Media Informasi Masyarakat

Tanah Lot Diusulkan di Bawah Perumda Sanjayaning Singasana, DPRD Kawal Status Badan Hukum Baru

Tabanan, Baliglobalnews

Panitia Khusus (Pansus) VIII DPRD Tabanan menggelar rapat kerja dengan perangkat daerah terkait untuk membahas skema baru perjanjian kerja sama pengelolaan Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot yang digelar di gedung DPRD Tabanan pada Senin (24/11/2025).

Pembahasan ini dilakukan lantaran perjanjian kerja sama pengelolaan objek wisata yang terletak di Desa Beraban, Kecamatan Kediri itu akan berakhir pada 17 November 2026. Di samping itu, dasar hukum perjanjian kerja sama sempat menjadi temuan dari BPK RI, karena badan pengelola saat ini bukan badan usaha yang berbadan hukum.

Dalam rapat tersebut, perangkat daerah terkait mengusulkan skema pengelolaan DTW Tanah Lot oleh Perumda Sanjayaning Singasana sesuai perjanjian kerja sama (PKS) dan diatur dengan Peraturan Bupati (Perbup) melalui penugasan.

Plt. Asisten II Setda Tabanan I Gusti Agung Rai Dwipayana menyampaikan bahwa pembenahan pengelola Tanah Lot tidak bisa ditunda lagi, karena objek wisata tersebut mengelola aset daerah dan aset pelaba pura, yang memerlukan payung hukum yang kuat dan berbadan hukum. “Yang penting sekarang adalah pengelolaan Tanah Lot harus berbadan hukum. peraturan pemerintah (PP) 54 Tahun 2017 sudah mengatur dan salah satu opsi sah adalah dikelola melalui Perumda Sanjayaning Singasana,” ujar Rai Dwipayana seusai acara.

Menurut dia, usulan penugasan tersebut didasarkan pada kajian tim ahli dari Universitas Udayana merekomendasikan penugasan pengelolaan Tanah Lot melalui Peraturan Bupati (Perbup), sesuai dengan PP Nomor 54 Tahun 2017 dan Perda 17 Tahun 2025 tentang Perumda Sanjayaning Singasana (yang memiliki bidang usaha pariwisata).

Usulan ini juga diperkuat, kata dia, oleh kinerja Perumda Sanjayaning Singasana yang telah diaudit kinerja oleh BPKP dan dinyatakan “Sehat” dengan skor nilai 77,54 kategori A serta telah diaudit oleh KAP dengan opini WTP dan profitable. “Namun skema baru yang diusulkan ini harus berdasarkan rekomendasi DPRD. Aset, konsep perjanjian juga harus dibahas dengan detail agar sesuai dengan aturan yg berlaku,” katanya. 

Dia menyebutkan setelah rapat ini pihaknya akan segera merampungkan pembahasan skema pengelolaan berdasarkan penugasan perpub dan akan dibahas kembali dengan Pansus DPRD Tabanan. “Kami harap setelah berbadan hukum nanti maka kerjasama pengelolaan Tanah Lot aman, baik secara legalitas serta dengan masyarakat adat setempat,” tegasnya.

Sementara Ketua Pansus VIII DPRD Tabanan I Putu Eka Putra Nurcahyadi menyampaikan bahwa skema pengelolaan DTW Tanah Lot oleh anak perusahaan Perumda Sanjayaning Singasana sementara baru sebatas usulan konsep dari kajian perangkat daerah terkait. “Baru sebatas usulan dan akan kami kaji bersama anggota Pansus VII,” ujarnya. 

Dia menegaskan skema kerja sama baru tetap berpedoman pada kerja sama sebelumnya yang telah ada sejak 2011 yang terbentuk melalui adendum sebanyak tujuh kali. Kerja sama itu akan berakhir pada November 2026. Melalui skema baru nanti maka Badan pengelola Tanah Lot akan menjadi anak usaha dari Perumda Sanjayaning Singasana. “Itu salah satu opsi yang disarankan dan paling realistis karena melihat dari berbagai aspek, seperti aset daerah yang ada sehingga daerah memiliki kewenangan untuk mengelola berdasarkan peraturan pemerintah (PP) Nomor 54 Tahun 2017,” kata Putra Nurcahyadi seusai rapat.

Dia menegaskan bahwa Pansus akan memastikan skema kerja sama baru tetap menjamin hak-hak masyarakat. “Kami pastikan dengan skema kerjasama baru nantinya tidak akan ada pengurangan tenaga kerja hingga pahpahan (pembagian pendapatan) sesuai kesepakatan di awal,” tegasnya. 

Pihaknya juga akan mengkaji usulan ini secara detail sebelum dilakukan sosialisasi untuk menghindari miskomunikasi di masyarakat. (bgn020)25112417

Leave A Reply

Your email address will not be published.

dewispin
dewaslot88
Perjalanan Baccarat dalam Transformasi Media Digital Mengubah Wajah Industri Hiburan
Baccarat Jadi Bagian Evolusi Platform Interaktif Transformasi Dunia Hiburan Digital
Observasi Teknologi Ungkap Pergeseran Narasi Permainan Baccarat dan Dampaknya bagi Pemain
Transformasi Media Bicara Perjalanan Baccarat Melalui Pengalaman Digital yang Mengubah Cara Pandang
Teknologi Kasino Online Mampu Mengolah Data Digital Berkat Perkembangan Perangkat Keras Dan Lunak
Perjalanan Platform Interaktif Mengubah Narasi Kasino Online dengan Perspektif Baru
Kebutuhan Terhadap Sistem Komputasi Kasino Online Semakin Meningkat Seiring Pesatnya Transformasi Digital
Komputasi Menjadi Salah Satu Fondasi Utama Yang Mendorong Kemajuan Teknologi Kasino Online Di Era Modern
Hampir Seluruh Aktivitas Kasino Online Saat Ini Memanfaatkan Sistem Komputasi Dalam Prosesnya
Jalur Pembayaran Yang Putus Setelah Cascading Pada Mahjongways Kasino Online Dibaca Dengan Teknik Ini
Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern