Media Informasi Masyarakat

Kejari Badung Miliki 50 Layanan Aplikasi, Bukti Keseriusan Layani Masyarakat

Badung, Baliglobalnews

Kejaksaan Negeri Badung di penghujung tahun 2020 kembali mendapatkan kado istimewa, yaitu meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) setelah sebelumnya memperoleh predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) pada Tahun 2019 lalu.

Dalam upaya meraih penghargaan WBBM oleh Kejari Badung yang saat ini dipimpin oleh I Ketut Maha Agung dipastikan tidaklah gampang. Beragam perubahan dan inovasi serta pelayanan yang optimal dan memuaskkan terhadap masyarakat wajib diperbaiki.

Setelah melalui proses penilaian yang panjang, Senin 21 Desember 2020 lalu, Kejari Badung resmi dinobatkan sebagai Satuan Kerja yang berhasil memperoleh WBBM oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Kasi Intelijen Kejari Badung I Made Gede Bamaxs Wira Wibowo, S.H., menandaskan dengan tagline “SIGAP” Santun, Inovatif dan Tanggap, berbagai macam inovasi dan layanan telah diciptakan dan diberikan oleh Kejaksaan Negeri Badung kepada masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Badung.

“Program kami dari tahun 2019 memperoleh predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) ada kurang lebih 50 layanan aplikasi yang kita buat dan kita harapkan dimanfaatkan dan menyentuh layanan masyarakat. Di internal ada SAPA Badung, ada SINTEL (Sistem Informasi Teknologi Intelijen), JAKSA Menyapa, VOA (Voice of Adhyaksa),” ungkapnya.

Lebih lanjut Bamaxs begitu ia akrab dipanggil menyebutkan di tahun 2020 pihaknya membuat cara-cara baru dalam menyampaikan informasi kepada publik, ASN di lingkungan Pemkab Badung dan siswa.

“Layanan Tilang, Tilang Drive Thru, Layanan Barang Bukti (BB), ada yang bisa diakses melalui website dan whatsapp (WA). Apabila masyarakat tidak bisa datang karena berada jauh dari kantor Kejaksaan Badung karena lokasinya jauh di luar daerah atau luar negeri. Yang pernah kita lakukan adalah pegiriman berkas hingga ke Jakarta dan keluar negeri hingga ke Amerika melalui Duta Besarnya. Kita kirim melalui pos, jadi hanya diminta alamat pengiriman dan segala biayanya tidak dibebankan kepada penerima tapi biayanya dibebankan kepada kantor kami yang ada,” imbuh Jaksa Bamaxs.

Kemudian ia menambahkan ada layanan untuk orang asing yang memerlukan informasi dan mempunyai permasalahan bisa datang ke kantor Kejari Badung untuk berkonsultasi mengenai masalah hukum, visa, masa tinggal, syarat-syarat bekerja di Bali. “Misalnya tenaga kerja asing yang bekerja di hotel-hotel dan restoran yang ada di Bali. Kemudian mengenai waris itu juga ada yang kordinasi sama kita, karena dia menikah atau berkeluarga dengan warga negara Indonesia,” papar Kasi Intel.

Mengenai pemanfaatan media sosial dalam menyebarluaskan dan menjangkau masyarakat luas, Kejari Badung juga sudah memiliki akun facebook, twitter, instagram, website www.kejari-badung.go.id. “Semua kita link-kan jadi satu. Misalkan mengenai penanganan perkara, melihat info sidang, kegiatan-kegiatan kita sehari-harinya. Bersama tim kreatif kita menampung aspirasi dari masyarakat untuk selanjutnya kita siapkan. Berapa orang uang mengakses kita bisa lihat laporannya setiap bulan. Ada juga whistle blower system dan pengaduan masyarakat,” pungkas Bamaxs.(bgn008)20122403

Comments
Loading...
Try Rytr — no limitations, no accounts.