Hadiri Puncak Karya Angasti Puja Atma Wedana Maligia Punggel Desa Adat Kesiman, Wawali Arya Wibawa Apresiasi Kolaborasi Ringankan Masyarakat
Denpasar, Baliglobalnews
Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri puncak karya angasti puja atma wedana maligia punggel Desa Adat Kesiman yang dilaksanakan di Pantai Padang Galak, Kecamatan Denpasar Timur, pada Wraspati Umanis Ugu, Kamis (1/10/2026).
Wawali Arya Wibawa menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan karya tersebut. “Sinergitas antara krama adat dengan pemerintah dalam melaksanakan upacara yadnya ini patut diberikan apresiasi. Tentunya pelaksanaan upacara yadnya yang kolaboratif ini dapat meringankan masyarakat dalam menjalankan kewajiban sebagai umat Hindu di Bali,” ujarnya.
Arya Wibawa menyampaikan Pemerintah Kota Denpasar terus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan berbagai kegiatan keagamaan dan adat di Kota Denpasar sejalan dengan visi pembangunan Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju. “Pemerintah Kota Denpasar juga berharap seluruh rangkaian karya angasti puja atma wedana maligia punggel Desa Adat Kesiman dapat berjalan baik dan memberikan kebaikan bagi masyarakat yang melaksanakannya,” katanya.
Bendesa Adat Kesiman Jro Mangku Ketut Wisna mengatakan upacara tersebut dapat terlaksana berkat kolaborasi berbagai pihak, termasuk Puri Pemayun Kesiman. “Rangkaian kegiatan telah dimulai melalui prosesi negteg beras pada 9 September 2026 lalu, dilanjutkan prosesi ngingsah pada 16 September 2026 serta melaspas peyadnyan pada 18 September 2026. Dilanjutkan prosesi ngangget don bingin pada 24 September 2026, dilanjutkan upacara mesapsap segara diikuti 526 peserta pada 27 September 2026. Metatah massal diikuti 345 peserta, ngajum puspa pada tanggal 29 hingga 30 September 2026,” katanya.
Jro Mangku Ketut Wisna menyampaikan setelah dilaksanakan rangkaian upacara tersebut, dilanjutkan dengan rangkaian upacara lainnya. “Barulah dilaksanakan puncak karya yang diikuti 307 puspa pada 1 Oktober 2026 yang dipuput oleh lima sulinggih Siwa-Buddha. Selanjutnya seluruh rangkaian karya akan ditutup dengan pelaksanaan upacara nyegara gunung pada 4 Oktober 2026 mendatang,” katanya.
Turut hadir Anggota DPD RI Dapil Bali Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, Anggota DPRD Provinsi Bali I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, bendesa adat se-Kota Denpasar, perwakilan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar serta undangan terkait lainnya. (*/bgn003)26100103


