Media Informasi Masyarakat

Kadispar Bali: Pungutan Wisatawan Asing Capai Rp74,88 Miliar

Denpasar, Baliglobalnews

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Tjokorda Bagus Pemayun mengatakan penerimaan dari pungutan wisatawan asing (PWA) mencapai Rp74,88 miliar lebih

“Hingga Senin (7/4/2025) kemarin, tercatat total PWA mencapai Rp74,88 miliar lebih,” ucap Tjok Bagus di gedung DPRD Bali pada Selasa (8/4/2025).

Terkait sistem pembayaran, kata dia, seluruh pungutan dilakukan secara nontunai (cashless). Namun, pihaknya mengakui masih terdapat tantangan dalam proses pengecekan wisatawan yang sudah atau belum membayar pungutan ini. “Checker kita masih belum optimal, Kita mengecek wisata bayar apa belum itu masih acak. Sehingga strategi kita juga salah satunya monev (monitoring evaluasi) di obyek wisata, itu yang kita lakukan,” katanya.

Sesuai dengan revisi Perda Nomor 6 Tahun 2023 tentang PWA, Kadispar Bali mengatakan telah menyiapkan skema kerjasama dengan pihak ketiga dalam sistem pemungutan, termasuk melalui collecting agent, mitra manfaat, dan end point seperti hotel, restoran, agen perjalanan, dan pengelola objek wisata. Dimana, imbal jasa untuk pihak ketiga dikatakannya ada di angka maksimal sebesar 3 persen dari pungutan, atau sekitar Rp4.500 per wisatawan (PWA Rp150.000 per wisatawan).

Selain itu, saat Libur Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2025, sejumlah objek wisata favorit seperti Tanah Lot, Penglipuran, dan Bedugul ramai dikunjungi wisatawan. “Beberapa objek wisata membeludak. Kayak di Tanah Lot, di Penglipuran, di Bedugul itu semua naik jumlah kunjungannya,” ucapnya.

Berdasarkan data pergerakan penumpang dari 24 Maret hingga 8 April 2025, tercatat sebanyak 400.979 wisatawan masuk ke Bali.

Sementara untuk wisatawan mancanegara, peningkatan sudah tampak sejak sebelum Nyepi. Salah satunya saat peluncuran penerbangan perdana Saudi Airlines pada 31 Maret lalu. “Saya lihat langsung di Bandara Ngurah Rai, itu luar biasa ramainya,” imbuhnya. (bgn008)25040814

Comments
Loading...