Badung, Baliglobalnews
Sovenir G20 yang dibagikan kepada delegasi dan awak media di kawasan Bali International Convention Centre, pada Senin (14/11/2022), menjadi promosi UMKM Indonesia kepada masyarakat dunia.
Hal itu dikatakan Media Committee G20 Indonesia 2022, Vitya Rani Hapsari. Sovenir tersebut merupakan hasil kerajinan UMKM dari Bali, Jepara, dan Bogor. “Selain sebagai promosi produk UMKM Indonesia kepada masyarakat dunia, ada pesan tersendiri dari pemberian sovenir ini bahwa adanya keberagaman Indonesia,” katanya.
Dia menjelaskan, tas sovenir berbahan goni merupakan produk ROTB (Rotenbi). Rotenbi adalah merk lokal Bali. Produksi Rotenbi terdiri dari berbagai jenis kerajinan tas, sandal, sepatu, sovenir, dompet, topi dengan bahan dasar anyaman nusantara yang dirancang mengikuti perkembangan zaman.
Tumbler merupakan produksi UMKM Jepara Saewood dinamai Harsa, yang dalam bahasa Sansekerta memiliki arti bahagia. Pemilihan nama Harsa, material tumbler Harsa adalah kayu jati, bebas bahan kimia, polesan alami dengan bahan stainless food grade SS 304. Sling bag yang menggunakan tenun Sumba dari NTT adalah produksi Marsia Creation.
Selain cenderamata bernuansa kerajinan lokal, tas sovenir kit juga berisi buku capaian kinerja Pemerintah tahun 2022.
Sementara salah satu wartawan, China Media Grup Asia Pasific, Xim Tang mengaku senang sovenir yang diberikan di stan Journalist Souvenir Kit Collection di Media Center Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.
Di dalam tas berbahan goni berukuran 30 x 40 cm itu terdapat tumbler, sling bag, buku agenda, pulpen, healthy kit berisi hand sanitizer dan masker KN95. “Saya terkesan dengan tas dan isinya,” kata Xim Tang.
Apresiasi juga datang dari salah satu jurnalis Beritasatu, Michael Haniel asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mengapresiasi tenun dari NTT menjadi sampul notebook. (bgn008)22111503