Media Informasi Masyarakat

Gencar Sosialisasikan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber, Ny. Koster Harapkan Peran Aktif Aparat Desa dan Masyarakat

Denpasar, Baliglobalnews

Menumbuhkan kesadaran banyak pihak menjadi kunci dari kesuksesan pengelolaan sampah dengan sistem dan pola yang tepat, sehingga memilah jenis sampah menjadi pilihan tepat sebelum dibawa ke tempat pembuangan akhir (TPA) masing-masing desa. Hal itu disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster saat mengisi dialog dengan tema “Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber” di Denpasar, Jumat (7/5).Ny. Koster menyebutkan peran PKK dalam kegiatan pengelolaan sampah berbasis rumah tangga adalah untuk mengelola sampah yang berbasis sumber yaitu sampah yang dihasilkan oleh kegiatan rumah tangga sehari-hari. Satu di antara kegiatan PKK dalam pengelolaan sampah berbasis rumah tangga adalah memanfaatkan sampah tersebut untuk dikelola, dipilah dan diolah menjadi bahan pupuk organik/pupuk kompos untuk tanaman Hatinya PKK yang ada di halaman pekarangan rumah.

Dia menyatakan pertambahan penduduk setiap tahunnya berdampak pada tingkat konsumsi barang dan jasa. Konsekuensi dari pemakaian produk barang oleh masyarakat di Pulau Bali adalah timbulnya berbagai macam buangan (sampah) yang dihasilkan oleh masyarakat khususnya rumah tangga, di samping juga sampah yang dihasilkan dari kegiatan rumah tangga sehari-hari. Permasalah sampah adalah merupakan permasalahan klasik masyarakat Bali dan budaya konsumtif menyebabkan volume sampah kian bertambah dan terus menjadi momok permasalahan yang belum dapat teratasi dengan tepat.

Permasalahan sampah bukan karena volumenya yang terus bertambah seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk, terbatasnya lahan juga tidak mampu mengakomodasi timbulan sampah yang dibuang ke TPA.Kapasitas TPA di kabupaten/kota juga bermasalah di samping akan mengakibatkan kelebihan kapasitas, pencemaran air tanah, udara, bau dan sebagainya. “Selama ini pola pengelolaan sampah masih dengan paradigma kumpul, angkut, buang ke TPA, yang menyebabkan TPA penuh karena saat ini masyarakat di Provinsi Bali belum maksimal memilah sampah dari sumber, di mana seyogyanya siapa yang menghasilkan sampah harus bertanggung jawab melakukan pemilahan dan mengolah sehingga nantinya seminimal mungkin sampah berupa residu dikelola di TPA dengan tetap menanamkan bahwa sampahku adalah tanggung jawabku dan sampahmu adalah tanggung jawabmu,” katanya.

Ny. Koster berpendapat satu di antara upaya untuk mengatasi dan menyelesaikan persoalan sampah dan dapat berjalan maksimal jika menjadikan desa sebagai pusat dan kuncinya. Mengatasi persoalan sampah dengan basis desa merupakan kata kuncinya. Sehubungan dengan hal tersebut, maka pendekatan pengelolaan sampah di sumber memberi kewenangan kepada desa adat dan desa/kelurahan untuk bersinergi dengan lembaga kemasyarakatan dalam melaksanakan pengelolaan sampah, di mana setiap orang dalam rumah tangga berkewajiban melakukan pemilahan dan pengelolaan sampah yang dihasilkan sehingga pengolahan sampah berbasis sumber bisa mulai dilakukan di masing-masing rumah tangga di desa.

Pemprov Bali telah mengeluarkan Peraturan Gubernur Nomor 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber.Peraturan ini bertujuan untuk menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali yang berintegrasi dengan Visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali, melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana, menuju Bali Era Baru, melalui misi yaitu mengembangkan tatanan kehidupan krama Bali, menata wilayah dan lingkungan yang hijau, indah, bersih dan nyaman. Tim Penggerak PKK merupakan mitra kerja pemerintah adalah merupakan lembaga kemasyarakatan yang memiliki jenjang dari pusat sampai ke desa/kelurahan bahkan sampai kader-kadernya di tingkat banjar/dusun dengan dasa wismanya selalu mendukung kebijakan pemerintah dalam menangani sampah melalui program-programnya yaitu ikut melakukan pengelolaan sampah yang berasal dari rumah tangga dan ikut mensosialisasikan serta menjadi contoh dalam pengelolaan sampah rumah tangga.

Perbekel Desa Taro, I Wayan Warka, menambahkan bahwa sebagai aparat desa yang memiliki tanggung jawab atau kelestarian, kebersihan dan kesehatan lingkungan dan masyarakatnya pihaknya membuat kesepakatan bersama warga/ krama di desa/kelurahan/desa adat untuk memulai atau berkewajiban mengeluarkan jenis sampah yang telah terpilah pada tempat yang telah ditentukan sesuai dengan jadwal pengambilan jenis sampah yang dilakukan oleh pengelola.”Contohnya apabila pada hari Senin dijadwalkan yang akan diangkut adalah sampah organik maka warga/krama mengeluarkan sampah organik. Bila pada hari Rabu dijadwalkan yang akan diangkut adalah sampah bukan organik maka warga/krama mengeluarkan sampah bukan organik. Pihak pengelola tidak akan mengangkut jenis sampah bilamana tidak sesuai dengan jadwal dan jenis sampah yang telah ditentukan,” ujarnya.

Pada Desa Taro, pengelola mengangkut jenis sampah sesuai jadwal yang telah ditentukan, dibawa ke Tempat Pengolahan Sampah (TPS) dan  pengelola menempatkan jenis sampah organik, sampah bukan organik, dan/atau jenis sampah lain (residu) di TPS.Edukasi dan sosialisasi pengelolaan sampah berbasis sumber melibatkan seluruh unsur aparat desa mulai dari perbekel/ lurah dan bendesa adat bahkan warga untuk bersama menanamkan kesadaran dan berkewajiban untuk mengelola sampah berbasis sumber untuk berperan aktif secara bergotong-royong guna menyukseskan Program Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber dalam rangka membangun budaya hidup bersih dan sehat sesuai Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, membentuk komunitas kader kebersihan yang mengkampanyekan slogan “Desaku Bersih Tanpa Mengotori Desa Lain” melalui pemasangan baliho. (bgn003)21050802

Comments
Loading...
dewispin
dewaslot88
Perjalanan Baccarat dalam Transformasi Media Digital Mengubah Wajah Industri Hiburan
Baccarat Jadi Bagian Evolusi Platform Interaktif Transformasi Dunia Hiburan Digital
Observasi Teknologi Ungkap Pergeseran Narasi Permainan Baccarat dan Dampaknya bagi Pemain
Transformasi Media Bicara Perjalanan Baccarat Melalui Pengalaman Digital yang Mengubah Cara Pandang
Teknologi Kasino Online Mampu Mengolah Data Digital Berkat Perkembangan Perangkat Keras Dan Lunak
Perjalanan Platform Interaktif Mengubah Narasi Kasino Online dengan Perspektif Baru
Kebutuhan Terhadap Sistem Komputasi Kasino Online Semakin Meningkat Seiring Pesatnya Transformasi Digital
Komputasi Menjadi Salah Satu Fondasi Utama Yang Mendorong Kemajuan Teknologi Kasino Online Di Era Modern
Hampir Seluruh Aktivitas Kasino Online Saat Ini Memanfaatkan Sistem Komputasi Dalam Prosesnya
Jalur Pembayaran Yang Putus Setelah Cascading Pada Mahjongways Kasino Online Dibaca Dengan Teknik Ini
Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern