Banteng Bali Menang 5-2 Banteng Tapanuli Utara, Sukses Puncaki Klasemen Grup A dan Melaju ke Semifinal Soekarno Cup
Denpasar, Baliglobalnews
Banteng Bali sukses mengalahkan Banteng Tapanuli Utara dengan skor telak 5-2, dalam laga Grup A Liga Kampung Soekarno Cup 2025 di Stadion Ngurah Rai pada Selasa (9/12/2025) sore. Banteng Bali pun berhasil memuncaki klasemen dan memastikan tiket semifinal sebagai juara Grup A.
Selanjutnya Bali menunggu runner-up Crup B sebagai lawan di semi-final antara Sulawesi Selatan (Sulsel), Jawa Barat atau Jawa Timur. Juara Grup B baru dipastikan pada laga antara Sulsel vs Jatim. Jika Jatim menang dan seri akan duduki juara grup. Bila kalah dari Sulsel, maka Jatim runner-up dan Sulsel juara grup B.
Pelatih Banteng Bali Anak Agung Kt. Bramastra menyatakan akan mempersiapkan dan meningkatkan mental pemain muda hadapi fase semifinal di Stadion Ngurah Rai 11 Desember 2025 dan final di Stadion Dipta Gianyar, pada 13 Desember 2025. “Yang jelas kami siapkan taktik untuk semifinal ini. Yang pertama adalah mental mereka ya, yang notabene-nya adik-adik kami memang secara experience atau pengalaman mereka belum ya. Dengan adanya beberapa senior bisa mengangkat, tentunya adalah mentalitas yang kami kuatkan nanti,” katanya.
Secara keseluruhan, Gung Bram menyebut pemain dalam kondisi stabil usai menang 5-2 dari Tapanuli Utara. Tidak ada cedera secara spesifik, seperti hamstring, ACL, dan lainnya. “Tiga match tim Banteng Bali raih 9 ya poin. Artinya perjuangan adik-adik kami betul-betul kerja keras yang luar biasa,” ujarnya.
Sementara pemain Banteng Bali I Kadek Juliantara bersyukur melaju semifinal. Dia mengataklan selanjutnya harus lebih fokus bekerja keras melakukan semifinal.
Di sisi lain, Pelatih Kepala Banteng Tapanuli Ganda Pakpahan mengakui kualitas Tim Banteng Bali di atas anak asuhnya. “Kami berharap untuk turnamen berikutnya agar diberikan waktu persiapan lebih panjang agar bisa mempersiapkan tim lebih baik,” katanya.
Pemain Tim Banteng Tapanuli Utara David Beckham mengatakan dirinya memetik pengalaman dan pelajaran berharga dari turnamen ini meski gagal ke semifinal. “Kami mengakui Bali, kualitas bagus. Di sisi lain Bali bagus sebagai tuan rumah. Panitia di Bali juga sangat menyenangkan,” katanya. (bgn008)25120925