Media Informasi Masyarakat

Jajaran Pemkot Denpasar Tanda Tangani Pakta Integritas dan Komitmen Antikorupsi

Denpasar, Baliglobalnews

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, memimpin penandatanganan Pakta Integritas dan Komitmen Antikorupsi Pemerintah Kota Denpasar di Gedung Dharma Negara Alaya, Kota Denpasar, Senin (29/4/2025).

Walikota Jaya Negara mengatakan korupsi adalah musuh bersama yang menghambat pembangunan serta merupakan kejahatan luar biasa yang dihadapi oleh setiap bangsa dan negara. Penandatanganan pakta integritas dan komitmen antikorupsi ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Denpasar bersama seluruh OPD dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Penandatanganan pakta integritas dan komitmen antikorupsi ini sejalan dengan visi Kota Kreatif Berbasis Budaya menuju Denpasar Maju, utamanya visi ketiga yakni kejujuran dan spirit sewakadarma sebagai penguat reformasi birokrasi menuju tata kelola pemerintahan yang baik (good governance),” ujarnya.

Jaya Negara berharap penandatanganan pakta integritas itu dapat mendukung terwujudnya OPD di lingkungan Pemkot Denpasar yang menyandang predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Dimana, predikat ini merupakan predikat Zona Integritas yang merupakan gerbang awal dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani.

“Penandatanganan pakta integritas ini bukanlah sekedar formalitas, tetapi merupakan langkah konkret sebagai bentuk aksi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berbudaya antikorupsi,” ujarnya.

Sementara Kepala Inspektorat Kota Denpasar, Naning Djayaningsih, menyampaikan pakta integritas juga merupakan bentuk janji untuk mengutamakan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi, bertindak secara transparan dan akuntabel, serta menolak segala bentuk perilaku koruptif.

“Karena itu, mari bersatu dalam tekad dan komitmen untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, adil, dan bertanggung jawab. Mari kita maknai momen ini sebagai titik balik dalam upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam memerangi korupsi dan membangun budaya integritas yang kokoh, demi masa depan yang lebih baik untuk Kota Denpasar,” ujarnya. (bgn003)24042907

Comments
Loading...