Media Informasi Masyarakat

Wabup Suiasa Luncurkan ”Aku Dicari”, Disdukcapil Tanda Tangani PKS dengan DPMPTSP

Mangupura, Baliglobalnews

Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa, menghadiri dan menyaksikan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Badung, AA Ngr Arimbawa dengan Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Badung, Agus Aryawan, tentang pemanfaatan nomor induk kependudukan, data kependudukan dan kartu tanda penduduk elektronik.

Pada kesempatan tersebut Wabup Suiasa juga meluncurkan Aplikasi Pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ”Aku Dicari”sekaligus penyerahan masker kain secara simbolis bantuan dari Korea International Cooperation Agency (Koica) dan United Nations Development Programme (UNDP) bekerjasama dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI, kepada OPD yang melaksanakan pelayanan publik diantaranya Disdukcapil, DPMPTSP, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan yang lainnya di Ruang Rapat Disdukcapil, Rabu (22/7).

Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa menyampaikan apresiasi atas dilaksanakannya penandatanganan PKS

Wabup Suiasa dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dilaksanakannya penandatanganan PKS ini, karena amat penting di dalam validasi data kependudukan. Kegiatan itu merupakan upaya membangun sinergitas antara Disdukcapil dan DPMPTSP dalam rangka memberikan pelayanan publik yang prima, mudah dan cepat sehingga masyarakat yang mengajukan permohonan tidak banyak terbuang waktunya hanya untuk mengurus pelayanan saja.

Suiasa menyebutkan Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen memberikan pelayanan publik yang prima, berupa layanan yang ”CDMA” yaitu cepat dalam artian pelayanan tidak membutuhkan waktu yang terlalu lama, berbasis digital dan menggunakan IT maka wajib dibuatkan aplikasi dan inovasi. Berikutnya, dekat yang dimaksudkan bahwa masyarakat tidak perlu datang langsung ke Kantor Disdukcapil untuk mengurus administrasi kependudukan tapi cukup datang ke kantor camat wilayah masing-masing.

”Kemudian dekatnya ini juga dimaksudkan bagi calon penduduk yang akan ber-KTP berusia 16 tahun yang akan beranjak ke 17 tahun di ranah SMA. Ini juga dibuatkan MoU dengan pihak sekolah untuk perekaman KTP. Jika yang bersangkutan nanti beranjak 17 tahun, KTP-nya tinggal dicetak saja maka potensi wajib KTP Badung tahun depan sudah 100 persen,” katanya.

Dulu, kata dia, masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat tapi cetaknya masih di Disdukcapil dan sekarang ini ada administrasi yang bisa dicetak oleh masyarakat sendiri, karena sudah ada regulasi kertasnya tidak harus menggunakan kertas lama yang menggunakan kode-kode kenegaraan, sekarang ini cukup menggunakan barcode saja. ”Di mana pun masyarakat berada bisa mengurus administrasi kependudukan dan langsung mencetaknya dengan aplikasi yang kami namai ‘Aku Dicari’ yaitu Administrasi Kependudukan Daftar Sendiri Cetak Sendiri,” katanya seraya berharap langkah itu dapat meringankan masyarakat karena tidak perlu mencetak administrasi kependudukan ke Kantor Disdukcapil tapi cetak sendiri karena sudah bisa online.

Dia menyebutkan saat ini sudah terjadi peningkatan pelayanan administrasi kependudukan, di mana dulu ada ”Akusapa” Administrasi Kependudukan Satu Paket yaitu dengan satu permohonan masyarakat mendapatkan tiga produk yang keluar. ”Karena itulah kami selalu berinovasi bersama jajaran bagaimana dalam pelayanan publik ini benar-benar prima,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan M itu murah. Dalam hal ini di Badung sudah digratiskan biayanya. Sedangkan A adalah akurat di mana di balik penggunakan sistem administrasi digital dan aplikasi hasilnya pun harus akurat. ”Inilah konsep pelayanan prima yang diterjemahkan. Oleh karena itu sekarang ini kami membuat sebuah aplikasi yang disebut ‘Aku Dicari’ Administrasi Kependudukan Daftar Sendiri Cetak Sendiri yaitu masyarakat bisa mendaftar dan mencetak sendiri hasil permohonannya.

Sementara Kadisdukcapil, AA Ngr. Arimbawa, melaporkan bahwa perjanjian kerjasama antara Disdukcapil dengan DPMPTSP ini tentang pemanfaatan nomor induk kependudukan, data kependudukan dan kartu tanda penduduk elektronik. Karena berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 102 Tahun 2019 tentang Pemberian Hak Akses dan Pemanfaatan data Kependudukan, di mana perjanjian kerjasama ini terwujud setelah sebelumnya diterbitkan surat persetujuan Direktorat Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementrian Dalam Negeri Nomor 470/5506/Dukcapil tanggal 22 Mei 2020 perihal Persetujuan Permohonan Pemanfaatan Data Kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Badung.

Menurut dia, PKS ini baru pertama diwujudkan dan kedepannya diharapkan ada PKS-PKS baru lagi dengan lembaga-lembaga lainnya. Selain aplikasi Aku Dicari, Disdukcapil juga punya inovasi LACIKU dan antrean on line yang disebut NGANTRE.Com dimana masyarakat bisa mengatur daftar antreannya dari rumah dengan menggunakan android.

Terkait dengan penerapan budaya hidup baru pihaknya tetap mengedepankan protokol kesehatan. ”Saat ini pelayanan dalam rangka adaptasi gaya hidup baru, Disdukcapil tetap menerapkan protokol kesehatan, pembersihan ruangan dengan disinfektan secara rutin, jaga jarak serta pemberian sekat pada tempat layanan Disdukcapil. Selain itu setiap yang masuk kantor diwajibkan cuci tangan, pemakaian masker dan pengecekan suhu tubuh,” kata mantan Camat Kuta Utara ini. (bgn/humas)20072209

Comments
Loading...
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam