<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>yogyakarta &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/yogyakarta/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Jun 2021 14:51:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>yogyakarta &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Karyawan Swasta Asal Yogyakarta Meninggal setelah Terseret Arus Laut Pantai Seminyak</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/karyawan-swasta-asal-yogyakarta-meninggal-setelah-terseret-arus-laut-pantai-seminyak/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=karyawan-swasta-asal-yogyakarta-meninggal-setelah-terseret-arus-laut-pantai-seminyak</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/karyawan-swasta-asal-yogyakarta-meninggal-setelah-terseret-arus-laut-pantai-seminyak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jun 2021 14:51:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[karyawanswasta]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[pantaiseminyak]]></category>
		<category><![CDATA[terseretaruslaut]]></category>
		<category><![CDATA[yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=33836</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1152" height="864" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210628-WA0094.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210628-WA0094.jpg 1152w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210628-WA0094-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210628-WA0094-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210628-WA0094-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210628-WA0094-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 1152px) 100vw, 1152px" /></div>Badung, Baliglobalnews Seorang karyawan swasta asal Yogyakarta, Nanang Nugroho (32), ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, setelah terseret arus Pantai Seminyak, Senin (28/6) pagi. Penemuan tersebut berawal dari laporan saksi yang diterima Kepolisian Resort Kota Denpasar melalui Satpol Airud. Korban sebelum terseret arus, sempat mandi bersama seorang temannya, I Wayan Suparta, warga Gelogor Carik, Denpasar, sekitar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1152" height="864" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210628-WA0094.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210628-WA0094.jpg 1152w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210628-WA0094-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210628-WA0094-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210628-WA0094-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210628-WA0094-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 1152px) 100vw, 1152px" /></div>
<p>Badung, Baliglobalnews</p>



<p>Seorang karyawan swasta asal Yogyakarta, Nanang Nugroho (32), ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, setelah terseret arus Pantai Seminyak, Senin (28/6) pagi.</p>



<p>Penemuan tersebut berawal dari laporan saksi yang diterima Kepolisian Resort Kota Denpasar melalui Satpol Airud. Korban sebelum terseret arus, sempat mandi bersama seorang temannya, I Wayan Suparta, warga Gelogor Carik, Denpasar, sekitar pukul 07:30.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Mereka berangkat dari villa tempat menginap pukul 07:05. Tiba di Pantai Seminyak, tepatnya di sebelah utara Pos 8 depan Laplancha Cafe, Seminyak, mereka bergegas mandi. Nahas dialami korban, saat asyik mandi, pukul 07:58 korban terseret arus dan tenggelam,&#8221; kata pihak berwajib dalam keterangan resmi yang diterima media.</p>



<p>Saksi Suparta menuturkan pada saat korban mulai ditarik arus laut, korban sempat berteriak meminta tolong. &#8220;Karena gelombang cukup besar, korban tidak terselamatkan dan beberapa saat kemudian korban ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernapas,&#8221; ujarnya dengan raut muka sedih.</p>



<p>Korban merupakan karyawan swasta dengan KTP beralamat Dusun Sumberan RT/RW 010, Desa Ngesti Harjo Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Setelah melakukan koordinasi dengan pihak Balawista Badung, tim dari Satpolairud Polresta Denpasar membawa korban ke RS.Siloam untuk penanganan lebih lanjut dan rencana pemulangan jenazah korban ke Yogyakarta. (bgn003)21062825</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/karyawan-swasta-asal-yogyakarta-meninggal-setelah-terseret-arus-laut-pantai-seminyak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Saran Kapolri Tumbuhkan Kembalikan Geliat Pariwisata di Yogya</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/saran-kapolri-tumbuhkan-kembalikan-geliat-pariwisata-di-yogya/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=saran-kapolri-tumbuhkan-kembalikan-geliat-pariwisata-di-yogya</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/saran-kapolri-tumbuhkan-kembalikan-geliat-pariwisata-di-yogya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Feb 2021 03:51:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kapolri]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=23396</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="830" height="915" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/2021-02-20-at-11.09.14.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/2021-02-20-at-11.09.14.jpeg 830w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/2021-02-20-at-11.09.14-272x300.jpeg 272w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/2021-02-20-at-11.09.14-768x847.jpeg 768w" sizes="(max-width: 830px) 100vw, 830px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat, 19 Februari 2021. Dalam kunjungan ini, Panglima TNI, Kapolri beserta jajaran melakukan peninjauan pelaksanaan Pemberlakuaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro. Saat melakukan peninjauan, Sigit menyebut bahwa secara umum PPKM mikro di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="830" height="915" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/2021-02-20-at-11.09.14.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/2021-02-20-at-11.09.14.jpeg 830w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/2021-02-20-at-11.09.14-272x300.jpeg 272w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/2021-02-20-at-11.09.14-768x847.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 830px) 100vw, 830px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat, 19 Februari 2021.</p>



<p>Dalam kunjungan ini, Panglima TNI, Kapolri beserta jajaran melakukan peninjauan pelaksanaan Pemberlakuaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.</p>



<p>Saat melakukan peninjauan, Sigit menyebut bahwa secara umum PPKM mikro di Yogyakarta berjalan baik. Yogyakarta pun kini sudah berubah zona dari zona menjadi kuning. Bahkan, sudah ada yang zona hijau.</p>



<p>&#8220;Secara umum PPKM mikro yang ada di Jogja berjalan baik dan kita melaksanakan sampel di PPKM mikro di Maguwoharjo dan kami telah mengecek secara aspek administrasi persiapan hingga logistik agar kegiatan ini terus dilakukan,&#8221; kata Listyo.</p>



<p>Jenderal bintang empat ini meminta&nbsp;kesadaran dari masyarakat jika ada gejala-gejala Covid-19 untuk segera lapor dan dilaksanakan tracing, siapa saja yang telah melaksanakan kontak erat.</p>



<p>&#8220;Tingkat RT ada posko-posko yang membatasi keluar masuknya rekan-rekan yang melaksanakan isolasi mandiri sehingga betul-betul bisa terpantau,&#8221; ujar eks Kapolda Banten itu.</p>



<p>Sigit juga mengapresiasi adanya aplikasi yang digunakan untuk memantau keberadaan warga yang positif COVID-19. Ia pun memberi saran kepada Kapolda DIY agar menyiapkan pemeriksaan COVID-19 di pintu masuk Yogya, baik di Bandara, Stasiun maupun Terminal.</p>



<p>Hal ini dilakukan agar geliat pariwisata di Yogya kembali tumbuh di tengah pandemi COVID-19.</p>



<p>&#8220;Serta di hotel-hotel juga dilakukan rapid antigen sehingga pada saat tamu masuk kita yakin bahwa orang-orang yang ada di hotel itu semuanya dalam kondisi sehat, sehingga wilayah Yogja sebagai kota pariwisata kembali tumbuh. wisatawan yakin bahwa di wilayah Yogja zonanya sudah berubah,&#8221; tutup Sigit. (BGN122)21022003</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/saran-kapolri-tumbuhkan-kembalikan-geliat-pariwisata-di-yogya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BPPTKG: Gunung Merapi mengalami guguran tebing lava lama</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/bpptkg-gunung-merapi-mengalami-guguran-tebing-lava-lama/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bpptkg-gunung-merapi-mengalami-guguran-tebing-lava-lama</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/bpptkg-gunung-merapi-mengalami-guguran-tebing-lava-lama/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2020 02:01:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bpptkg]]></category>
		<category><![CDATA[gempavulkanik]]></category>
		<category><![CDATA[gunungmerapi]]></category>
		<category><![CDATA[yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=15303</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="540" height="270" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/gunung-merapi-alami-aktivitas-kegempaan-guguran-lava-pijar-meluncur-hingga-300-m.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/gunung-merapi-alami-aktivitas-kegempaan-guguran-lava-pijar-meluncur-hingga-300-m.jpg 540w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/gunung-merapi-alami-aktivitas-kegempaan-guguran-lava-pijar-meluncur-hingga-300-m-300x150.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 540px) 100vw, 540px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengalami guguran tebing lava lama berdasarkan pengamatan pada Minggu (22/11). Kepala BPPTKG Hanik Humaida melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Senin, mengatakan guguran tersebut merupakan guguran dari tebing lava tahun 1954 yang berada di dinding [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="540" height="270" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/gunung-merapi-alami-aktivitas-kegempaan-guguran-lava-pijar-meluncur-hingga-300-m.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/gunung-merapi-alami-aktivitas-kegempaan-guguran-lava-pijar-meluncur-hingga-300-m.jpg 540w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/gunung-merapi-alami-aktivitas-kegempaan-guguran-lava-pijar-meluncur-hingga-300-m-300x150.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 540px) 100vw, 540px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengalami guguran tebing lava lama berdasarkan pengamatan pada Minggu (22/11).</p>



<p>Kepala BPPTKG Hanik Humaida melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Senin, mengatakan guguran tersebut merupakan guguran dari tebing lava tahun 1954 yang berada di dinding kawah utara. Material jatuh ke dalam kawah dan hingga saat ini tidak berpengaruh pada aktivitas vulkanik Gunung Merapi.</p>



<p>&#8220;Guguran seperti ini merupakan kejadian yang biasa terjadi pada saat Gunung Merapi mengalami kenaikan aktivitas menjelang erupsi,&#8221; katanya.</p>



<p>Ia menjelaskan guguran tebing lava lama terpantau dari CCTV pengamatan Gunung Merapi yang dipasang di Deles pada Minggu (22/11), pukul 06.50 WIB. Guguran ini tercatat di seismogram dengan amplitudo 75 mm dan durasi 82 detik.</p>



<p>&#8220;Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mematuhi rekomendasi dari BPPTKG serta arahan dari BPBD dan pemerintah daerah setempat,&#8221; kata dia.</p>



<p>Setelah statusnya ditetapkan menjadi Siaga sejak 5 November 2020, hingga saat ini aktivitas kegempaan di Gunung Merapi tercatat masih cukup tinggi.</p>



<p>Ia menjelaskan kegempaan dangkal yang dominan terjadi pada aktivitas Gunung Merapi mengakibatkan ketidakstabilan material lama yang ada di puncak.</p>



<p>Pada periode pengamatan pada 22 November hingga pukul 24.00 WIB terpantau terjadi 50 gempa guguran, 81 kali gempa embusan, 342 kali gempa multifase, 41 kali gempa vulkanik dangkal, dan 1 kali gempa tektonik jauh.</p>



<p>BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga. Potensi bahaya akibat erupsi Merapi diperkirakan maksimal dalam radius lima kilometer dari puncak.</p>



<p>Untuk penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam kawasan rawan bencana (KRB) III direkomendasikan untuk dihentikan.</p>



<p>BPPTKG meminta pelaku wisata tidak melakukan kegiatan wisata di KRB III, termasuk kegiatan pendakian ke puncak Gunung Merapi.</p>



<p>Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta; Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah juga diminta mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan upaya mitigasi bencana akibat letusan Gunung Merapi yang bisa terjadi setiap saat. (bgn123)20112302</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/bpptkg-gunung-merapi-mengalami-guguran-tebing-lava-lama/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Guncangan gempa di Pangandaran dirasakan hingga Yogyakarta</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/guncangan-gempa-di-pangandaran-dirasakan-hingga-yogyakarta/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=guncangan-gempa-di-pangandaran-dirasakan-hingga-yogyakarta</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/guncangan-gempa-di-pangandaran-dirasakan-hingga-yogyakarta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dev]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Oct 2020 06:33:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[gempapangandaran]]></category>
		<category><![CDATA[yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=12358</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="793" height="501" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/gempa.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/gempa.jpg 793w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/gempa-300x190.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/gempa-768x485.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 793px) 100vw, 793px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Guncangan gempa bumi berkekuatan 5,9 yang terjadi di Pangandaran Jawa Barat pada Minggu (25/10) pagi, dirasakan ke sejumlah wilayah hingga ke DI Yogyakarta. &#8220;Guncangan dirasakan pada skala II-III MMI dimana getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan truk berlalu,&#8221; kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam keterangannya yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="793" height="501" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/gempa.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/gempa.jpg 793w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/gempa-300x190.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/gempa-768x485.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 793px) 100vw, 793px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Guncangan gempa bumi berkekuatan 5,9 yang terjadi di Pangandaran Jawa Barat pada Minggu (25/10) pagi, dirasakan ke sejumlah wilayah hingga ke DI Yogyakarta.</p>



<p>&#8220;Guncangan dirasakan pada skala II-III MMI dimana getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan truk berlalu,&#8221; kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Minggu.</p>



<p>Selain Yogyakarta, getaran juga dirasakan di Kabupaten Bandung, Kebumen, Kutoarjo, Banyumas, Banjarnegara, Kulonprogo, Bantul dan Gunung Kidul pada skala yang sama.</p>



<p>Guncangan gempa yang magnitudonya diperbarui menjadi 5,5 itu cukup kencang dirasakan di Sukabumi, Tasikmalaya dan Pangandaran pada skala III-IV MMI yaitu bila pada siang hari getaran dirasakan oleh orang banyak dalam rumah.</p>



<p>Serta pada skala III MMI dimana getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan truk berlalu di Kuningan, Garut dan Cilacap. Namun dirasakan lemah di Kota Bandung dan Tegal yaitu pada skala II MMI dimana getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.</p>



<p>Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa tidak berpotensi tsunami.</p>



<p>Parameter gempa yang diperbarui menunjukkan episenter gempa terletak pada koordinat 8,2 LS dan 107,86 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 88 km arah Barat Daya Kota Pangandaran, Jawa Barat pada kedalaman 62 km.</p>



<p>Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa menengah akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).</p>



<p>Sebelumnya diberitakan terjadi gempa dengan magnitudo 5,9 di laut Jawa tepatnya 90 kilometer barat daya Kabupaten Pangandaran Jawa Barat pada Minggu (25/10), pukul 07.56.45 WIB dengan episenter gempa terletak pada 8.22 Lintang Selatan, 107.87 Bujur Timur pada kedalaman 10 km.(bgn123)20102506</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/guncangan-gempa-di-pangandaran-dirasakan-hingga-yogyakarta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
