Media Informasi Masyarakat

Terapkan Disiplin Protokol Kesehatan di Pasar Kidul, Polres Bangli Dirikan Dua Posko Terpadu

Bangli, Baliglobalnews

Dalam upaya mendisiplinkan masyarakat terkait protokol kesehatan dan adaptasi kebiasaan baru di Pasar Kidul, Polsek Bangli bersama Polres Bangli mendirikan dua posko terpadu, Minggu (19/7).

Posko terpadu tersebut didirikan di depan pintu utara pasar dan pintu selatan pasar, pendirian posko terpadu dipimpin Kapolsek Bangli, Kompol I Nengah Rata, didampingi Kanit Binmas Iptu Made Sumardika, S.H, dan Kanit Reskrim, Iptu AA Gede Ginarta beserta anggota Polres dan Polsek Bangli serta dibantu oleh petugas Pasar Kidul Bangli.

Menurut Kapolsek, tujuan didirikannya posko terpadu yaitu untuk melakukan pengamanan dan pengawasan terhadap para pedagang dan pengunjung pasar agar sebelum masuk pasar selalu mengikuti protokol Kesehatan. ”Posko terpadu didirikan di dua pintu masuk pasar yaitu sebelah utara dan selatan pasar. Nantinya pintu ini akan digunakan untuk mengawasi para pedagang dan pengunjung pasar sebelum masuk areal harus mengikuti protokol kesehatan Covid-19,” ujarnya.

Posko terpadu akan ditempati oleh personel gabungan yang bertugas secara bergiliran dan setiap shift terdiri dari personel Polres Bangli, Kodim 1626/Bangli, Sat Pol PP, Satgas Gotong Royong Pasar Kidul.

Di samping didirikan posko terpadu, juga dipasang baliho imbauan protokol kesehatan dalam rangka adaptasi kebiasaan baru dari Kapolres Bangli, yang berisi antara lain pengunjung Pasar Kidul wajib menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir di tempat yang sudah disiapkan serta selalu menjaga jarak.

”Nantinya personel gabungan yang bertugas di posko terpadu akan mengawasi para pedagang ataupun pengunjung yang akan memasuki areal pasar agar mematuhi protokol kesehatan, masyarakat harus terbiasa dan bisa beradaptasi dengan kebiasaan baru sehingga dapat mencegah dan memutus penyebaran Covid-19 klaster pasar,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Bangli AKBP Gusti Agung Dhana, saat dimintai konfirmasi membenarkan dua posko terpadu didirikan di pintu masuk utara dan selatan Pasar Kidul Bangli. ”Kami buat posko terpadu di Pasar Kidul agar personel yang bertugas saat itu bisa mengawasi aktivitas masyarakat secara langsung, dan apabila ada pelanggaran protokol kesehatan misalnya ada pengunjung tidak menggunakan masker maka tidak diperbolehkan masuk pasar dan akan disuruh langsung balik untuk mengambil masker,” katanya.

Dia berharap masyarakat Bangli selalu patuh pada protokol kesehatan dan bisa beradaptasi dengan kebiasaan baru ini agar terhindar dari penularan Covid-19. ”Seluruh personel gabungan yang menempati posko terpadu tentunya akan mempedomani protokol kesehatan Covid-19,” pungkasnya. (bgn/humas)20071912

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

- Advertisement -

Comments
Loading...