Perkuat Tata Kelola Desa Wisata Belumbang, Dispar Tabanan Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas SDM Berbasis Kolaborasi

Singasana, Baliglobalnews

Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Pariwisata terus berkomitmen memperkuat tata kelola dan keberlanjutan sektor pariwisata berbasis masyarakat. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM Pengelola Kawasan Strategis Pariwisata Kabupaten/Kota yang dikemas dalam bentuk bimbingan teknis (bimtek) bagi pelaku usaha pariwisata Desa Wisata Belumbang di sebuah warung pada Rabu (26/8/2026).

Kegiatan yang diikuti oleh 40 orang peserta dari Desa Wisata Belumbang tersebut menghadirkan narasumber akademisi sekaligus Ketua LPPM Politeknik Internasional Bali Dinar Sukma Pramesti dengan materi bertajuk “Pengembangan Desa Wisata Berbasis Kolaborasi”.

Kepala Dinas Pariwisata   Made Agus Harta Wiguna menyampaikan pentingnya penguatan kapasitas pengelola di tingkat desa agar potensi wisata dapat tergarap secara maksimal dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi warga setempat. “Desa wisata tidak boleh hanya berhenti pada pembentukan struktur atau potensi semata, tetapi harus aktif beroperasional dan memberikan manfaat nyata. Organisasi diciptakan bukan untuk menambah jabatan, melainkan murni untuk membagi pekerjaan agar tujuan bersama dapat tercapai,” ujarnya.
Dalam materi bimtek, peserta dibekali konsep pengembangan pariwisata 4A + STAR (attraction, amenity, accessibility, ancillary, storytelling, tourism event, activity, dan review).

Pendekatan ini dihadirkan untuk menjawab berbagai hambatan struktural dan operasional yang sering ditemui di lapangan, seperti kepengurusan yang kurang aktif, produk wisata yang belum terkemas baik, hingga distribusi manfaat ekonomi yang belum optimal.

Melalui penguatan kelembagaan dan semangat gotong-royong, keberadaan organisasi desa wisata diharapkan mampu memfasilitasi pengambilan keputusan bersama, menyelesaikan masalah operasional, serta menjadikan masyarakat sebagai mitra strategis pemerintah desa. “Sendiri kita hanya bisa berbuat sedikit. Namun, bersama kita bisa melakukan hal yang sangat besar. Kolaborasi adalah kunci utama keberlanjutan pariwisata desa. Mari kita terus berkolaborasi membangun pariwisata Tabanan,” ujarnya. (*/bgn003)26082709

belumbangDispar Tabanan GelarPerkuat Tata Kelola Desa Wisata
Comments (0)
Add Comment