Media Informasi Masyarakat

Gubernur Bali Terbitkan SE Pelaksanaan Karya IBTK di Pura Agung Besakih

Denpasar, Baliglobalnews

Gubernur Bali Wayan Koster menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor: 08 tahun 2025 tentang tatanan bagi pamedek (pengunjung) saat memasuki dan berada di Kawasan Suci Pura Agung Besakih, selama pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK).

“Upaya ini dilakukan, untuk terciptanya kelancaran, kenyamanan, keamanan, ketertiban, keselamatan, kebersihan, dan keindahan dalam rangka mendukung pelaksanaan Karya lda Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih,” ucap Koster saat menyampaikan SE di Halaman Gedung Gajah, Jayasabha, Denpasar, pada Rabu (2/4/2025).

Gubernur Koster menyampaikan karya IBTK di Pura Agung Besakih dilaksanakan bertepatan dengan Purnama Sasih Kadasa dan pada tahun 2025, puncak karya IBTK dilaksanakan pada Sabtu (Saniscara Wage, Julungwangi), 12 April 2025, Nyejer selama 21 hari, sampai dengan Saniscara Kliwon, Kuningan, Sabtu (3/5/2025).

Dia menyampaikan dalam SE No. 08 Tahun 2025 ini diatur tatanan bagi pamedek/pengunjung termasuk di dalamnya terkait rekayasa lalu lintas serta sejumlah larangan yang harus dipatuhi para pamedek maupun pengunjung untuk kelancaran, kenyamanan, ketertiban daripada pelaksanaan IBTK.

Gubernur Bali mengungkap beberapa larangan yang diterapkan dalam pelaksanaan IBTK di antaranya pamedek/pengunjung dilarang keras membawa/menggunakan tas kresek, pipet plastik, styrofoam, serta produk/minuman kemasan plastik, sesuai Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018, dan sebagai penggantinya, agar pamedek/pengunjung membawa tumbler.

Selain itu pamedek yang membawa sarana upakara yang sudah dihaturkan/lungsuran, dilarang keras membuang sisa lungsuran di Kawasan Suci Pura Agung Besakih, dan berkewajiban membawa pulang kembali sisa lungsuran serta dilarang keras membuang sampah sembarangan di Kawasan Suci Pura Agung Besakih. Pamedek berkewajiban membawa pulang semua sampah yang dihasilkan.

“Mari kita ciptakan budaya hidup bersih terlebih di tempat suci, sampah yang kita hasilkan harus dibawa pulang, jangan dibuang di areal pura ataupun di sepanjang jalan. Jangan lupa membawa tumbler dan tidak menggunakan tas kresek ataupun styrofoam,” jelasnya.

Gubernur Koster juga meminta para pamedek yang akan melaksanakan persembahyangan ke Pura Agung Besakih, berkewajiban mengikuti jadwal bersamaan dengan Panganyar masing-masing kota/kabupaten, serta pamedek dari Luar Bali.

Jadwal sudah diatur sebagai berikut Kabupaten Klungkung pada Senin (14/4/2025), Kota Denpasar pada Rabu (16/4/2025), Kabupaten Badung pada Kamis (17/4/2025), Kabupaten Jembrana pada Jumat (18/4/2025), Kabupaten Gianyar pada Jumat (25/4/2025), pamedek luar Bali pada Sabtu (26/4/2025) dan Minggu (27/4/2025), Kabupaten Karangasem pada Senin (28/4/2025), Kabupaten Tabanan pada Selasa (29/4/2025), Kabupaten Buleleng pada Rabu (30/4/2025), Kabupaten Bangli pada Kamis (1/5/2025) dan Provinsi Bali/Panitia Besakih pada panyineban karya Saniscara Kliwon, Kuningan, Sabtu (3/5/2025).

“Pengaturan ini bertujuan untuk menghindari penumpukan pamedek di hari-hari tertentu. Untuk itu saya harapkan masyarakat mengikuti jadwal yang ditentukan untuk kenyamanan kita bersama,” tuturnya.

Gubernur mengajak seluruh komponen masyarakat agar berperan aktif dalam menyebarluaskan surat edaran ini di lingkungan masing-masing dan semua jaringannya, secara langsung atau melalui berbagai platform media lokal, nasional, dan internasional serta pamedek/pengunjung agar berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan Karya IBTK, sehingga berjalan secara lancar, nyaman, aman, tertib, tenang, bersih, serta indah dan metaksu.

Turut hadir Bendesa Adat Besakih, Jero Mangku Widiarta, Kepala Badan Pengelola FKSPA Besakih I Gusti Lanang Muliarta, Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (DPMA) Provinsi Bali IGAK Kartika Jaya Seputra, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bali Gede Pramana, serta sejumlah media cetak dan media elektronik. (bgn008)25040201

Leave A Reply

Your email address will not be published.

dewispin
dewaslot88
Perjalanan Baccarat dalam Transformasi Media Digital Mengubah Wajah Industri Hiburan
Baccarat Jadi Bagian Evolusi Platform Interaktif Transformasi Dunia Hiburan Digital
Observasi Teknologi Ungkap Pergeseran Narasi Permainan Baccarat dan Dampaknya bagi Pemain
Transformasi Media Bicara Perjalanan Baccarat Melalui Pengalaman Digital yang Mengubah Cara Pandang
Teknologi Kasino Online Mampu Mengolah Data Digital Berkat Perkembangan Perangkat Keras Dan Lunak
Perjalanan Platform Interaktif Mengubah Narasi Kasino Online dengan Perspektif Baru
Kebutuhan Terhadap Sistem Komputasi Kasino Online Semakin Meningkat Seiring Pesatnya Transformasi Digital
Komputasi Menjadi Salah Satu Fondasi Utama Yang Mendorong Kemajuan Teknologi Kasino Online Di Era Modern
Hampir Seluruh Aktivitas Kasino Online Saat Ini Memanfaatkan Sistem Komputasi Dalam Prosesnya
Jalur Pembayaran Yang Putus Setelah Cascading Pada Mahjongways Kasino Online Dibaca Dengan Teknik Ini
Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern