Media Informasi Masyarakat

FORKOM Taksu Bali Sebut Dumas MKKBN Tak Berdasar Hukum

Denpasar , Baliglobalnews

Menyikapi pengaduan masyarakat (Dumas) dari Majelis Ketahanan Krama Bali Nusantara (MKKBN) ke Polda Bali, terkait keluarnya Surat Keputusan Bersama (SKB) Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali dengan Majelis Desa Adat (MDA) Bali, Forum Komunikasi Taksu Bali (FORKOM Taksu Bali) menyatakan peristiwa itu sebagai gangguan tak berdasar hukum.

Pihaknya yakin dumas tersebut tidak akan menghalangi pergerakan bersama Desa Adat se-Bali, untuk menolak dan melarang aliran sampradaya non dresta Bali di wewidangan Desa Adat se-Bali. Malah FORKOM Taksu Bali mempertanyakan status legal standing pengadu dari sisi hukum.

”Dumas itu, kami anggap sebagai gangguan biasa dalam perjuangan. Kami akan tetap dan terus bergerak bersama Desa Adat untuk menolak dan melarang aliran sampradaya non dresta Bali. Karena SKB PHDI dan MDA Bali masih berlaku sah dan memiliki legitimasi hukum yang tak terbantahkan,” tegas Sekjen FORKOM Taksu Bali, Khismayana Wijanegara didampingi Koordinator Tim Advokasi Bali Metangi, I Komang Sutrisna, SH., Minggu (15/5).

Forkom Taksu Bali terdiri dari 40 elemen tersebar di seluruh Bali, kata Khismayana, telah turun ke pelosok Bali menggandeng semua komponen masyarakat untuk bersama membuka mata dan telinga, serta hati. Karena ajaran aliran sampradaya non dresta Bali mengancam keberlangsungan dresta adat dan budaya Bali. Dapat menghancurkan tatanan kehidupan beragama. Karena aliran ini, sesungguhnya sangat berbeda dengan Hindu Bali. Namun, mendompleng sebagai benalu selama ini.

”Tanpa kita sadari, aliaran sampradaya sudah masuk ke sendi-sendi kehidupan beragama. Minta pengayoman, dan menggeser keyakinan akan dresta dan budaya Bali. Kita dikotak-kotakkan. Dibenturkan satu dengan lain. Dresta kita dihujat, dihina dan direndahkan. Disebut bertentangan dengan Weda. Ini masiv, tidak terlihat, namun ada rencana besar di balik pergerakan mereka. Kita harus waspada,” ungkapnya.

Untuk itu, Forkom Taksu Bali melihat Dumas ini sebagai upaya mengganggu konsentrasi perjuangan saja.

”Silahkan anda berkoar-koar dan melaporkan kami. Kami tak gentar, selama ini adalah perjuangan untuk mengajegkan budaya, adat dan dresta leluhur Bali. Kami siap bela pati untuk gumi Bali,” tegas Gung Khisma.

Koordinator Tim Advokasi Bali Metangi, Komang Sutrisna menambahkan secara legitimasi SKB PHDI-MDA Bali, memiliki kedudukan yang kuat untuk menyikapi kondisi masyarakat yang resah oleh keberadaan sampradaya non dresta Bali. Sehingga menjadi dasar yang kuat bagi Desa Adat di seluruh Bali untuk menyikapi kegiatan sampradaya non dresta Bali di wewidangan Desa Adat.

”Berbicara wewidangan Desa Adat, tentu menjadi wilayah otonom adat yang diatur di Perda Nomor 4 Tahun 2019. Upaya apapun yang dilakukan di wewidangan desa adat, menjadi tanggung jawab dan wewenang Desa Adat. Termasuk mengawasi, menolak dan melarang aliran sampradaya non dresta Bali. Karena sudah meresahkan, membuat tidak nyaman di wewidangan desa adat,” papar Sutrisna.

Menyikapi laporan MKKBN secara kacamata hukum, Dumas ini pengaduan yang memerlukan klarifikasi. Dumas berbeda dengan Laporan Polisi (LP). Ada tahapan Dumas menjadi LP. Tim Advokasi Bali Metangi yakin, pihak Kepolisian akan menguji segala aspek hukum. Salah satunya melihat legal standing pengadu.

”Apa mereka dapat mengatasnamakan krama Bali)?. Sedangkan mereka bukan komponen krama adat Bali. Dalam Perda No 4 tahun 2019, ada pengertian tentang krama yang bisa menjelaskannya. Pengadu mengaku advokat yang mewakili MKKBN. Apakah statusnya sebagai mantan terpidana 10 tahun dapat jadi Advokat? UU No 18 tahun 2003 tentang Advokat dapat menjawabnya,” ungkap Sutrisna.

Menurut Sutrisna, dalam aturan UU No 18 tahun 2003 tentang Advokat, pada Pasal 3 huruf (h) disebutkan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi seseorang jika ingin menjadi advokat tidak pernah dipidana karena melakukan tindak pidana kejahatan yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih.

Disebutkan apabila seorang yang ingin mencalonkan diri menjadi advokat pernah melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 tahun atau lebih, meskipun hukuman penjara yang dijatuhkan hakim kepadanya itu kurang dari 5 tahun tapi termasuk tindak pidana yang ancamannya hukuman penjara 5 tahun atau lebih, maka ia tidak memenuhi syarat.

”Saya jadi bertanya-tanya, siapa yang sebenarnya melakukan perbuatan memasukkan atau menggunakan data palsu? Saya yakin Polda Bali, dengan penyidik-penyidik handalnya, dapat melihat ini dengan jernih,” tandas Sutrisna.(BGN008)21051618

Comments
Loading...
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam