Media Informasi Masyarakat

Wawali Arya Wibawa Buka Sempol Festival 2024

Denpasar, Baliglobalnews

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, membuka Seniman Polos (Sempol) Festival Tahun 2024 ditandai dengan menarikan Tapel Barong di Jaba Pura Dalem Batan Kendal, pada Sabtu (4/5/2024). 

Sempol Festival yang berlangsung dari tanggal 3 hingga 5 Mei ini mengusung tema “Jana Tejaning Kauripan” sebagai semangat jiwa milenial. Acara ini mengadakan lomba bapang barong ket dan makendang tunggal, serta lomba tari condong yang diikuti sebanyak 20 peserta. 

Wakil Walikota Arya Wibawa mengapresiasi penyelenggaraan Sempol Festival Tahun 2024 ini. Ajang ini telah memberikan wadah produktif bagi pengembangan seni dan budaya, serta kontribusi positif dalam perekonomian. Selain itu, acara ini juga menjadi sarana hiburan bagi masyarakat Kota Denpasar.

“Kami mengapresiasi Sempol  Festival dengan berbagai kegiatan yang meningkatkan kreativitas generasi muda, terutama di wilayah Suwung Batan Kendal dan Denpasar pada umumnya,” katanya.

Arya Wibawa menyebutkan festival ini juga memberikan peluang untuk memperdalam pemahaman tentang budaya dan seni, memperluas jaringan sosial, dan meningkatkan keterampilan sosial. Selain itu, acara ini mendukung pertumbuhan pribadi dan pengembangan diri bagi seniman muda. 

Arya Wibawa juga menghargai keterlibatan generasi muda dalam festival ini, karena mereka dapat berperan dalam berbagai aspek seperti ekonomi, teknologi, sosial, dan lingkungan. Mereka adalah pendorong inovasi, pemimpin masa depan, dan agen perubahan yang dapat mengatasi tantangan global. Melalui pendidikan, pelatihan, dan partisipasi aktif, generasi muda dapat membantu membangun masyarakat secara berkelanjutan, inklusif, dan maju.

“Kami berharap Sempol Festival dapat menjadi tonggak penting dalam menggerakkan kreativitas generasi muda, baik dalam aspek kebudayaan maupun peningkatan perekonomian,” katanya.

Sementara Ketua Panitia Sempol Festival, Dewa Artha, menjelaskan bahwa Sempol Festival yang digelar pertana kalinya ini mencakup berbagai kegiatan. Mulai dari perlombaan seni budaya seperti Tari Bapang Barong Ket, Makendang Tunggal serta Tari Condong yang diikuti sebanyak 20 peserta. “Ini merupakan bentuk pelestarian budaya, kami berharap kedepan kegiatan ini terus berlanjut serta menjadi lebih baik lagi,” ujarnya. (bgn003)24050409

Comments
Loading...