Imigrasi Denpasar Amankan Tiga WNA, Diduga Lakukan Prostitusi Online
Denpasar, Baliglobalnews
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar mengamankan tiga WNA. Mereka diduga melakukan aktivitas tidak sesuai dengan izin tinggal, yaitu praktik prostitusi online.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar R. Haryo Sakti mengatakan operasi ini berawal dari pemantauan terhadap sebuah situs web yang mengindikasikan adanya WNA yang menawarkan jasa pekerja seks komersial (PSK). Berdasarkan informasi tersebut, tim Inteldakim segera melakukan penyelidikan dan operasi di dua lokasi berbeda. “Di lokasi pertama, yaitu sebuah vila di wilayah Mengwi, tim mengamankan dua perempuan WNA. Mereka berinisial EJN (21) asal Nigeria dan ED (22) asal Rusia. Keduanya diketahui masuk ke Indonesia melalui bandara internasional dan memegang izin tinggal kunjungan (ITK), namun diduga menyalahgunakan izin tersebut untuk kegiatan ilegal,” katanya di Denpasar pada Senin (4/5/2026).
Dia menyampaikan EJN tercatat masuk ke Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 21 Maret 2026. Sementara ED masuk melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada 10 Maret 2026.
Di lokasi kedua yang berada di sebuah hotel di wilayah Renon, tim mengamankan seorang perempuan berinisial AR (27) asal Rusia. Dia masuk ke Indonesia pada 22 April 2026 dan juga memegang Izin Tinggal Kunjungan. “AR diamankan di dalam kamar hotel bersama seorang pria setelah identitasnya dipastikan melalui sistem data keimigrasian,” katanya.
Dia menyatakan bahwa ketiga WNA tersebut telah dibawa ke kantor imigrasi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. pihaknya tidak akan mentolerir penyalahgunaan izin tinggal untuk kegiatan yang melanggar hukum dan norma di Indonesia.
Sementara Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali menyampaikan bahwa imigrasi tidak hanya memberikan kemudahan layanan bagi wisatawan asing, tetapi juga memastikan bahwa setiap WNA yang berada di Indonesia mematuhi aturan dan memberikan dampak positif. “Kami mengutamakan prinsip-prinsip Imigrasi Untuk Rakyat, demi menjaga ketertiban, keamanan, dan martabat bangsa,” tegasnya. (bgn008)26050405