Ditemukan di Jurang, Jenazah Pendaki Lansia Gunung Batukaru Berhasil Dievakuasi
Singasana, Baliglobalnews
Operasi SAR terhadap pendaki lansia I Made Didia (84) akhirnya berakhir setelah pencarian panjang selama 15 hari. Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi jenazah korban dari jurang di kawasan Gunung Batukaru dan menyerahkannya kepada pihak keluarga pada Minggu (10/5/2026) siang.
Korban yang berasal dari Banjar Dinas Sigaran, Desa Jegu, Kecamatan Penebel, sebelumnya dinyatakan hilang sejak 25 April lalu. Jasadnya ditemukan pada Sabtu (9/5/2026), namun proses evakuasi baru bisa dilaksanakan keesokan harinya, karena terkendala medan yang ekstrem dan cuaca buruk.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Tabanan I Nyoman Srinadha Giri menyampaikan bahwa proses evakuasi dimulai sejak pukul 07.00 Wita. Tim harus bekerja ekstra hati-hati karena posisi korban berada di lokasi yang sangat sulit dijangkau. “Korban ditemukan di dalam jurang dengan kedalaman sekitar 90 meter pada ketinggian 1.197 Mdpl. Tim SAR Gabungan baru bisa menjangkau posisi korban sekitar pukul 10.40 Wita,” ujarnya.
Kondisi medan yang curam, kata dia, menuntut tim menggunakan peralatan rescue khusus untuk mengangkat jenazah korban ke jalur pendakian utama sebelum dibawa turun menuju titik kumpul di bawah.
Srinadha Giri merinci perjalanan membawa jenazah turun dari gunung memakan waktu sekitar tiga jam. Sekitar pukul 13.30 Wita, rombongan tim evakuasi akhirnya tiba di titik bawah jalur Pura Jatiluwih, Desa Wanagiri, Selemadeg. “Evakuasi telah selesai dilaksanakan dengan selamat. Jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa menuju rumah duka menggunakan ambulans PMI Kabupaten Tabanan,” katanya.
Operasi ini melibatkan sedikitnya 14 unsur tim gabungan, mulai dari Basarnas (Kansar Denpasar), Ditsamapta Polda Bali, Polres Tabanan, PMI, hingga komunitas relawan pendaki gunung. Kehadiran keluarga korban dan masyarakat setempat juga turut membantu memperlancar proses identifikasi di lokasi.
Dengan diserahkannya jenazah Made Didia, operasi SAR yang menyita perhatian publik Tabanan selama dua pekan terakhir ini dinyatakan ditutup. Pihak keluarga menyatakan terima kasih yang mendalam atas dedikasi seluruh tim relawan dan petugas yang tak kenal lelah melakukan pencarian hingga evakuasi di medan yang sangat berat. (bgn020)26051009