Dapat Bonus Tambahan Rp10 Juta, IPSI Tabanan Kian Termotivasi Cetak Atlet Kelas Dunia
Tabanan, Baliglobalnews
Cabang olahraga Pencak Silat di Kabupaten Tabanan mendapatkan perhatian istimewa dari pemerintah daerah. Selain menerima bonus reguler atas capaian di Porprov Bali XVI 2025, para peraih medali emas dari cabor bela diri ini juga diganjar bonus tambahan Rp10 juta oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan.
Penyerahan apresiasi tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya di Gedung Graha Yadnya Sanjayaning Singasana pada Senin (16/2/2026). Langkah ini menjadi suntikan moral besar bagi keluarga besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Tabanan.

Bupati Sanjaya menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas perjuangan seluruh kontingen. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar urusan nominal, melainkan bentuk penghormatan atas dedikasi para atlet, pelatih dan Ofisial.

Bupati menyatakan prestasi ini bukan hanya kebanggaan pribadi para atlet dan pelatih, tetapi kebanggaan seluruh masyarakat Tabanan. “Pemkab Tabanan berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan olahraga sebagai bagian dari pembangunan SDM yang unggul,” ujarnya seraya berharap ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi ke jenjang nasional bahkan internasional.
Ketua Umum IPSI I Putu Eka Putra Nurcahyadi mengatakan bonus tambahan ini merupakan pengakuan nyata atas beratnya perjuangan atlet silat di Bali. Menurut dia, persaingan pencak silat di tingkat provinsi sudah setara dengan level nasional. “Persaingan di pencak silat itu tidak main-main. Untuk bisa lolos ke final saja, atlet kami harus melewati serangkaian seleksi dan pertandingan yang sangat ketat. Bonus tambahan 10 juta ini adalah apresiasi tinggi karena atlet kita mampu bertahan meraih emas di tengah persaingan Bali yang sangat kompetitif,” ujarnya.
Tak ingin berpuas diri, IPSI Tabanan kini tengah mematangkan skema pembinaan berjenjang. Strategi utamanya adalah mengoptimalkan peran delapan perguruan silat yang ada di Tabanan untuk turun langsung ke sekolah-sekolah. “Kami terus membangun pusat pembinaan melalui kegiatan ekstrakurikuler di tingkat SD, SMP, hingga SMA. Pelatih dari delapan perguruan kami sebar untuk mendampingi siswa. Kami ingin regenerasi atlet terus berjalan sehingga anak-anak muda Tabanan bangga menjadi bagian dari prestasi silat,” katanya.
Sebagai bagian dari roadmap menuju Porprov Bali 2027 di Buleleng, IPSI Tabanan telah menjadwalkan turnamen Bupati Cup pada November 2026 mendatang. Kejuaraan ini tidak hanya menjadi panggung bagi atlet pelajar untuk unjuk gigi, tetapi juga menjadi wadah seleksi resmi bagi tim bayangan Porjar Provinsi Bali dan Porprov. Eka Putra meyakini, dengan dukungan finansial dan sistem pembinaan yang tertata, atlet silat Tabanan akan terus rutin menyumbang medali di ajang PON maupun kejuaraan internasional.
Sementara Ketua KONI I Made Nurbawa menyampaikan bahwa apresiasi ini sejalan dengan capaian gemilang kontingen Tabanan yang berhasil menduduki peringkat VI se-Bali pada Porprov Bali XVI 2025. Secara total, Tabanan membawa pulang 128 medali (25 emas, 34 perak, dan 69 perunggu), atau meningkat 30,5 persen dibandingkan edisi 2022.
Untuk mengapresiasi seluruh patriot olahraga, Pemerintah Kabupaten Tabanan mengalokasikan dana hibah APBD sebesar Rp5 Miliar pada tahun anggaran 2026 untuk bonus ini. Total nilai bonus yang dicairkan mencapai Rp2.907.875.000, dengan rincian besaran bonus yang beragam. Perorangan peraih medali emas diberikan bonus Rp50.000.000, medali perak Rp11.250.000, medali perunggu Rp7.200.000, pelatih dan ofisial dialokasikan sebesar 25 persen dari total bonus atlet. “Pemberian bonus ini adalah bentuk penghargaan sekaligus motivasi agar atlet terus berlatih secara berkelanjutan sesuai amanat UU Keolahragaan No. 11 Tahun 2022,” katanya. (*/bgn020)26021708




