Media Informasi Masyarakat

DPRD Bali Bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Cari Solusi Pencegahan Penyakit Ternak

Denpasar, Baliglobalnews

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Bali dan Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan mencari solusi pencegahan penyakit ternak dan menetapkan kuota sapi jelang Hari Raya Idul Adha.

Wakil Ketua II DPRD Provinsi Bali Ida Gede Komang Kresna Budi didampingi Ketua Komisi II DPRD Bali, Agung Bagus Pratiksa Linggih memberikan masukan terkait upaya-upaya bagaimana agar peternak jangan sampai rugi, karena gangguan penyakit tersebut. “Yang ditakuti peternak adalah penyakit. Jadi penting pencegahan penyakit ini untuk menyelamatkan ternak di Bali. Sebab penyakit seperti ASF yang menyerang babi menimbulkan kerugian begitu besar hingga triliunan rupiah. Saya minta jangan rugikan peternak,” ucapnya di Denpasar pada Rabu (14/5/2025).

Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Kadistan) Provinsi Bali I Wayan Sunada menegaskan hingga saat ini Bali bebas dari kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak. Seluruh sapi telah menjalani lima tahap vaksinasi untuk memperkuat antibodi terhadap infeksi virus. “Pemprov Bali juga memperketat pengawasan lalu lintas ternak keluar-masuk pulau. Setiap sapi yang melintas melalui pelabuhan Padangbai atau Gilimanuk wajib disertai dokumen lengkap dan disegel sebelum diberangkatkan,” katanya.

Sebelumnya, Pemprov Bali telah mengatur dan mengawasi secara ketat lalu lintas ternak sapi dari Nusa Tenggara Barat (NTB) menuju Pulau Jawa yang melintasi wilayah Bali. Persetujuan lintasan itu telah diberikan dalam surat bernomor B.15.500.7.2/5050/PKH/DISTANPANGAN tertanggal 22 April 2025 yang ditujukan kepada Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI.

Dia menegaskan meskipun ternak tersebut hanya melintas. Pemerintah telah melakukan pemeriksaan dokumen dan fisik secara ketat di pelabuhan Padangbai dan Gilimanuk. “Begitu sampai di Padangbai, kita cek dokumennya, ada SKKH (surat keterangan kesehatan hewan), dan lain-lain. Kalau sudah lengkap, sapinya kita segel. Saya sendiri pun tidak boleh buka segel itu, hanya petugas karantina yang boleh. Begitu juga di Gilimanuk,” katanya.

Selain itu, kata dia, juga menetapkan kuota sebanyak 40.000 ekor sapi sepanjang tahun 2025 untuk memenuhi kebutuhan pasar, termasuk untuk perayaan Hari Raya Idul Adha. Kebijakan ini memberikan kelonggaran bagi pelaku usaha peternakan di Bali, dalam memasarkan ternak mereka ke luar daerah, namun tetap dibatasi dalam jumlah yang telah ditetapkan.

Dia mengatakan, kuota ini terbuka sepanjang tahun dan tidak lagi dibagi per caturwulan seperti tahun-tahun sebelumnya. “Untuk sapi kalau menjelang Idul Adha ini kita siapkan kuota 40 ribu sekarang. Sekarang tidak ada pembatasan kuota per caturwulan. Kita sudah buka semua, pelaku usaha bebas memasarkan ternaknya, tetapi kuotanya tetap 40.000 ekor,” jelasnya.

Dengan sistem ini, peternak Bali tetap dapat mengirim sapi ke luar daerah seperti ke Jawa sesuai permintaan pasar. Namun Sunada mengingatkan, kuota tersebut tidak boleh dilampaui agar populasi ternak tetap terjaga. (*/bgn008)25051511

Comments
Loading...
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam