236 Relawan Siap Bantu WP Lapor SPT Tahunan Via Coretax
Denpasar, Baliglobalnews
Tercatat 236 mahasiswa sebagai Relawan Pajak untuk Negeri (Renjani) dikukuhkan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bali, di Denpasar, guna membantu wajib pajak (WP) untuk pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan melalui sistem Coretax.
“Relawan pajak ini berasal dari berbagai tax center dari perguruan tinggi mitra edukasi DJP, yang akan berperan aktif mendampingi wajib pajak dalam proses pelaporan SPT Tahunan melalui sistem Coretax,” kata Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Janita Sunarsasi, kepasa awak media, pada Kamis (15/1/2026).

Dia menyampaikan Program Renjani Tahun 2026 Kanwil DJP Bali diikuti oleh 236 relawan dari sembilan perguruan tinggi meliputi Universitas Warmadewa 50, Politeknik Negeri Bali 40, Universitas Pendidikan Ganesha 40, Universitas Dhyana Pura 28, Universitas Mahasaraswati 20, Universitas Hindu Indonesia 21, Universitas Pendidikan Nasional 20 relawan, Universitas Udayana 13, dan Universitas Triatma Mulya 4.

Mereka ditugaskan di dua belas unit kerja Direktorat Jenderal Pajak di Bali yaitu Kantor Wilayah, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama, dan Kantor Pelayanan, Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP). “Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para dosen dan relawan karena telah bersedia mengikuti rangkaian proses rekrutmen mulai dari seleksi tingkat perguruan tinggi, pelatihan dan levelling test, penyampaian pakta integritas, pelatihan langsung dari tim penyuluh pajak Kanwil DJP Bali, hingga tahap pengukuhan pada hari ini,” katanya.
Dia menambahkan, relawan yang tergabung dalam Program Renjani tahun 2026 akan memperoleh pengalaman yang sangat istimewa, karena akan mendampingi langsung wajib pajak dalam pelaporan SPT Tahunan melalui sistem administrasi perpajakan terbaru DJP. “Relawan pajak tahun ini sangat luar biasa, karena menjadi saksi penting dalam sejarah perpajakan di Indonesia. Tahun ini merupakan tahun yang sangat istimewa karena proses pelaporan SPT Tahunan di Indonesia dilaksanakan pertama kali menggunakan sistem administrasi perpajakan baru yaitu Coretax,” katanya.
Sementara Ketua Tax Center Universitas Hindu Indonesia I Wayan Budi Satriya mendukung Direktorat Jenderal Pajak, karena telah memberikan kesempatan kepada para relawan untuk memperoleh pengalaman nyata bagaimana membantu mendampingi wajib pajak dalam pelaporan SPT Tahunan. “Saya mewakili para ketua tax center di Bali mengucapkan terima kasih kepada DJP, karena diberikan kesempatan kepada anak didik kami untuk memperoleh pengalaman membantu melaporkan SPT Tahunan wajib pajak khususnya melalui sistem baru yaitu Coretax,” katanya.
Dia mengingatkan kegiatan relawan pajak tidak terbatas pada pendampingan pelaporan SPT tahunan, namun juga memberikan edukasi perpajakan melalui media sosial, Tax Goes to School, dan sosialisasi perpajakan secara mandiri. (bgn008)26011502




