Media Informasi Masyarakat

Berawal dari Curiga, Dua Nyawa Berakhir di Ujung Pedang

Singaraja, Baliglobalnews

Hanya karena curiga, warga di Banjar Dinas Petung, Desa Pegayaman, Buleleng, terlibat saling tebas. Akibatnya, dua orang tewas di ujung pedang.

Kejadian pada Minggu (3/7) pukul 23.30 wita itu diungkap Kapolsek Sukasada, Kompol Made Agus Dwi Wirawan, pada Rabu (20/7).

Kapolsek menceritakan kasus meregang nyawa akibat tebasan senjata tajam itu berawal dari kedatangan Edy Salman (almarhum) bersama-sama dengan Nu Ul Makmun dan Topan Hariadi alias Zakaria mendatangi rumah Ketut Fauzi (almarhum) dengan maksud untuk menanyakan langsung kebenaran Ketut Fauzi menjadi mata-mata polisi. Pasalnya, Nu Ul Makmun, Topan Hariadi, dan Edy Salman terlibat tindak pidana jambret dan pencurian.

Kedatangan Edy Salam pada awalnya hanya untuk menanyakan kecurigaannya terhadap Ketut Fauzi sebagai mata-mata polisi. Ketika Edy Salam diketahui membawa senjata tajam pedang, Fauzi pun mengambil pedang dan langsung menebas Topan Hariadi alias Zakaria yang mengakibatkan luka pada tangan dan kepala. Dia kemudian berlindung di samping motor milik Ketut Fauzi. Fauzi kemudian menyerang Edy Salman yang sedang duduk di lantai rumahnya. Serangan tersebut dibalas oleh Edy Salman. Akan tetapi, Edy Salman terkena tebasan dari Ketut Fauzi hingga roboh.

Melihat Edy Salman terkapar, secara tiba-tiba Nu Ul Makmun menebas Ketut Fauzi dengan membabi buta hingga mengakibatkan Ketut Fauzi tersandar di tembok penuh luka.

Kejadian tersebut terdengar oleh warga, sehingga Nu Ul Makmun dan Topan Hariadi melarikan diri ke dalam hutan di wilayah Desa Pegayaman.

Kejadian pada Minggu (3/7) pukul 23.30 wita di Banjar Dinas Kubu, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada itu mengakibatkan Ketut Fauzi meninggal saat diantar oleh warga ke rumah sakit, sedangkan Edy Salman dinyatakan meninggal di tempat kejadian perkara.

Selanjutnya Kapolsek Sukasada Kompol Made Agus Dwi Wirawan, memerintahkan Kanit Reskrim Polsek Sukasada Iptu Budayana untuk mengejar Nu Ul Makmun dan Topan Hariadi. Pada Sabtu (9/7) pukul 02.00 wita polisi mendapat informasi bahwa keduanya sedang bersembunyi di sebuah rumah di Banjar Dinas Petung, Desa Pegayaman. Saat itu juga kedua orang tersebut dapat diamankan dan diproses hukum.

Menurut Kapolsek, dari hasil pemeriksaan, yang melakukan kekerasan terhadap Ketut Fauzi adalah Nu Ul Makmun, sedangkan Topan Hariadi tidak terlibat dalam kasus tersebut bahkan menjadi korban kekerasan dari Ketut Fauzi (almarhum).

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan secara intensif, Nu Ul Makmun dan Topan Hariadi telah melakukan perbuatan pidana lain seperti mengambil barang milik dengan paksa (jambret) di antaranya mengambil sepeda motor di wilayah Banjar Dinas Kubu, Desa Pegayaman sebanyak dua kali dan di tempat lain sehingga ditemukan 4 sepeda motor dari Nu Ul Makmun dan Topan Hariadi.

Sedangkan perbuatan lain yang dilakukan Topan Hariadi dan Edy Salman (almahum) telah melakukan perbuatan pidana di antaranya penjambretan di wilayah Desa Gitgit dan mengambil sepeda motor di wilayah banjar Dinas Yeh Ketipat, Desa Wanagiri. Dan ada juga yang dilakukan sendiri oleh Topan hariadi terhadap perbuatan pidana mengambil pratima di Pura Dalem Gitgit.

Untuk kasus tersebut, kata Kapolsek, dilakukan pemisahan penanganan dan pemberkasan. Tersangka Nu Ul Makmun, kelahiran pada 1995, alamat Banjar Dinas Kubu, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, disangka dengan dugaan melakukan tindak pidana secara bersama-sama di muka umum melakukan tindak kekerasan terhadap orang yang mengakibatkan matinya orang lain sebagaimana dimaksud dalam pasal 170 ayat (1),(2) ke 3 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. Barang bukti yang digunakan dalam perkara ini adalah dua bilah pedang bergagang kayu masing-masing panjang 50 cm dan 60 cm serta satu bilah parang bergagang kayu dengan panjang 40 cm.

Tersangka Topan Hariadi kelahiran tahun 1990, alamat Banjar Dinas Kubu, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam pasal 365 KUHP dengan barang bukti satu buah HP merk Oppo dan 1 HP merk Afan serta 1 unit sepeda motor merk Vario yang dipakai saat melakukan tindak pidana. (bgn003)22072001

Comments
Loading...
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam