Bersama Wabup, Wakil Ketua I DPRD Tabanan Kawal Pembinaan Atlet Karate
Singasana, Baliglobalnews
Komitmen lintas lembaga dalam memajukan prestasi olahraga di Kabupaten Tabanan ditunjukkan dalam pembukaan Kejuaraan Karate Piala Bupati Tabanan Cup II Tahun 2026. Wakil Ketua I DPRD Tabanan I Made Asta Dharma hadir mendampingi Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga untuk mengawal langsung proses pembinaan atlet karate di GOR Debes pada Minggu (19/4/2026).
Kehadiran pimpinan legislatif dan eksekutif ini menjadi suntikan motivasi bagi 295 karateka pelajar dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK yang akan berlaga selama tiga hari hingga 21 April mendatang.
Dalam sambutannya, Wabup Made Dirga menekankan bahwa karate bukan sekadar urusan menang atau kalah di atas matras, melainkan sarana pembentukan karakter. “Kejuaraan ini berfungsi sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda yang disiplin, bermental tangguh, serta memiliki jiwa persaudaraan yang kuat. Ini selaras dengan visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM),” katanya.
Dirga juga berpesan kepada seluruh atlet untuk bertanding dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi nilai-nilai fair play serta menghormati setiap keputusan wasit. Dia mengingatkan bahwa semangat juang dan sikap sportif adalah kemenangan sejati yang sesungguhnya.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua I DPRD Tabanan I Made Asta Dharma memberikan dukungannya terhadap pelaksanaan kejuaraan ini. Dia menyatakan bahwa olah raga beladiri seperti karate sangat efektif dalam menanamkan nilai-nilai positif sejak dini. “Olahraga ini sangat baik untuk membentuk kedisiplinan siswa sejak pagi. Kita ingin para atlet karate di Tabanan tumbuh menjadi generasi yang kuat karena mereka adalah tulang punggung masa depan daerah kita,” katanya seraya mendorong para atlet untuk terus meningkatkan prestasi demi membanggakan nama daerah.
Sementara Ketua Umum FORKI Tabanan I Gusti Made Suryantha mengungkapkan bahwa kejuaraan tahun ini merupakan langkah strategis untuk memutus tren penurunan medali yang dialami Tabanan pada tahun sebelumnya. “Terakhir kita hanya mendapat satu perak (degradasi prestasi). Maka tahun ini kita laksanakan di bulan April agar ada waktu dua bulan untuk melakukan training center bagi atlet terbaik sebelum terjun ke Porjar Provinsi Juli mendatang,” ujarnya.
Dia mematok target realistis namun ambisius pada ajang provinsi nanti. “Target kita masuk lima besar provinsi. Dari 295 peserta SD hingga SMA ini, kami akan menjaring yang terbaik untuk dibentuk dalam Tim TC di Dojo Rajawali Tabanan,” katanya.
Menariknya, FORKI Tabanan melakukan terobosan dalam hal kepelatihan. Suryantha menginstruksikan seluruh aliran karate di bawah FORKI Tabanan untuk mengirimkan pelatih-pelatih terbaik yang memiliki pembaruan ilmu (update) tingkat nasional maupun provinsi. “Kami butuh pelatih yang paham teknologi dan metode latihan terbaru. Kami ingin update total agar prestasi anak-anak kita bisa lebih baik dari tahun kemarin,” pungkasnya. (bgn020)26041909