Denpasar, Baliglobalnews
Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengingatkan pengurus Partai Golkar di Bali untuk bersahabat dan merangkul partai lain yang ada di Pulau Dewata, seperti simbol Monumen Gong Perdamaian Dunia, Desa Budaya Kertalangu, Denpasar.
Hal itu dia sampaikan ketika melantik jajaran pengurus DPD I dan DPD II Partai Golkar se-Bali di Monumen Gong Perdamaian Dunia, Desa Budaya Kertalangu, Denpasar, pada Sabtu (3/10/2026) malam. Gde Sumarjaya Linggih dipercaya menakhodai DPD I Partai Golkar Provinsi Bali periode 2025-2030. Terpilih sebagai Sekretaris I Dewa Gede Dwi Mahayana Putra Nida dan Bendahara I Gede Sudiana. Demer akan dibantu oleh puluhan wakil ketua.
“Saya ingatkan, jangan menganggap bahwa partai lain itu adalah lawan kita, nggak boleh itu! Karena, Golkar tidak pernah menyerang lawan. Dan, Golkar selalu berdamai dengan semua orang. Apalagi malam ini kita duduk di tempat Gong Perdamaian dunia, tidak hanya memperdamaikan dunia. Namun juga, dapat menjadi gong perdamaian partai yang ada di Bali,” katanya dalam arahannya usai melantik pengurus Golkar Bali periode 2025-2030.
Bahlil mengatakan keberadaan partai berlambang pohon beringin itu lahir untuk kebaikan rakyat, bangsa dan negara. Sehingga keberadaan partai sebagai instrumen pengabdian, perjuangan dan ibadah di negara. Karena, menurut Bahli, agama manapun mengajarkan masyarakat di muka bumi menjadi baik. Dan, berguna untuk umat manusia yang lain. “Kita boleh beda warna, tapi satu tujuan, namun kita dipertemukan dalam satu warna yaitu warna merah putih,” ujarnya.
Bahlil juga mengucapkan selamat kepada pengurus Golkar Bali periode 2025-2030, karena sudah ada gabungan antara generasi yang lalu dengan generasi yang kini untuk menjadi teladan bagi generasi masa depan bangsa. Dan, berharap partai berlambang pohon beringin ini, menjadi instrumen perjuangan, pengabdian kepada ibu pertiwi, serta memperjuangkan hak rakyat sehingga rakyat Indonesia sejahtera khusus Bali. “Jadi untuk anak-anak muda kalau mau menjadi seorang politisi dan sekaligus memperjuangkan rakyat, masuklah Partai Golkar, karena partai ini ada salah satu partai terbuka dari sekian banyak partai yang ada di Indonesia, ini kira-kira yang membedakan partai kita,” katanya.
Bahlil juga menyatakan Partai Golkar mendorong peluncuran pertama untuk membangun PLTD 100 gigawatt, yang baru diluncurkan di Bali Barat, Provinsi Bali. Karena, Bali menjadi kota pariwisata dan masyarakat dunia, berpikir tentang green energi. “Kenapa saya mendukung Bali, padahal di Jawa Timur waktu itu juga meminta. Karena, Bali ini adalah kota pariwisata, dan dunia yang selalu berpikir tentang green energi. Maka saya sampaikan kepada Gubernur sekalipun kita beda partai, tapi kita tetap membangun bangsa bersama. Dan mempromosikan Bali telah memiliki energi bersih. Sehingga, wisatawan bisa masuk dan nyaman saat di Bali,” katanya.
Bahlil juga menyebutkan dalam keputusan munas ada 2 konsensus besar yang harus dijalankan yakni mempunyai target wajib menaikkan kursi DPR RI dari 102 harus meningkat. Dan, konsisten untuk mendukung pemerintah (presiden) saat ini. “Saya meminta kepada pengurus Provinsi Bali, agar menaikkan kursi dan juga kalau bisa DPR RI, DPRD Kota dan DPRD Provinsi, serta saya meminta kepada semua kader partai yang ada di eksekutif maupun legislatif pada semua tingkatan agar kita harus berada pada garda terdepan, untuk menyukseskan program tersebut,” katanya. (bgn008)26100404