Media Informasi Masyarakat

Investasi Diduga Macet, Nasabah Koperasi di Kecamatan Kediri Lapor kepada Dinas Koperasi Tabanan

Singasana, Baliglobalnews

Dugaan investasi bermasalah kembali mencuat di Kabupaten Tabanan. Tiga orang nasabah Koperasi Jasa Sumber Rejeki Indonesia yang berlokasi di Desa Pandak Gede, Kecamatan Kediri, mendatangi Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Tabanan pada Senin (11/5/2026) pagi. 

Mereka melaporkan dugaan wanprestasi terkait dana investasi yang macet dan tak kunjung dikembalikan oleh pihak pengelola. Ketiga nasabah tersebut adalah Si Putu Alit Segara Putra warga asal Kerobokan, I Made Ardana asal Denpasar, dan I Ketut Semiun asal Badung. Kedatangan mereka diterima langsung Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tabanan I Nengah Gede Sugiarta.

Dalam pertemuan tersebut, para nasabah mengeluhkan hak-hak mereka yang tidak dibayarkan hingga melewati jatuh tempo, sementara kantor koperasi dikabarkan telah tutup dan grup komunikasi WhatsApp nasabah dinonaktifkan.

Segara Putra mengungkapkan bahwa korban dugaan investasi macet ini diperkirakan mencapai lebih dari 200 orang dengan total dana hampir Rp42 miliar. Dia mengaku tergiur menambah investasi, karena pembayaran bunga pada dua bulan pertama berjalan lancar sesuai perjanjian. “Ketidakjelasan dana kami sudah sempat dipertanyakan ke pihak Koperasi. Jawaban mereka hanya bilang uang nasabah masih dikelola,” ujarnya.

Segara Putra mengaku mulai berinvestasi pada 12 Agustus 2024 Rp10 juta dalam program PNP, dan dia kembali menyetor Rp10 juta pada 16 Agustus 2024. Karena lancar dua bulan pembayaran, dia menginvestasikan dananya kembali senilai Rp300 juta pada Februari tahun 2025. Sejak investasi terakhir tersebut, dia tak pernah mendapatkan bunga untuk seluruh dana yang disetorkannya sampai sekarang.

“Sayangnya mulai Desember 2024 transaksi macet. Saya sudah curiga dari awal, tapi karena marketingnya sangat pintar memberi penjelasan jadi saya tergiur dan investasi lagi Rp300 juta,” katanya.

Hal senada disampaikan oleh I Made Ardana, nasabah asal Denpasar yang mengaku mengalami kerugian total mencapai Rp285 juta. Dana tersebut disetorkan secara bertahap melalui program PNP dan MP3 dengan tawaran bunga tinggi sebesar 5-8 persen per bulan. “Karena bunga yang ditawarkan tinggi dan juga melihat pengelolaannya bagus. Selain Koperasi, mereka juga bergerak di bidang distribusi sembako,” kata Ardana yang ikut program PNP dan MP3.

Ardana mengatakan bahwa pihaknya sempat merasakan lancarnya pembayaran bunga selama empat bulan awal (Oktober 2024 hingga Februari 2025), yang membuatnya percaya untuk terus menambah saldo. Namun, memasuki Februari 2025, pembayaran mulai tersendat hingga akhirnya berhenti total. “saya percaya karena saat itu mendapatkan bunga sesuai dengan perjanjian. Namun nyatanya belum sampai sekarang. Pihak koperasi memberikan berbagai alasan, dan saya sebagai manusia tetap ada kemanusiaan jadi ikuti alasannya, ternyata sama belum sampai sekarang,” katanya.

Ardana juga mengungkap fakta bahwa koperasi yang berdiri tahun 2023 tersebut tidak pernah mengadakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Dalam perjanjian investasi, nasabah disebut ikut sebagai pemodal penyertaan untuk membiayai proyek komoditi seperti gula aren, gula semut, dan gula pasir.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja I Gede Nengah Sugiarta membenarkan kedatangan tiga nasabah tersebut untuk menyampaikan keluhan wanprestasi Koperasi Jasa Sumber Rejeki Indonesia. “Memang benar tiga nasabah datang ke sini menyampaikan keluhannya, dimana koperasi tersebut telah melakukan wanprestasi dari perjanjian masyarakat yang ikut berinvestasi,” katanya.

Dia pun berjanji akan segera menindaklanjuti masalah ini. Dinas akan bersurat ke pihak koperasi hari ini untuk meminta mereka datang ke Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja pada Selasa (12/5/2026). “Saat ini, kami belum bisa mengambil keputusan. Kami akan pelajari dulu, setelah itu hari ini kami akan bersurat dulu dan akan memanggil pihak koperasi juga nasabah yang berinvestasi,” katanya.

Sementara Direktur Koperasi Jasa Sumber Rejeki Indonesia Gusti Ayu Nyoman Indrawati yang dimintai konfirmasi lewat telepon mengaku pengelola sedang berusaha mengembalikan dana nasabah. “Sudah ada surat pernyataan dari pengelola ini. Dari pengelola sudah ada semua,” katanya. (bgn020)26051115

Comments
Loading...
dewispin
dewaslot88
Perjalanan Baccarat dalam Transformasi Media Digital Mengubah Wajah Industri Hiburan
Baccarat Jadi Bagian Evolusi Platform Interaktif Transformasi Dunia Hiburan Digital
Observasi Teknologi Ungkap Pergeseran Narasi Permainan Baccarat dan Dampaknya bagi Pemain
Transformasi Media Bicara Perjalanan Baccarat Melalui Pengalaman Digital yang Mengubah Cara Pandang
Teknologi Kasino Online Mampu Mengolah Data Digital Berkat Perkembangan Perangkat Keras Dan Lunak
Perjalanan Platform Interaktif Mengubah Narasi Kasino Online dengan Perspektif Baru
Kebutuhan Terhadap Sistem Komputasi Kasino Online Semakin Meningkat Seiring Pesatnya Transformasi Digital
Komputasi Menjadi Salah Satu Fondasi Utama Yang Mendorong Kemajuan Teknologi Kasino Online Di Era Modern
Hampir Seluruh Aktivitas Kasino Online Saat Ini Memanfaatkan Sistem Komputasi Dalam Prosesnya
Jalur Pembayaran Yang Putus Setelah Cascading Pada Mahjongways Kasino Online Dibaca Dengan Teknik Ini
Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern