Bupati Upasaksi Karya di Desa Adat Lipah, Ajak Krama Jaga Persatuan dan Kebersamaan
Mangupura, Baliglobalnews
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa upasaksi karya melaspas dan ngenteg linggih di Merajan Ageng Shri Nararya Kreshna Kepakisan, Desa Adat Lipah, Kecamatan Petang, pada Rabu (5/8/2026). Kehadiran Bupati tidak hanya sebagai upasaksi, tetapi juga menjadi bukti nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Badung kepada masyarakat dalam menjaga serta melestarikan nilai-nilai adat, agama dan budaya Bali.
Bupati merasa bersyukur karena seluruh rangkaian upacara dapat berlangsung lancar dan khidmat. Dia mengajak seluruh krama tetap menjaga persatuan dan kebersamaan, serta mendukung berbagai program, kebijakan pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Badung demi kesejahteraan masyarakat.
Bupati Adi Arnawa menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian upacara dapat berlangsung lancar dan khidmat. Dia juga mengajak seluruh krama untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan, serta mendukung berbagai kebijakan pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Badung demi kesejahteraan masyarakat.
Bupati mengatakan bahwa pembenahan infrastruktur yang dilakukan secara masif, khususnya di wilayah Badung Selatan sebagai pusat pariwisata telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian daerah. “Pembenahan infrastruktur dilakukan untuk memastikan para wisatawan merasa nyaman di Badung. Jika pariwisata bergerak naik, investasi masuk, maka hasilnya akan kembali kepada krama Badung,” ujarnya.
Menurut dia, keberhasilan tersebut tercermin dari meningkatnya pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Badung. Hingga akhir Juli 2026, pendapatan daerah telah mencapai Rp4,1 triliun. Rata-rata penerimaan daerah yang sebelumnya berada pada kisaran Rp350 miliar hingga Rp400 miliar per bulan, kini meningkat tajam menjadi sekitar Rp730 miliar per bulan.
Dengan kondisi fiskal yang semakin kuat, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung untuk terus menghadirkan berbagai program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Program-program tersebut meliputi bantuan Hari Raya Galungan Rp2 juta per kepala keluarga, santunan kematian Rp10 juta bagi warga yang tertib mengurus administrasi kependudukan, serta bantuan berkala bagi lanjut usia. Selain itu, ada pula bantuan rutin Rp1 juta per bulan bagi penyandang disabilitas, pendidikan gratis untuk jenjang SMA/sederajat, hingga program beasiswa kuliah gratis bagi warga Badung dari keluarga berpenghasilan maksimal Rp5 juta per bulan.
Bupati Adi Arnawa mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga kekompakan serta tidak ragu menyampaikan aspirasi maupun kebutuhan pembangunan di wilayahnya. Dia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung akan terus hadir mendampingi masyarakat dan memastikan hasil pembangunan dapat dinikmati secara merata oleh seluruh krama Badung.
Sebagai bentuk dukungan atas kelancaran upacara tersebut, Bupati turut menyerahkan bantuan dana Rp25 juta.
Sementara Manggala Karya I Gusti Ngurah Dwi Cahya Kusuma menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Bupati Badung beserta seluruh undangan. Dia mengungkapkan pembangunan merajan ageng telah direncanakan sejak lima tahun lalu dengan total biaya sekitar Rp800 juta. Dana tersebut bersumber dari pemucuk 10 penglingsir Rp220 juta, bantuan DPRD Provinsi Bali Rp80 juta, punia pasemetonan sekitar Rp300 juta, serta hasil penggalian dana Rp200 juta.
Selain itu, pelaksanaan piodalan diperkirakan menghabiskan anggaran sekitar Rp500 juta. Dana ini bersumber dari urunan krama Rp30 juta, bantuan Pemerintah Desa Petang Rp175 juta, serta swadaya dari para pertisentana untuk memenuhi kekurangannya. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran Bapak Bupati Badung beserta seluruh undangan. Kehadiran ini menjadi penyemangat bagi kami dalam melaksanakan yadnya serta menjaga warisan leluhur yang kami miliki,” katanya. (*/bgn003)26080601