Singasana, Baliglobalnews
Satu unit kendaraan minibus jenis Isuzu Elf dengan nomor polisi DK 7827 AI ludes terbakar di Jalan Raya Denpasar-Singaraja, tepatnya di Banjar Pekarangan, Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, pada Senin (14/9/2026) siang sekitar pukul 11.10 Wita.
Peristiwa yang terjadi tepat di depan Kantor UPTD Laboratorium dan Pengujian Obat Tradisional Pemprov Bali tersebut sempat mengagetkan pengguna jalan. Kendaraan yang dikemudikan oleh Stapen Makagiantang (40) asal Denpasar tersebut diketahui tengah mengangkut rombongan 18 orang wisatawan domestik dari Denpasar menuju Singaraja.
Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani mengonfirmasi kejadian tersebut. Pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. “Seluruh penumpang beserta sopir berhasil keluar dan menyelamatkan diri sebelum api membesar melahap badan mobil. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka,” ujarnya.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, rombongan berangkat dari Denpasar sekitar pukul 09.00 Wita. Setibanya di wilayah Baturiti pukul 11.10, salah satu penumpang yang duduk di baris tengah sebelah kiri mencium bau menyengat serta melihat kepulan asap hitam keluar dari bagian bawah/mesin kendaraan. Penumpang segera memberitahu sopir mengenai adanya asap tersebut. Mengetahui hal itu, pengemudi langsung menepikan kendaraan di pinggir jalan utama dan memerintahkan seluruh penumpang segera turun serta menjauh dari mobil sambil membawa barang bawaan mereka. “Tak lama setelah penumpang keluar, kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bodi kendaraan Isuzu Elf tersebut hingga mengalami kerusakan berat,” katanya.
Menerima laporan kejadian tersebut, kata dia, personel Polsek Baturiti yang dipimpin oleh Kapolsek Baturiti Kompol I Nyoman Darsana segera mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), mengatur lalu lintas, serta berkoordinasi dengan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tabanan guna memadamkan kobaran api.
Meski seluruh penumpang selamat, terdapat kerugian material berupa pakaian dan sepatu milik penumpang yang terbakar dengan taksiran kerugian sekitar Rp3 juta. Sementara kerugian material akibat kerusakan berat pada fisik kendaraan Isuzu Elf diperkirakan mencapai Rp200 juta.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti munculnya percikan api pada bagian mesin kendaraan tersebut. (bgn020)26091410