Media Informasi Masyarakat

Ingin Tiru Gianyar, Bupati Probolinggo Datangi Bupati Mahayastra

Gianyar, Baliglobalnews

Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, menerima kunjungan kerja Bupati Probolinggo, Hj. Puput Tantriana Sari di ruang kerjanya, Kamis (23/7). Kedatangan Bupati Probolinggo bersama rombongan ke Gianyar bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan tatanan kebiasaan baru di sektor pariwisata. Juga ingin mengetahui kiat-kiat keberhasilan Pemkab Gianyar dalam memperoleh dana pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) dan bagaimana pengelolaannya.

Pemkab Gianyar diketahui telah memberikan sertifikat tatanan kehidupan era baru kepada 30 usaha pariwisata. Para pengusaha pariwisata tersebut mulai bisa membuka usahanya dengan protokol kesehatan yang ketat. Hal inilah yang ingin ditiru oleh Pemkab Probolinggo yang ingin sektor pariwisatanya bangkit kembali.

Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, menerima kunjungan kerja Bupati Probolinggo, Hj. Puput Tantriana Sari di ruang kerjanya, Kamis (23/7).

”Saya mengajak serta tim Satgas Covid-19, untuk melihat secara dekat teknis penerapan new normal di sektor pariwisata di Gianyar, dan bagaimana pengawasannya,” kata Bupati Probolinggo, Hj. Puput Tantriana Sari. Probolinggo memiliki objek wisata yang ikonik yakni Gunung Bromo.

Bupati Gianyar, Made Mahayastra, didampingi Wakil Bupati Anak Agung Gde Mayun, Sekda Made Gede Wisnu Wijaya, para asisten serta kepala OPD mengatakan bahwa usaha pariwisata di Gianyar telah dibuka kembali secara resmi pada tanggal 9 Juli lalu, sesuai instruksi Gubernur Bali.

Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, menerima kunjungan kerja Bupati Probolinggo, Hj. Puput Tantriana Sari di ruang kerjanya, Kamis (23/7).

Mahayastra menyebutkan pembukaan objek wisata harus dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Untuk itulah pihaknya melalui Dinas Pariwisata melakukan verifikasi terhadap usaha pariwisata sebelum memberikan sertifikat dan menyatakan mereka boleh dibuka untuk umum. Setelah mengantongi sertifikat, pengawasan tetap dilakukan. Pihaknya tengah membentuk tim pengawas yang akan dikomandoi oleh Dinas Pariwisata.

Dalam menangani pandemi covid-19, pihaknya melakukan refocusing anggaran, dengan alokasi anggaran untuk penanganan covid-19 sebesar Rp 100,7 miliar. Pada refocusing anggaran tersebut, pihaknya merasionalisasi belanja pegawai sebesar 24%. Disebutkannya, belanja modal masih dipertahankannya dengan tujuan selain mewujudkan program pembangunan, juga bertujuan untuk perputaran ekonomi.

”Sektor pariwisata dan sektor-sektor lain menghadapi pukulan, perputaran ekonomi melemah, melalui belanja modal ini, pembangunan ini, kami berharap perputaran ekonomi di ” katanya seraya merinci belanja modal yang dimaksud di antaranya pembangunan Pasar Gianyar, pembangunan RSUD.

Keberhasilan Gianyar memperoleh pinjaman dari PT SMI untuk pembangunan RSUD Sanjiwani tahun 2014, juga ditanyakan oleh Bupati Puput Tantriana Sari. Dia ingin adanya percepatan pembangunan di Probolinggo. ”Kami ingin belajar lebih detail terkait pendanaan pembangunan dari PT SMI, dan langkah-langkah strategis manajerialnya,” ujar Bupati Puput Tantriana Sari. 

Menanggapi hal tersebut, Bupati Mahayastra mengatakan mengawal langsung proses pinjaman tersebut dari awal, saat dirinya masih menjabat sebagai wakil bupati. ”Jadi, Ibu Bupati, agar pengajuan pinjaman sukses kita harus mengawalnya langsung, jangan diserahkan begitu saja kepada staf,” urai Mahayastra.

Setelah menemui Bupati Mahayastra, Bupati Puput Tantriana Sari bersama rombongan mengadakan kunjungan lapangan ke beberapa tempat pariwisata untuk melihat teknis penerapan tatanan kebiasaan era baru. Salah satu objek wisata yang dikunjungi adalah Goa Gajah di Desa Bedulu. (bgn/humas)20072315

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

- Advertisement -

Comments
Loading...