan di lapangan, pembukaan jalan sepanjang 1,8 kilometer dengan lebar 13 meter tersebut sebenarnya adalah akses pribadi menuju sebuah vila milik investor di ujung kawasan. Proyek ini bahkan sudah melakukan pembetonan sepanjang 400 meter sebelum akhirnya dihentikan. “Papan yang tertera bahwa itu adalah jalan evakuasi atau mitigasi, itu semua tidak benar. Itu hanya akal-akalan. Ternyata jalan itu adalah konsesi yang dimohon oleh investor vila paling ujung supaya punya akses tersendiri tanpa lewat jalan umum masyarakat,” ujarnya ketika dimintai konfirmasi pada Senin (26/1/2026).

Selain pembabatan hutan, sidak tersebut juga menemukan adanya pembangunan vila seluas sekitar 3 hektar yang diduga belum mengantongi izin operasional. Lebih mengejutkan lagi, investor diduga telah melakukan reklamasi di sempadan Danau Beratan dengan cara melakukan pengurukan daratan hingga 13 meter ke arah air. “Menurut Google Maps, lokasi pembangunan itu seharusnya berada di tengah danau, artinya ada daratan yang sengaja diuruk. Reklamasi ini sangat berbahaya, karena mempersempit volume danau dan meningkatkan risiko banjir bagi wilayah di bawahnya, seperti Kabupaten Badung,” katanya.

Sementara Ketua Pansus TRAP DPRD Bali I Made Supartha saat dimintai konfirmasi mengatakan sudah mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara seluruh aktivitas, baik pembangunan jalan beton maupun operasional vila. Satpol PP telah memasang garis polisi (police line) di lokasi kejadian.

Wilayah itu adalah mitigasi bencana, ada tebing dan hutan. Tidak boleh dibangun jalan beton secara permanen. Pembangunan harus kembali ke keadaan semula, dibongkar, dan ditanami kembali (reboisasi),” tegas Made Supartha.

Pansus TRAP DPRD Bali juga menyayangkan sikap BKSDA Bali selaku pengelola pusat yang dinilai kurang berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan desa adat dalam pemberian izin konsesi di wilayah sensitif tersebut.

Sebagai tindak lanjut, pihaknya berencana menggelar rapat dengar pendapat dengan memanggil investor serta pihak BKSDA untuk mendalami legalitas dan kewenangan izin yang mereka miliki. (bgn020)2012606

Comments
Loading...
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam