<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>wartawanbali &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/wartawanbali/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 Jul 2021 01:27:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>wartawanbali &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Seorang mahasiswi divonis enam bulan penjara karena aniaya jurnalis</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/seorang-mahasiswi-divonis-enam-bulan-penjara-karena-aniaya-jurnalis/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=seorang-mahasiswi-divonis-enam-bulan-penjara-karena-aniaya-jurnalis</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/seorang-mahasiswi-divonis-enam-bulan-penjara-karena-aniaya-jurnalis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jul 2021 01:27:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[aniayajurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswi]]></category>
		<category><![CDATA[mariachristineyutanukul]]></category>
		<category><![CDATA[wartawanbali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=34816</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210706-WA0099.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210706-WA0099.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210706-WA0099-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210706-WA0099-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210706-WA0099-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Seorang mahasiswi bernama Maria Christine Yuta Nukul (23) divonis enam bulan penjara karena terbukti secara sah melakukan pemukulan terhadap seorang perempuan yang berprofesi sebagai wartawan di Bali. &#8220;Terdakwa divonis enam bulan penjara dan sebelumnya dituntut selama 10 bulan penjara,&#8221; kata Juru bicara Pengadilan Negeri Denpasar Bali Gede Astawa saat dikonfirmasi melalui telepon di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210706-WA0099.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210706-WA0099.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210706-WA0099-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210706-WA0099-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210706-WA0099-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Seorang mahasiswi bernama Maria Christine Yuta Nukul (23) divonis enam bulan penjara karena terbukti secara sah melakukan pemukulan terhadap seorang perempuan yang berprofesi sebagai wartawan di Bali.</p>



<p>&#8220;Terdakwa divonis enam bulan penjara dan sebelumnya dituntut selama 10 bulan penjara,&#8221; kata Juru bicara Pengadilan Negeri Denpasar Bali Gede Astawa saat dikonfirmasi melalui telepon di Denpasar, Selasa malam.</p>



<p>Ia mengatakan untuk hal-hal yang meringankan terdakwa adalah belum pernah dihukum dan mengakui terus terang perbuatannya.</p>



<p>Sedangkan hal-hal yang memberatkan perbuatan terdakwa adalah meresahkan masyarakat.</p>



<p>Dalam perkara ini terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 351 Ayat 1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana.</p>



<p>Sebelumnya, dalam dakwaan penuntut umum menjelaskan bahwa kejadian ini terjadi pada awal Maret 2021 ketika korban yang berprofesi sebagai jurnalis ini berusaha melerai pertengkaran antara terdakwa dengan adik teman korban.</p>



<p>Awalnya korban bernama Ayu (30)&nbsp;dimintai tolong oleh temannya bernama Damiaen untuk menjemputnya di lokasi kejadian sekitar pukul 10.45 Wita. Setelah tiba di TKP, korban juga bertemu dengan adik Damiaen yang bernama Alberta.</p>



<p>Selanjutnya, saat korban hendak pulang ke rumah, tujuh orang mahasiswa datang ke TKP mencari Alberta dan mengaku memiliki masalah yang harus diselesaikan.</p>



<p>Selama proses penyelesaian masalah itu terdakwa bersama teman-temannya mau menarik Alberta untuk dibawa pergi meninggalkan lokasi. Lalu, korban berupaya menasehati agar permasalahan diselesaikan dengan baik.</p>



<p>Salah satu teman terdakwa kemudian melontarkan kata-kata kasar kepada korban. Lalu, mengetahui hal itu, terdakwa juga berusaha menyerang korban. Pada pukulan pertama bisa dihindari korban, namun kedua kalinya terdakwa memukul korban hingga luka-luka pada bagian bibir korban.</p>



<p>Lalu korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM) untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.(bgn123)21070705</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/seorang-mahasiswi-divonis-enam-bulan-penjara-karena-aniaya-jurnalis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
