<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>webinarpemanfaatanfaba &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/webinarpemanfaatanfaba/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Apr 2021 11:18:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>webinarpemanfaatanfaba &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ketum PWI Pusat Sambut Baik Webinar Pemanfaatan FABA untuk Pembangunan Ekonomi</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/ketum-pwi-pusat-sambut-baik-webinar-pemanfaatan-faba-untuk-pembangunan-ekonomi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ketum-pwi-pusat-sambut-baik-webinar-pemanfaatan-faba-untuk-pembangunan-ekonomi</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/ketum-pwi-pusat-sambut-baik-webinar-pemanfaatan-faba-untuk-pembangunan-ekonomi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Apr 2021 11:18:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[ketumpwipusat]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunanekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[webinarpemanfaatanfaba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=26779</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1156" height="651" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/pwi-1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/pwi-1.jpg 1156w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/pwi-1-300x169.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/pwi-1-1024x577.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/pwi-1-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1156px) 100vw, 1156px" /></div>Jakarta, Baliglobalnews Ketua Umum&#160;(Ketum)&#160;Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat,&#160;Atal Sembiring Depari,&#160;menyambut baik gelaran webinar&#160;&#8221;Mengoptimalkan Pemanfaatan FABA untuk Pembangunan Ekonomi&#8221;, di Sekretariat PWI Pusat,&#160;Jumat&#160;(9/4). &#8221;Kegiatan ini sangat penting, mengingat FABA&#160;(Fly Ash Bottom Ash)&#160;sekarang bukan lagi merupakan limbah tidak berguna, tapi merupakan produk yang bermanfaat bagi pembangunan. Untuk itu, PWI menyambut baik penyelenggaraan&#160;event&#160;ini dan semoga bermanfaat bagi semua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1156" height="651" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/pwi-1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/pwi-1.jpg 1156w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/pwi-1-300x169.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/pwi-1-1024x577.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/pwi-1-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1156px) 100vw, 1156px" /></div>
<p>Jakarta, Baliglobalnews</p>



<p>Ketua Umum&nbsp;(Ketum)&nbsp;Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat,&nbsp;Atal Sembiring Depari,&nbsp;menyambut baik gelaran webinar&nbsp;&#8221;Mengoptimalkan Pemanfaatan FABA untuk Pembangunan Ekonomi&#8221;, di Sekretariat PWI Pusat,&nbsp;Jumat&nbsp;(9/4).</p>



<p>&#8221;Kegiatan ini sangat penting, mengingat FABA&nbsp;(<em>Fly Ash Bottom Ash</em>)&nbsp;sekarang bukan lagi merupakan limbah tidak berguna, tapi merupakan produk yang bermanfaat bagi pembangunan. Untuk itu, PWI menyambut baik penyelenggaraan&nbsp;<em>event</em>&nbsp;ini dan semoga bermanfaat bagi semua pihak yang terkait,&#8221; kata&nbsp;Atal Depari&nbsp;dalam kata pengantarnya.</p>



<p>Webinar&nbsp;&#8221;Mengoptimalkan Pemanfaatan FABA untuk Pembangunan Ekonomi&#8221;&nbsp;ini diselenggarakan dari kerjasama</p>



<p>Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) dengan PWI. Di samping melibatkan komunitas terkait, webinar ini juga dihadiri oleh seluruh perwakilan PWI&nbsp;provinsi.</p>



<p>Atal Depari didampingi Ketua PWI Jaya,&nbsp;Sayid Iskandarsyah serta jajaran pengurus PWI Jaya, menjelaskan industri manufaktur berperan penting dalam implementasi konsep ekonomi berkelanjutan.&nbsp;&#8221;Selain akan menjadi tren dunia, konsep tersebut dinilai mempunyai kontribusi besar dalam penerapan pola produksi dan konsumsi berkelanjutan,&#8221;&nbsp;ujarnya.</p>



<p>FABA sebagai limbah padat yang dihasilkan dari pembakaran batu bara pada pembangkit tenaga listrik, sebenarnya masih dapat dimanfaatkan lagi menjadi substitusi bahan baku, sebagai substitusi sumber energi, ataupun bahan baku sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.</p>



<p>Peran FABA dalam bidang konstruksi dapat menggantikan peran semen, sehingga juga ramah secara lingkungan dan hemat secara ekonomi. FABA juga dapat diproses menjadi bata ringan (light brick) yang sangat cocok untuk konstruksi bangunan bertingkat tinggi.</p>



<p>FABA juga material yang kaya sekali akan mineral, juga sangat potensial untuk dimanfaatkan sebagai pupuk pada banyak perkebunan, pertanian, dan juga perladangan.&nbsp;FABA dapat dipergunakan untuk menghidupkan ekonomi di sekitar Pembangkit PLTU melalui kegiatan usaha yang bisa dilakukan oleh UMKM, BUMD, koperasi, kelompok usaha di desa setempat.</p>



<p>Konsumsi batu bara di Indonesia sebesar 80&nbsp;juta ton per tahun, dengan kadar abu pada kisaran 6&nbsp;&#8211;&nbsp;10&nbsp;&nbsp;persen, maka akan dihasilkan FABA 4,8 &#8211; 8 juta ton per tahun dengan lokasi yang tersebar di&nbsp;berbagai daerah di Indonesia.</p>



<p>Dengan volumenya yang demikian besar, maka FABA berpotensi untuk menggantikan atau mensubstitusi peran semen untuk keperluan konstruksi di seluruh Indonesia.</p>



<p>Webinar &#8220;Mengoptimalkan Manfaat FABA untuk Pembangunan Ekonomi&#8221;&nbsp;&nbsp;ini dilangsungkan secara&nbsp;<em>offline</em>&nbsp;dan&nbsp;<em>virtual</em>, menampilkan empat pembicara, yakni Sri Andini, Komisaris Utama PT Bukit Pembangkit Inovative, Januarti Jaya Ekaputri, Dosen ITS,&nbsp;&nbsp;peneliti pemanfaatan FABA untuk infrastruktur, Nani Hendiarti, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Lingkungan dan Kehutanan Kemenko Kemaritiman dan Investasi, serta Fachrurrozie Sjarkowi, Akademisi Masalah Lingkungan Hidup. Diskusi menarik ini dipandu oleh Brigita Manohara, presenter TvOne.</p>



<p>Webinar Forum PWI Jaya Series &#8221;Mengoptimalkan Manfaat FABA untuk Pembangunan Ekonomi&#8221;  diselenggarakan di tengah meningkatnya perhatian tentang daya guna dari limbah batu bara tersebut. Khususnya setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang mengeluarkan limbah batu bara dari kategori limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). (bgn003)21040917</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/ketum-pwi-pusat-sambut-baik-webinar-pemanfaatan-faba-untuk-pembangunan-ekonomi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
