Media Informasi Masyarakat

DPRD Bali Terima Audiensi Aliansi Perjuangan Rakyat Bali

Denpasar, Baliglobalnews

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Bali menerima audiensi puluhan anggota Aliansi Perjuangan Rakyat Bali (PRB) di Wantilan DPRD Bali pada Selasa (10/6/2025). Mereka diterima Wakil Ketua III DPRD Bali I Komang Nova Sewi Putra, Ketua Komisi IV I Nyoman Suwirta, sejumlah anggota Komisi IV serta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali Ida Bagus Setiawan.

“Kami mengapresiasi langkah aliansi yang dinilai proaktif menyuarakan isu-isu krusial yang dihadapi buruh dan pekerja di Bali,” kata Komang Nova Sewi Putra.

Dia menyebut dalam catatannya pertemuan tersebut memuat sedikitnya 14 poin penting, yang mencakup persoalan regulasi perikanan, sistem outsourcing, hingga diskriminasi terhadap pekerja perempuan. “Jadi bagaimana kita bisa memperhatikan situasi tenaga kerja baik itu di perusahaan maupun diperikanan kan itu, intinya agar ada pengawasan perbaikan serta membuat aturan-aturan sebagaimana yang diresahkan dan dituntutkan tadi untuk para pekerja yang ada di Bali ini. Jadi banyak sekali sudah disampaikan, kalau saya catat di sini sebenarnya ada sekitar 14 poin,” ujarnya.

Sementara Ketua Komisi IV I Nyoman Suwirta secara gamblang mengakui bahwa hak-hak tenaga kerja di Bali belum sepenuhnya terpenuhi. Dia menyoroti praktik pengupahan yang tak layak, beban iuran BPJS yang masih ditanggung pekerja, dan maraknya PHK sepihak oleh perusahaan tanpa kejelasan maupun perlindungan sosial. “Masih banyak perusahaan yang tidak memenuhi kewajibannya. BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan ditanggung sendiri oleh karyawan, bahkan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja juga nyaris tidak ada,” ungkap Suwirta, yang juga mantan Bupati Klungkung dua periode.

Pihaknya menekankan pentingnya keterbukaan perusahaan kepada karyawannya, khususnya dalam hal laporan keuangan. Banyak perusahaan, katanya, melakukan PHK mendadak dengan dalih efisiensi tanpa menjelaskan kondisi keuangan yang sebenarnya kepada pekerja.

Sebagai langkah konkret, Komisi IV berencana merekomendasikan Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Bali agar menyusun anggaran khusus untuk memverifikasi perusahaan-perusahaan yang belum patuh terhadap kewajiban jaminan sosial tenaga kerja. Dia juga mengatakan kepada aliansi untuk untuk melaporkan jika ada temuan perusahaan yang tidak memenuhi hak-hak karyawan.

Selain itu, Suwirta menegaskan komitmennya untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah perusahaan. “Kami siap turun secara acak. Kalau ada perusahaan yang melanggar, laporkan saja. Kami akan sidak langsung,” ucapnya.

Sementara Koordinator Aliansi Ida Bagus Bujangga Pidada menjelaskan 11 tuntutan yakni revisi Perda No. 10 Tahun 2019 tentang Ketenagakerjaan agar mencantumkan kewajiban perusahaan dengan minimal 10 pekerja untuk memiliki serikat buruh, serta mendorong komunikasi intensif antara perusahaan dan federasi serikat di Bali. “Kedua, desakan kepada Gubernur dan DPRD agar mendorong Polda Bali dan pengawas ketenagakerjaan menindak tegas segala bentuk pemberangusan serikat, intimidasi, hingga pemecatan pengurus serikat” katanya.

Ketiga, dukungan terhadap janji Presiden untuk menghapus sistem outsourcing, dengan penerapan kerja tetap bagi semua pekerjaan yang bersifat non-musiman melalui kebijakan daerah. Keempat, Penjaminan kemerdekaan berserikat dan kebebasan pers, termasuk menghentikan segala bentuk intimidasi terhadap jurnalis. Kelima, Penetapan Upah Minimum Sektoral untuk sektor perikanan tangkap, demi perlindungan buruh yang bekerja dalam kondisi berisiko tinggi.

Keenam, legitimasi resmi terhadap Forum Multi Stakeholder Perlindungan Pekerja Perikanan, melalui SK Gubernur. Ketujuh, perumusan Perda khusus perlindungan pekerja perikanan, untuk harmonisasi regulasi pusat yang tumpang tindih. Kedelapan, Sosialisasi menyeluruh norma-norma ketenagakerjaan oleh Disnaker kabupaten/kota, termasuk sistem pelaporan online dan verifikasi ketat terhadap peraturan perusahaan.

“Kesembilan, penyusunan Peraturan Gubernur tentang Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan, merujuk pada Permen PPPA 1/2020. Kesepuluh, tindakan tegas terhadap pekerja asing ilegal, serta prioritas kepada tenaga kerja lokal dalam proses perekrutan. Dan terakhir sebelas, penguatan fungsi dan kapasitas Satuan Pengawas Ketenagakerjaan, baik dari sisi jumlah personel maupun keahlian, termasuk pengawasan rutin dan berkelanjutan di sektor pariwisata dan perhotelan,” jelasnya.

Hal ini penting, karena situasi ketenagakerjaan di Bali dinilai semakin memburuk dan jauh dari prinsip keadilan serta perlindungan bagi buruh. Hal ini mengemuka dalam audiensi terbuka yang digelar Aliansi Perjuangan Rakyat Bali.

“Yang lebih memprihatinkan, pengawasan ketenagakerjaan justru sangat terbatas. Hanya ada segelintir pengawas untuk ribuan perusahaan. Akibatnya, pelanggaran normatif seperti jam kerja berlebih, upah tidak pasti, hingga K3 yang diabaikan, tak ditindak dengan layak,” kata Bujangga. (bgn008)250610

Comments
Loading...
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam