<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>uuciptaker &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/uuciptaker/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Sun, 20 Dec 2020 05:26:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>uuciptaker &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ekonom: UU Ciptaker menarik minat investor asing pada ekonomi digital</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/ekonom-uu-ciptaker-menarik-minat-investor-asing-pada-ekonomi-digital/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ekonom-uu-ciptaker-menarik-minat-investor-asing-pada-ekonomi-digital</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/ekonom-uu-ciptaker-menarik-minat-investor-asing-pada-ekonomi-digital/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Dec 2020 05:26:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[uuciptaker]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=18528</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/buy-3692440_1920.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/buy-3692440_1920.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/buy-3692440_1920-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/buy-3692440_1920-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/buy-3692440_1920-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Ekonom Universitas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya, Profesor Ruswiati Suryasaputra menilai kehadiran UU no. 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja menjadi salah satu daya tarik yang dapat mendorong investor asing untuk menanamkan modal di Indonesia pada sektor ekonomi digital. “UU Cipta Kerja dapat mengundang minat pelaku modal asing untuk berinvestasi dalam sektor digital. Misalnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/buy-3692440_1920.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/buy-3692440_1920.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/buy-3692440_1920-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/buy-3692440_1920-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/buy-3692440_1920-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Ekonom Universitas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya, Profesor Ruswiati Suryasaputra menilai kehadiran UU no. 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja menjadi salah satu daya tarik yang dapat mendorong investor asing untuk menanamkan modal di Indonesia pada sektor ekonomi digital.</p>



<p>“UU Cipta Kerja dapat mengundang minat pelaku modal asing untuk berinvestasi dalam sektor digital. Misalnya Amazon,&#8221; ujar Ruswiati dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.</p>



<p>Menurut dia, pemerintah melalui UU Cipta Kerja mempermudah proses perizinan berusaha dan berinvestasi dengan memangkas berbagai alur birokrasi yang selama ini menyulitkan investor. Selain kemudahan perizinan, lanjutnya, UU ini memuat beberapa pasal yang mendukung sektor ekonomi digital.</p>



<p>Regulasi yang menghambat, selama ini menjadi salah satu kendala dan tantangan dalam pemaksimalan ekonomi digital di Indonesia. Selain hambatan regulasi, kendala dan tantangan dalam pemaksimalan ekonomi digital di Indonesia adalah infrastruktur yang belum mendukung secara merata dan masih banyaknya sumber daya manusia (SDM) masyarakat Indonesia yang belum melek teknologi.</p>



<p>“Itu sebabnya UU Cipta Kerja hadir. Infrastruktur dibuat, kualitas SDM ditingkatkan dan regulasi disederhanakan. Jadi memang, regulasi yang mendukung itu penting,” kata ekonom tersebut.</p>



<p>Tiga hal itu, lanjut Ruswiati, mutlak harus dibenahi agar Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara lain. Oleh karena itu perlu merealisasikan Making Indonesia 4.0 dengan mentransformasikan kegiatan ekonomi untuk menunjukkan bahwa Indonesia memiliki kompetensi dan mampu bersaing.</p>



<p>Apalagi, Indonesia digadang-gadang menjadi negara primadona sebagai tujuan utama investor setelah pandemi Covid-19, akibat perang dagang China dan Amerika. Salah satu sektor ekonomi di Indonesia yang jadi primadona di mata investor adalah sektor ekonomi digital.</p>



<p>Itu karena sektor ekonomi digital di Indonesia, memiliki potensi sangat besar. Nilainya hingga 27 miliar dolar AS pada 2019 dan diprediksi oleh Google, akan naik empat kali lipat pada 2025 menjadi sekitar 100 miliar dolar AS.</p>



<p>“Pada Agustus 2020, Bank Indonesia memproyeksikan, sektor ekonomi digital bisa menyumbang 10 persen PDB Indonesia pada 2025. Selain menciptakan lapangan kerja, sektor ini melahirkan banyak pengusaha,” kata Ruswiati.</p>



<p>Adapun bidang ekonomi digital yang diproyeksikan bakal tumbuh pesat pada 2025 adalah internet, <em>e-commerce, online traveling,</em> media dan <em>ride healing.</em> Pada tahun 2025, lima bidang itu akan tumbuh rata-rata tiga kali lipat dari 2019. (bgn123)20122006</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/ekonom-uu-ciptaker-menarik-minat-investor-asing-pada-ekonomi-digital/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengamat: Kemudahan berusaha di UU Ciptaker bantu sektor pariwisata</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/pengamat-kemudahan-berusaha-di-uu-ciptaker-bantu-sektor-pariwisata/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pengamat-kemudahan-berusaha-di-uu-ciptaker-bantu-sektor-pariwisata</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/pengamat-kemudahan-berusaha-di-uu-ciptaker-bantu-sektor-pariwisata/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2020 05:28:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pengamat]]></category>
		<category><![CDATA[sektorpariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[uuciptaker]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=15197</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="778" height="492" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/ciptaker.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/ciptaker.jpg 778w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/ciptaker-300x190.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/ciptaker-768x486.jpg 768w" sizes="(max-width: 778px) 100vw, 778px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Pengamat pariwisata Muslim Jayadi menilai kemudahan berusaha yang tercantum dalam UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja atau Ciptaker membantu pemulihan sektor pariwisata. &#8220;Salah satu dampak positifnya adalah terkait kemudahan perizinan melalui sistem online dan digital bagi pelaku usaha di sektor pariwisata. Karena kemudahan itu, sudah pasti ada yang ke sektor pariwisata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="778" height="492" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/ciptaker.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/ciptaker.jpg 778w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/ciptaker-300x190.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/ciptaker-768x486.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 778px) 100vw, 778px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Pengamat pariwisata Muslim Jayadi menilai kemudahan berusaha yang tercantum dalam UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja atau Ciptaker membantu pemulihan sektor pariwisata.</p>



<p>&#8220;Salah satu dampak positifnya adalah terkait kemudahan perizinan melalui sistem online dan digital bagi pelaku usaha di sektor pariwisata. Karena kemudahan itu, sudah pasti ada yang ke sektor pariwisata dari sekian investor, yang sudah siap menanamkan modal di Indonesia setelah disahkannya UU Cipta Kerja,&#8221; ujar Jayadi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.</p>



<p>Menurut dia, UU Cipta Kerja juga memberikan dampak positif pada pelaku UMKM di sektor wisata.</p>



<p>&#8220;Setiap pengusaha pariwisata diwajibkan mengembangkan kemitraan dengan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan koperasi setempat yang saling memerlukan, memperkuat, dan menguntungkan,&#8221; katanya.</p>



<p>Selain UMKM dan koperasi, UU Cipta Kerja pada sektor pariwisata juga berdampak positif pada para pekerja lokal.</p>



<p>Terkait ketenagakerjaan, lanjut Jayadi, pengusaha pariwisata berdasarkan Pasal 26 ayat (1) poin (h) UU Cipta Kerja juga diwajibkan meningkatkan kompetensi tenaga kerja melalui pelatihan dan pendidikan.</p>



<p>Dia menegaskan bahwa UU Cipta Kerja mendesak dihadirkan pada masa sekarang di tengah perekonomian Indonesia terdampak COVID-19, demi meningkatkan pertumbuhan ekonomi.</p>



<p>&#8220;Sekarang (masa pandemi) inilah saat yang tepat disahkannya UU Cipta Kerja. Karena untuk menaikkan pertumbuhan ekonomi perlu pertumbuhan investasi. Dalam UU Cipta Kerja perizinan investasi dimudahkan supaya investasi meningkat,&#8221; katanya.</p>



<p>Dengan adanya investasi, lapangan kerja baru tercipta dan bisa meningkatkan daya beli masyarakat yang secara tidak langsung akan juga berpengaruh baik pada sektor pariwisata. (bgn123)20112213</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/pengamat-kemudahan-berusaha-di-uu-ciptaker-bantu-sektor-pariwisata/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
