<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>walikotacimahi &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/walikotacimahi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Nov 2020 13:33:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>walikotacimahi &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>KPK prihatin sudah tiga Wali Kota Cimahi terjerat kasus korupsi</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/kpk-prihatin-sudah-tiga-wali-kota-cimahi-terjerat-kasus-korupsi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kpk-prihatin-sudah-tiga-wali-kota-cimahi-terjerat-kasus-korupsi</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/kpk-prihatin-sudah-tiga-wali-kota-cimahi-terjerat-kasus-korupsi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dev]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2020 13:33:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[koruptor]]></category>
		<category><![CDATA[kpk]]></category>
		<category><![CDATA[walikotacimahi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=16109</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/J68A0151_1606549507246-1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/J68A0151_1606549507246-1.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/J68A0151_1606549507246-1-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/J68A0151_1606549507246-1-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/J68A0151_1606549507246-1-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyatakan prihatin sudah tiga Wali Kota Cimahi terjerat kasus tindak pidana korupsi. &#8220;KPK sungguh prihatin atas korupsi yang terus dilakukan para kepala daerah. Bahkan untuk Kota Cimahi telah tiga kepala daerahnya berturut-turut menjadi tersangka KPK. KPK berharap kejadian ini tidak akan terulang kembali,&#8221; kata Ketua KPK [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/J68A0151_1606549507246-1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/J68A0151_1606549507246-1.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/J68A0151_1606549507246-1-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/J68A0151_1606549507246-1-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/J68A0151_1606549507246-1-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyatakan prihatin sudah tiga Wali Kota Cimahi terjerat kasus tindak pidana korupsi.</p>



<p>&#8220;KPK sungguh prihatin atas korupsi yang terus dilakukan para kepala daerah. Bahkan untuk Kota Cimahi telah tiga kepala daerahnya berturut-turut menjadi tersangka KPK. KPK berharap kejadian ini tidak akan terulang kembali,&#8221; kata Ketua KPK Firli Bahuri saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu.</p>



<p>KPK baru saja menetapkan Wali Kota Cimahi 2017-2022 Ajay Muhammad Priatna (AJM) bersama Komisaris RSU Kasih Bunda Hutama Yonathan (HY) sebagai tersangka kasus suap terkait perizinan Rumah Sakit Umum (RSU) Kasih Bunda di Kota Cimahi, Jawa Barat, Tahun Anggaran 2018-2020.</p>



<p>Selain Ajay, Wali Kota Cimahi sebelumnya, yakni Itoc Tochija dan Atty Suharti juga pernah diproses KPK.</p>



<p>Ia mengatakan kepala daerah dipilih melalui proses demokrasi yang dipilih langsung oleh rakyat sehingga jangan mengkhianati amanah yang diberikan oleh rakyat.</p>



<p>Kepala daerah dengan kewenangan yang dimiliki sebagai amanah jabatan diharapkan membuat kebijakan yang semata-mata berfokus pada kesejahteraan warganya.</p>



<p>&#8220;Karenanya, jangan simpangkan kewenangan dan tanggung jawab tersebut hanya demi memperkaya diri sendiri atau untuk kepentingan pribadi atau kelompok,&#8221; ujar Firli.</p>



<p>KPK pun mengharapkan apa yang dilakukan kepala daerah di Kota Cimahi yang menjadi tersangka kasus korupsi menjadi pelajaran bagi kepala daerah lainnya untuk tidak mengulangi perbuatan yang sama.</p>



<p>&#8220;KPK mengapresiasi dan berterima kasih kepada masyarakat dalam melaporkan dugaan tindak pidana korupsi kepada KPK. Undang-Undang menjamin perlindungan terhadap pelapor tindak pidana korupsi,&#8221; kata dia.</p>



<p>Dalam kasus itu, Ajay diduga menerima Rp1,661 miliar dari kesepakatan awal Rp3,2 miliar.</p>



<p>Pemberian telah dilakukan sejak 6 Mei 2020, sedangkan pemberian terakhir pada 27 November 2020 sebesar Rp425 juta.</p>



<p>Sebagai penerima, Ajay disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 dan atau Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.</p>



<p>Sementara Hutama disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.(bgn122)20112827</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/kpk-prihatin-sudah-tiga-wali-kota-cimahi-terjerat-kasus-korupsi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Cimahi diduga terima suap Rp1,6 miliar</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/wali-kota-cimahi-diduga-terima-suap-rp16-miliar/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=wali-kota-cimahi-diduga-terima-suap-rp16-miliar</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/wali-kota-cimahi-diduga-terima-suap-rp16-miliar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dev]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2020 08:51:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[kpk]]></category>
		<category><![CDATA[terimasuap]]></category>
		<category><![CDATA[walikotacimahi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=16064</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="600" height="400" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/gedung-kpk.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/gedung-kpk.jpg 600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/gedung-kpk-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/gedung-kpk-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /></div>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna (AJM) telah menerima Rp1,661 miliar dari kesepakatan awal Rp3,2 miliar dalam kasus suap terkait dengan perizinan Rumah Sakit Umum (RSU) Kasih Bunda Kota Cimahi, Jawa Barat, pada tahun anggaran 2018—2020. Selain Ajay, KPK juga telah menetapkan Komisaris RSU Kasih Bunda Hutama Yonathan (HY) sebagai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="600" height="400" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/gedung-kpk.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/gedung-kpk.jpg 600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/gedung-kpk-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/gedung-kpk-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px" /></div>
<p>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna (AJM) telah menerima Rp1,661 miliar dari kesepakatan awal Rp3,2 miliar dalam kasus suap terkait dengan perizinan Rumah Sakit Umum (RSU) Kasih Bunda Kota Cimahi, Jawa Barat, pada tahun anggaran 2018—2020.</p>



<p>Selain Ajay, KPK juga telah menetapkan Komisaris RSU Kasih Bunda Hutama Yonathan (HY) sebagai tersangka.</p>



<p>&#8220;Pemberian kepada AJM telah dilakukan sebanyak lima kali di beberapa tempat hingga berjumlah Rp1,661 miliar dari kesepakatan Rp3,2 miliar,&#8221; kata Ketua KPK Firli Bahuri saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu.</p>



<p>Firli menjelaskan bahwa pemberian itu&nbsp; sejak 6 Mei 2020, sedangkan pemberian terakhir pada tanggal 27 November 2020 sebesar Rp425 juta.</p>



<p>Dalam konstruksi perkara, kata Firli, pada tahun 2019 RSU Kasih Bunda melakukan pembangunan penambahan gedung.</p>



<p>Selanjutnya, diajukan permohonan revisi izin mendirikan bangunan (IMB) kepada Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cimahi.</p>



<p>&#8220;Untuk mengurus perizinan pembangunan tersebut, HY selaku pemilik RSU Kasih Bunda bertemu dengan AJM selaku Wali Kota Cimahi di salah satu restoran di Bandung,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Pada pertemuan tersebut, kata dia, Ajay diduga meminta sejumlah uang Rp3,2 miliar, yaitu sebesar 10 persen dari nilai rencana anggaran biaya (RAB) yang dikerjakan oleh subkontraktor pembangunan RSU Kasih Bunda senilai Rp32 miliar.</p>



<p>Penyerahan uang disepakati akan diserahkan secara bertahap oleh CT selaku staf keuangan RSU Kasih Bunda melalui YR selaku orang kepercayaan Ajay.</p>



<p>&#8220;Untuk menyamarkan adanya pemberian uang kepada AJM tersebut, pihak RSU Kasih Bunda membuat perincian pembayaran dan kuitansi fiktif seolah-olah sebagai pembayaran pekerjaan fisik pembangunan,&#8221; kata Firli.(bgn123)20112812</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/wali-kota-cimahi-diduga-terima-suap-rp16-miliar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
