Media Informasi Masyarakat

ATSI Tekankan Tiga Poin Untuk Percepatan Transformasi Digital

Jakarta, Baliglobalnews

Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) menekankan tiga poin penting dalam mendorong transformasi digital di era pandemi saat ini.

Wakil Ketua Umum ATSI, Merza Fachys, menyebutkan pembangunan infrastruktur yang efisien menjadi salah satu kunci peningkatan infrastruktur digital, yang merupakan tugas penyelenggara jaringan internet dan telekomunikasi, dalam upaya percepatan transformasi digital.

“Kita coba dorong melalui kementerian Kominfo agar pemerintah maupun pemerintah daerah ikut terlibat dalam sarana penunjang dengan APBN atau APBD,” ujar Merza dalam diskusi virtual “Menuju Kebiasaan Baru dalam Perspektif Industri Internet” yang digelar Pandi, Rabu.

Menurut Merza, dibutuhkan regulasi yang simple untuk penggelaran fiber optik, backhaul dan backbone. Solusi yang modular di setiap kota dan biaya perijinan yang tidak memberatkan.

Perizinan pendirian menara atau tiang dari pemerintah daerah, menurut Merza, juga perlu disederhanakan. Lebih lanjut, pemda juga diharap dapat ikut serta dalam penyediaannya.

Poin selanjutnya dalam mendorong transformasi digital, menurut Merza, adalah mengoptimalkan sumber dana pembangunan, termasuk dana USO (Universal Service Obligation), yang diharapkan dapat digunakan hanya untuk membangun infrasktruktur dan jaringan, yang dapat digunakan semua operator secara bersama.

Lebih jauh, Merza melihat, pelaku bisnis digital, yang beroperasi dengan memanfaatkan infrastruktur dan jaringan internet, seharusnya juga dibebankan kontribusi dana pembangunan jaringan, mirip dengan dana USO yang dibebankan kepada operator sebesar 1,25 persen dari pendapatan bruto.

Selain itu, Merza mengatakan peraturan perpajakan untuk pelaku bisnis digital asing juga harus ditegakkan. Menurut dia, pendapatan pajak dari sektor ini dapat digunakan untuk pembangunan infrastruktur telekomunikasi.

Poin terakhir, untuk mendukung transformasi digital, menurut Merza, perlu adanya insentif bagi penyelenggara telekomunikasi.

“BHP Jasa Telekomunikasi sebesar 0,5 persen dari gross revenue, ini seharusnya sudah bisa dihapus. Dengan begitu, kemampuan investasi operator bisa lebih cepat lagi, karena layanan telekomunikasi yang sama sekarang bisa dilakukan oleh pelaku aplikasi,” ujar Merza.

Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) saat ini tengah serius melakukan percepatan transformasi digital nasional, dengan lima prioritas.

Pertama, penuntasan pembangunan infrastruktur internet berkecepatan tinggi di 12.548 desa/kelurahan dan 150.000 titik layanan publik. Kedua, pembangunan Pusat Data Nasional (PDN) demi terwujudnya kebijakan Satu Data Indonesia, serta farming dan refarming spektrum frekuensi.

Ketiga, pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) bidang digital. Keempat, penguatan ekosistem ekonomi digital dengan memfasilitasi program-program, seperti UMKM Go Online. Terakhir, penyelesaian legislasi primer pendukung ekosistem digital, salah satunya Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP). (bgn/ant)20082629

Comments
Loading...
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam