Tabanan, Baliglobalnews
Tercatat 270 atlet pelajar dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK se-Kabupaten Tabanan memadati lapangan untuk mengikuti Kejuaraan Terbuka Petanque di lapangan Petanque Debes Tabanan pada Senin (22/12/2025). Ajang yang diinisiasi oleh Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Tabanan ini bertujuan untuk memassalkan olahraga asal Prancis tersebut sekaligus menjaring bibit atlet muda yang potensial.
Kejuaraan yang berlangsung selama satu hari ini dibuka secara resmi oleh Ketua KONI Tabanan I Made Nurbawa dengan cara melempar bola Petanque di lapangan.
Ketua KONI Tabanan I Made Nurbawa menekankan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi fisik, melainkan bagian dari pembinaan sistematis dan berjenjang. Menariknya, Nurbawa juga mengajak para atlet muda untuk memiliki kepekaan sosial dan lingkungan. “Kami mengajak adik-adik untuk melakukan pergerakan peduli sosial dan lingkungan. Salah satunya melalui hal sederhana seperti membawa tumbler untuk mengurangi sampah botol plastik. Olahraga adalah ajang yang efektif untuk mensosialisasikan gerakan pengelolaan sampah di Bali,” ujarnya.
Dia menambahkan bahwa olahraga prestasi ini harus dikelola secara berkelanjutan dan berlandaskan aturan resmi tingkat nasional guna mencetak atlet yang siap berlaga di ajang yang lebih tinggi.
Sementara Ketua FOPI Tabanan I Ketut Westra menyebutkan bahwa kejuaraan kali ini diikuti oleh 29 sekolah yang terdiri dari 9 SMA/SMK, 9 SMP, dan 11 SD. Terdapat 9 nomor yang dipertandingkan, mulai dari nomor single, double, hingga triple mix.
Menurut dia, strategi unik diterapkan dalam kejuaraan ini untuk menjaga motivasi para atlet baru. FOPI membatasi keikutsertaan juara pertama pada kompetisi sebelumnya agar para pemula memiliki peluang yang sama untuk bersaing. “Awal idenya adalah agar muncul bibit-bibit baru. Kami buat kejuaraan khusus pemula, di mana juara satu tidak boleh turun. Dengan begitu, mereka bersaing dengan teman yang selevel, sehingga timbul gairah untuk terus bermain dan berlatih,” katanya.
Para pemenang dalam kejuaraan ini akan mendapatkan medali dan piagam penghargaan. Namun, lebih dari itu, mereka yang berbakat akan diproyeksikan untuk mengikuti latihan intensif bersama atlet-atlet petanque Tabanan yang sudah berpengalaman. “Yang menang dan berbakat akan kita ajak berlatih bersama di sini untuk mengasah teknik, taktik, dan strategi bermain mereka,” katanya.
Dengan suksesnya penyelenggaraan tahun ini, FOPI Tabanan berencana menjadikan kejuaraan pelajar sebagai agenda rutin tahunan untuk memastikan ketersediaan atlet-atlet berbakat yang siap mengharumkan nama Tabanan di tingkat nasional maupun internasional. “Harapannya, kejuaraan ini rutin digelar setiap tahun agar motivasi anak-anak untuk berlatih tetap terjaga,” pungkasnya.
Turnamen yang dimulai sejak pukul 09.00 Wita ini dijadwalkan berakhir pada pukul 17.00 Wita dengan agenda penyerahan hadiah bagi para juara di masing-masing kategori. (bgn020)25122218