Diduga Rem Blong, Truk Hantam Pemotor Hingga Satu Orang Pelajar Meninggal
Singasana, Baliglobalnews
Kecelakaan tragis kembali terjadi kini berada di wilayah hukum Polsek Selemadeg Barat (Selbar), tepatnya di Jalan Jurusan Suraberata-Belatungan, Banjar Dinas Delod Ceking, Desa Lumbung Kauh, pada Rabu (15/4/2026). Sebuah truk diduga mengalami rem blong saat melintasi turunan tajam hingga menghantam pengendara motor dan mengakibatkan seorang pelajar meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kasi Humas Polres Tabanan AKP Gusti Made Berata membenarkan peristiwa maut yang terjadi sekira pukul 13.00 Wita tersebut. AKP Berata menyampaikan berdasarkan laporan yang diterima, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Vario 160 dengan nomor polisi DK 3673 KBQ yang dikendarai oleh Kadek Dwi Darsana (59) membonceng seorang pelajar, KWDP (9) datang dari arah selatan (Suraberata) menuju utara (Belatungan). Kondisi jalan di lokasi kejadian bagi pengendara motor tersebut adalah tanjakan.
Secara tiba-tiba, kata dia, dari arah berlawanan (utara), datang truk Isuzu warna putih dengan nomor polisi W 8523 EC yang dikemudikan oleh Hanifa Prastiko (30). Truk tersebut diduga mengalami rem blong sehingga melaju tak terkendali di jalur turunan. “Sopir truk diduga membanting setir ke kanan untuk menghindari benturan lebih parah, namun justru menabrak pengendara sepeda motor Vario yang datang dari arah berlawanan. Setelah menabrak motor, truk baru berhenti setelah menghantam tebing di sisi kanan jalan,” ujarnya.
Benturan keras tersebut mengakibatkan penumpang motor, KWDP, pelajar mengalami luka terbuka di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara itu, pengendara motor, Kadek Dwi Darsana, asal Kecamatan Pupuan, Tabanan dalam keadaan sadar dengan luka lecet dan memar.
Di sisi lain, pengemudi truk dan kernetnya, Moch. Mariyanto (44), asal Surabaya, Jatim juga mengalami sejumlah luka robek dan lecet. “Seluruh korban luka telah dievakuasi ke Puskesmas Selemadeg Barat untuk mendapatkan perawatan medis intensif lebih lanjut,” katanya.
AKP Berata mengatakan bahwa petugas kepolisian dari Polsek Selbar segera turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP, mengatur arus lalu lintas guna mencegah kemacetan, serta mengamankan barang bukti berupa kendaraan truk dan motor yang terlibat laka. “Langkah-langkah awal sudah diambil, termasuk mencatat keterangan saksi dan menghubungi unit penanganan kecelakaan Sat Lantas Polres Tabanan. Dugaan awal kecelakaan dipicu oleh kegagalan fungsi rem pada kendaraan truk,” katanya.
Pihaknya kembali mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, terutama pengemudi kendaraan besar, untuk selalu memastikan kondisi kelaikan kendaraan sebelum melakukan perjalanan, khususnya saat melintasi jalur dengan kontur jalan ekstrem seperti tanjakan dan turunan tajam. (bgn020)26041515