<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ubud &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/ubud/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Sat, 06 Dec 2025 13:17:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>ubud &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pertamina Patra Niaga Perkuat Ekosistem Inklusi melalui Program Sahabat Disabilitas Ubud</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/pertamina-patra-niaga-perkuat-ekosistem-inklusi-melalui-program-sahabat-disabilitas-ubud/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pertamina-patra-niaga-perkuat-ekosistem-inklusi-melalui-program-sahabat-disabilitas-ubud</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/pertamina-patra-niaga-perkuat-ekosistem-inklusi-melalui-program-sahabat-disabilitas-ubud/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2025 13:17:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BGN 008]]></category>
		<category><![CDATA[disabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[EkosistemInklusi]]></category>
		<category><![CDATA[pertaminapatraniaga]]></category>
		<category><![CDATA[ubud]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=122957</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="960" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251205-WA0046.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251205-WA0046.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251205-WA0046-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251205-WA0046-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251205-WA0046-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251205-WA0046-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Gianyar, Baliglobalnews Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal (AFT) Ngurah Rai, Bali, memperkuat ekosistem inklusi dalam program pemberdayaan sahabat disabilitas, di Yayasan Cahaya Mutiara, Ubud, Kabupaten Gianyar. Hal itu disampaikan Area Manager Communication, Relations &#38; CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, pada Sabtu (6/12/2025). Dia menyampaikan program Sahabat Disabilitas Ubud tidak sekadar aktivitas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="960" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251205-WA0046.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251205-WA0046.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251205-WA0046-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251205-WA0046-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251205-WA0046-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251205-WA0046-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Gianyar, Baliglobalnews</p>



<p>Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal (AFT) Ngurah Rai, Bali, memperkuat ekosistem inklusi dalam program pemberdayaan sahabat disabilitas, di Yayasan Cahaya Mutiara, Ubud, Kabupaten Gianyar. Hal itu disampaikan Area Manager Communication, Relations &amp; CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, pada Sabtu (6/12/2025).</p>



<p>Dia menyampaikan program Sahabat Disabilitas Ubud tidak sekadar aktivitas CSR, namun&nbsp; menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membuka akses kesempatan yang setara sekaligus memberikan nilai tambah bagi pembangunan berkelanjutan. &#8220;Pemberdayaan difabel berarti membuka ruang kesempatan yang setara, selaras dengan SDGs khususnya pendidikan berkualitas serta pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Para sahabat di Yayasan Cahaya Mutiara Ubud telah menunjukkan bahwa ketika kepercayaan dan akses diberikan, potensi mereka berkembang luar biasa,&#8221; katanya.</p>



<p>Ahad menyebutkan pemberdayaan yang dilakukan melalui Sahabat Disabilitas Ubud juga sejalan dengan semangat Hari Disabilitas Internasional yang setiap tahun dirayakan untuk mendorong partisipasi penuh dan setara bagi penyandang disabilitas dalam seluruh aspek kehidupan. Tahun ini, peringatan tersebut menekankan pentingnya membangun masyarakat yang inklusif, aksesibel, dan berketahanan.</p>



<p>Menurut dia, melalui dukungan yang terukur, berkelanjutan, dan berbasis kebutuhan komunitas, Pertamina Patra Niaga AFT Ngurah Rai menghadirkan praktik nyata dari tema tersebut, membuka ruang bagi difabel untuk bukan hanya hadir, tetapi ikut menentukan arah masa depan mereka. Program ini memperlihatkan bahwa inklusi bukan sekadar kebijakan, melainkan kolaborasi yang melahirkan kemandirian, peluang ekonomi, serta keberanian untuk bermimpi lebih besar.</p>



<p>Sementara Ketua Pengurus Yayasan Ni Nengah Warni sekaligus penari dan atlet difabel mengatakan ruang untuk berkarya jauh lebih penting daripada sekadar bantuan. &#8220;Kami ingin menunjukkan bahwa kami mampu. Kami ingin menunjukkan betapa hebatnya kami, bahkan dengan keterbatasan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Bersama para anggota yayasan, sejak 2023 mereka merumuskan sendiri visi, minat, dan potensi yang ingin dikembangkan mulai dari seni tari, musik, memahat, melukis, hingga olahraga kursi roda. Semua berangkat dari keyakinan bahwa kesempatan bisa mengubah hidup.</p>



<p>Menangkap potensi itu, Pertamina Patra Niaga AFT Ngurah Rai memberikan dukungan yang dirancang untuk memperkuat kemampuan mereka diantaranya perbaikan ruang latihan dan galeri, perlengkapan catering, smart cashier, hingga pelatihan digital marketing bekerja sama dengan&nbsp;<a href="http://benlaris.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Benlaris.com</a>. Dari sinilah transformasi personal mulai tumbuh.</p>



<p>Ketika keterampilan baru mengubah hidup Yande, penyandang cerebral palsy berusia 31 tahun, pelatihan digital marketing menjadi gerbang menuju versi dirinya yang lebih percaya diri. &#8220;Setelah menjadi mitra binaan Pertamina, saya lebih percaya diri. Saya belajar percaya pada diri saya sendiri,&#8221; ungkapnya.&nbsp;</p>



<p>Pihaknya saat ini, mengelola promosi melalui Instagram dan WhatsApp, serta terbiasa mengoperasikan mesin kasir pintar untuk transaksi galeri kerajinan. Setiap keterampilan baru membuatnya merasa lebih mandiri.</p>



<p>Kisah serupa dialami Karmen, 27 tahun, penyandang disabilitas fisik akibat kerapuhan tulang. Dari seorang yang pemalu, kini ia mampu melakukan siaran langsung di TikTok untuk mempromosikan produk kerajinan. &#8220;Saya dulu malu sekali bicara di depan orang. Sekarang saya sudah percaya diri untuk live di TikTok,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dalam sebulan terakhir, dia dan tim berhasil mendorong omzet penjualan hingga Rp<a href="tel:500000" target="_blank" rel="noreferrer noopener">500.000</a>&nbsp;per hari, lonjakan signifikan bagi unit usaha yayasan. Salah satu inisiatif paling populer dari program ini adalah paket wisata edukatif &#8220;One Day With Difabel&#8221;, ruang interaksi tempat masyarakat dapat belajar, berkarya, dan memahami proses kreatif para difabel. Sejak diluncurkan pada 2025, paket ini mencatat rata-rata 2-3 kunjungan per bulan dengan pemasukan mencapai Rp<a href="tel:6000000" target="_blank" rel="noreferrer noopener">6.000.000</a>. &#8220;Pengunjung datang bukan untuk melihat kami, tapi untuk belajar bersama kami,&#8221; jelas Karmen. Wisata edukatif ini menjadi jembatan baru antara karya, keberanian, dan apresiasi publik.</p>



<p>Bakat menari dan menyanyi para difabel pun mendapatkan ruang lebih luas. Pertamina Patra Niaga AFT Ngurah Rai rutin mengundang mereka tampil pada berbagai agenda perusahaan seperti ceremonial Bulan K3, Uma Palak Festival, dan acara hiburan di Camping Ground Uma Palak. Bagi Warni, kesempatan tampil itu mengubah banyak hal. &#8220;Kami diberi kepercayaan. Itu membuat kami berani. Sekarang kami bisa mengadakan konser amal dua hingga tiga kali sebulan dan menghasilkan donasi hingga Rp<a href="tel:7500000" target="_blank" rel="noreferrer noopener">7.500.000</a>&nbsp;per bulan,&#8221; katanya.</p>



<p>Di bidang olahraga, prestasi mereka tak kalah gemilang. Tiga atlet yayasan meraih Juara 1 lomba lari marathon kursi roda dalam Maybank Marathon tahun ini. Pertamina Patra Niaga AFT Ngurah Rai turut memberikan dukungan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian tersebut. (bgn008)25120607</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/pertamina-patra-niaga-perkuat-ekosistem-inklusi-melalui-program-sahabat-disabilitas-ubud/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pj. Gubernur Bali Letakkan Batu Pertama Pembangunan Klinik Pratama Royal Medic Padangtegal, Ubud</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/pj-gubernur-bali-letakkan-batu-pertama-pembangunan-klinik-pratama-royal-medic-padangtegal-ubud/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pj-gubernur-bali-letakkan-batu-pertama-pembangunan-klinik-pratama-royal-medic-padangtegal-ubud</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/pj-gubernur-bali-letakkan-batu-pertama-pembangunan-klinik-pratama-royal-medic-padangtegal-ubud/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Dec 2024 13:43:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Pj. Gubernur Bali Letakkan Batu Pertama Pembangunan Klinik Pratama]]></category>
		<category><![CDATA[Royal Medic Padangtegal]]></category>
		<category><![CDATA[ubud]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=100977</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="856" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/12/WhatsApp-Image-2024-12-23-at-20.36.52.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/12/WhatsApp-Image-2024-12-23-at-20.36.52.jpeg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/12/WhatsApp-Image-2024-12-23-at-20.36.52-300x201.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/12/WhatsApp-Image-2024-12-23-at-20.36.52-1024x685.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/12/WhatsApp-Image-2024-12-23-at-20.36.52-768x514.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/12/WhatsApp-Image-2024-12-23-at-20.36.52-450x300.jpeg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Gianyar, Baliglobalnews Pariwisata merupakan sektor yang sangat penting dan menentukan sendi-sendi perekonomian masyarakat Bali. Oleh karena itu, berbagai kreativitas dan inovasi perlu terus dilakukan, salah satunya pemenuhan fasilitas di sektor kesehatan agar industri pariwisata Bali semakin kompetitif. Hal ini disampaikan oleh Pj. Gubernur Bali SM Mahendra Jaya dalam sambutannya saat menghadiri peletakan batu pertama (groundbreaking) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="856" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/12/WhatsApp-Image-2024-12-23-at-20.36.52.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/12/WhatsApp-Image-2024-12-23-at-20.36.52.jpeg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/12/WhatsApp-Image-2024-12-23-at-20.36.52-300x201.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/12/WhatsApp-Image-2024-12-23-at-20.36.52-1024x685.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/12/WhatsApp-Image-2024-12-23-at-20.36.52-768x514.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/12/WhatsApp-Image-2024-12-23-at-20.36.52-450x300.jpeg 450w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div><p>Gianyar, Baliglobalnews</p>
<p>Pariwisata merupakan sektor yang sangat penting dan menentukan sendi-sendi perekonomian masyarakat Bali. Oleh karena itu, berbagai kreativitas dan inovasi perlu terus dilakukan, salah satunya pemenuhan fasilitas di sektor kesehatan agar industri pariwisata Bali semakin kompetitif. Hal ini disampaikan oleh Pj. Gubernur Bali SM Mahendra Jaya dalam sambutannya saat menghadiri peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Klinik Pratama Royal Medic Padangtegal, Ubud, Gianyar, Senin (23/12/2024).</p>
<p>Pj. Gubernur mengatakan belajar dari pengalaman sebelumnya, keamanan dan kesehatan merupakan aspek yang sangat penting dalam industri pariwisata yang kompetitif. &#8220;Kita pernah merasakan dampak dari peristiwa Bom Bali dan pandemi Covid-19 yang sangat luar biasa. Pandangan saya, dampak pandemi COVID-19 jauh lebih luas dibandingkan peristiwa Bom Bali. Hal ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. Oleh karena itu, sangat penting untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dalam segala hal, seperti lingkungan yang sehat/sanitasi serta ketersediaan layanan kesehatan,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut Pj. Gubernur, di semua kawasan pariwisata, idealnya harus tersedia layanan kesehatan yang bermutu, berstandar internasional, serta mampu memberikan pelayanan yang cepat dan tepat jika terjadi kondisi darurat. Hal ini akan memberikan rasa aman bagi wisatawan untuk berkunjung dan beraktivitas,&#8221; katanya.</p>
<p>Pelayanan di rumah sakit, puskesmas, klinik utama, maupun klinik pratama, termasuk laboratorium serta apotek di Bali, harus mampu memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Bali dan wisatawan.</p>
<p>Sebagian besar fasilitas kesehatan di Bali sudah terakreditasi dengan capaian paripurna. Bahkan, terdapat dua rumah sakit pemerintah, yakni Rumah Sakit Prof. Ngoerah dan Rumah Sakit Bali Mandara, serta tiga rumah sakit swasta yang terakreditasi internasional, yaitu Rumah Sakit Siloam, Rumah Sakit BIMC Nusa Dua, dan Rumah Sakit BIMC Kuta.</p>
<p>Saat ini, kata dia, di Bali terdapat 81 rumah sakit, 120 puskesmas, 118 klinik utama, dan 244 klinik pratama. Dengan adanya pembangunan Klinik Pratama Royal Medic Padangtegal, jumlah klinik pratama di Bali akan bertambah menjadi 245. Hal ini semakin menambah fasilitas kesehatan berstandar internasional di Bali.</p>
<p>Di Bali, lanjutnya, sudah terdapat beberapa klinik pratama berstandar internasional, di antaranya Klinik Pratama Prime Plus Medical di Banjar Dinas Tegal Gundul, Canggu, Klinik Prima Medika Nusa Dua, dan Klinik Lingkar Medika. Dengan keberadaan sejumlah rumah sakit dan klinik ini, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara.</p>
<p>Secara khusus, Mahendra Jaya mengapresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Gianyar, khususnya Desa Adat Padangtegal, Ubud, yang telah menginisiasi pembangunan Klinik Pratama Royal Medic Padangtegal. Dia berharap pembangunan klinik ini dapat selesai tepat waktu agar dapat memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, baik, dan berkualitas kepada masyarakat serta wisatawan yang datang ke Ubud. Hal ini sekaligus akan meningkatkan kualitas pariwisata di kawasan wisata budaya Ubud, yang sudah dikenal luas sebagai salah satu destinasi unggulan dan jantung pariwisata Bali.</p>
<p>Bendesa Desa Adat Padangtegal I Made Parmita menyatakan bahwa pembangunan klinik ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Ubud, khususnya Desa Padangtegal, akan fasilitas kesehatan yang memadai. Selain itu, kawasan wisata Monkey Forest yang menjadi daya tarik utama memerlukan pelayanan kesehatan prima untuk menjamin kenyamanan pengunjung, mengingat di sepanjang jalan kawasan ini belum tersedia klinik yang memadai untuk masyarakat umum.</p>
<p>Turut hadir dalam kesempatan ini Kepala Dinas Kebudayaan I Gede Arya Sugiartha, Kepala Dinas Kesehatan I Nyoman Gede Anom; Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat I Ketut Sukra Negara, Asisten Administrasi Ekonomi dan Pembangunan Gianyar I Wayan Sadra; Sekretaris Dinas PUPR Wayan Swenten, Kepala Dinas Kesehatan Gianyar Ni Nyoman Ariyuni; Direktur Utama Rumah Sakit BROS Denpasar Ida Bagus Indrajaya, General Manager Mandala Suci Wanara Wana Monkey Forest Anak Agung Ngurah Bagus Bhaskara serta jajaran terkait lainnya. (bgn003)24122315</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/pj-gubernur-bali-letakkan-batu-pertama-pembangunan-klinik-pratama-royal-medic-padangtegal-ubud/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>58 personil Polres Gianyar Kawal Vaksinasi Massal di Ubud</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/58-personil-polres-gianyar-kawal-vaksinasi-massal-di-ubud/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=58-personil-polres-gianyar-kawal-vaksinasi-massal-di-ubud</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/58-personil-polres-gianyar-kawal-vaksinasi-massal-di-ubud/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Mar 2021 14:40:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gianyar]]></category>
		<category><![CDATA[kawalvaksinasimassal]]></category>
		<category><![CDATA[personilpolresgianyar]]></category>
		<category><![CDATA[ubud]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=25409</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="720" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210322-WA0075.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210322-WA0075.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210322-WA0075-300x169.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210322-WA0075-1024x576.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210322-WA0075-768x432.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Gianyar, Baliglobalnews Sebanyak 58 personil Polres Gianyar, Polda Bali? melakukan kegiatan pengamanan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Ubud. Vaksinasi dilaksanakan pada 33 lokasi diantaranya Kelurahan Ubud 13 lokasi, Desa Kedewatan 6 lokasi, Desa Sayan 8 lokasi dan Desa Petulu 6 lokasi, Senin (22/3/2021). Kapolres Gianyar AKBP I Dewa Made Adnyana, S.H., M.H. saat dikonfirmasi mengatakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="720" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210322-WA0075.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210322-WA0075.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210322-WA0075-300x169.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210322-WA0075-1024x576.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210322-WA0075-768x432.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Gianyar, Baliglobalnews</p>



<p>Sebanyak 58 personil Polres Gianyar, Polda Bali? melakukan kegiatan pengamanan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Ubud.</p>



<p>Vaksinasi dilaksanakan pada 33 lokasi diantaranya Kelurahan Ubud 13 lokasi, Desa Kedewatan 6 lokasi, Desa Sayan 8 lokasi dan Desa Petulu 6 lokasi, Senin (22/3/2021).</p>



<p>Kapolres Gianyar AKBP I Dewa Made Adnyana, S.H., M.H. saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pengamanan yang dilakukan untuk memastikan vaksinasi massal berjalan lancar dan aman.</p>



<p>&#8220;Kita terjunkan personil untuk pengamanan vaksinasi massal hari ini guna memastikan kegiatan berjalan dengan lancar&#8221; katanya.</p>



<p>Upaya ini sebagai bentuk mendukung program pemerintah dalam rangka percepatan penanganan covid-19.</p>



<p>Menurutnya, dalam pengamanan personil juga melakukan himbauan kepada masyarakat untuk menerapkan Protokol Kesehatan sehingga tidak terjadi kerumunan dalam antrean giat vaksinasi ini.</p>



<p>&#8220;Dengan percepatan pelaksanaan vaksinasi covid-19 harapannya pandemi ini segera berakhir&#8221; pungkasnya.</p>



<p>Giat vaksinasi massal ini juga tampak dihadiri Gubernur Bali dan Kapolda Bali beserta rombongan.(bgn008)21032219</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/58-personil-polres-gianyar-kawal-vaksinasi-massal-di-ubud/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapolda Bali Dampingi Gubernur Bali Tinjau Vaksinasi Massal di Ubud-Gianyar</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/kapolda-bali-dampingi-gubernur-bali-tinjau-vaksinasi-massal-di-ubud-gianyar/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kapolda-bali-dampingi-gubernur-bali-tinjau-vaksinasi-massal-di-ubud-gianyar</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/kapolda-bali-dampingi-gubernur-bali-tinjau-vaksinasi-massal-di-ubud-gianyar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Mar 2021 14:36:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Polda Bali]]></category>
		<category><![CDATA[gianyar]]></category>
		<category><![CDATA[gubernurbali]]></category>
		<category><![CDATA[kapoldabali]]></category>
		<category><![CDATA[ubud]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasimassal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=25406</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="708" height="585" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210322-WA0078.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210322-WA0078.jpg 708w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210322-WA0078-300x248.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 708px) 100vw, 708px" /></div>Gianyar, Baliglobalnews Gubernur Bali Ir.Wayan Koster di dampingi Kapolda Bali Irjen Pol Drs. Putu Jayan Danu Putra, SH,M.Si. beserta rombongan melaksanakan kunjungan dalam rangka  meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Kecamatan Ubud Gianyar,  Senin tanggal 22 Maret 2021. Gubernur Bali Ir.Wayan Koster dalam kunjungannya menyampaikan apresiasi kepada Bupati Gianyar atas program zona Hijau di wilayah Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="708" height="585" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210322-WA0078.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210322-WA0078.jpg 708w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210322-WA0078-300x248.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 708px) 100vw, 708px" /></div>
<p>Gianyar, Baliglobalnews</p>



<p>Gubernur Bali Ir.Wayan Koster di dampingi Kapolda Bali Irjen Pol Drs. Putu Jayan Danu Putra, SH,M.Si. beserta rombongan melaksanakan kunjungan dalam rangka  meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Kecamatan Ubud Gianyar,  Senin tanggal 22 Maret 2021.</p>



<p>Gubernur Bali Ir.Wayan Koster dalam kunjungannya menyampaikan apresiasi kepada Bupati Gianyar atas program zona Hijau di wilayah Kecamatan Ubud, yang mana saat ini pemerintah berencana untuk membuka kembali destinasi pariwisata di Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar, yang selama ini tutup akibat Pandemi Covid 19.</p>



<p>&#8220;Setelah pelaksanaan vaksinasi ini agar masyarakat tetap mentaati protokol kesehatan Covid 19,&#8221; ucap Gubernur.</p>



<p>Peninjauan pelaksanaan Vaksinasi Massal oleh Gubernur dan Kapolda Bali beserta rombongan di wilayah Ubud dilaksanakan di 4 lokasi antara lain lokasi pertama di Balai Banjar Pande, Desa Sayan Ubud disambut oleh Bupati Gianyar, Kapolres Gianyar, Kapolsek Ubud dan Prebekel Desa Sayan dan langsung meninjau pelaksanaan vaksinasi massal, lokasi ke dua di Wantilan Pura Dalem Suargan, lokasi ke tiga di Central Parkir objek wisata Monkey Forest dan lokasi yang ke empat di Wantilan Banjar Nagi , Desa Petulu, Ubud.</p>



<p>Pelaksanaan Vaksinasi masal di Wilayah Hukum Polres Gianyar pelaksanaanya tetap di wajibkan melaksanakan Prokes Covid -19. Hal tersebut di jelaskan Kasubag Humas polres Gianyar AKP Hendrajaya di sela sela kunjungan Gubernur Bali yang di.dampingi Kapolda Bali.</p>



<p>&#8220;Setelah mendapat Vaksinasi bukan berarti masyarakat sudah bebas tidak taat Prokes ,akan tetapi justru jika ingin pariwisata di Ubud Bangkit Kembali masyarakatpun harus mendukung dengan tetap taat Prokes Covid -19,&#8221; tutupnya.(bgn008)21032218</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/kapolda-bali-dampingi-gubernur-bali-tinjau-vaksinasi-massal-di-ubud-gianyar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ubud, ITDC, Nusa Dua, dan Sanur Ditetapkan Zona Hijau oleh Menkes dan Menparekraf RI</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/ubud-itdc-nusa-dua-dan-sanur-ditetapkan-zona-hijau-oleh-menkes-dan-menparekraf-ri/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ubud-itdc-nusa-dua-dan-sanur-ditetapkan-zona-hijau-oleh-menkes-dan-menparekraf-ri</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/ubud-itdc-nusa-dua-dan-sanur-ditetapkan-zona-hijau-oleh-menkes-dan-menparekraf-ri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Mar 2021 03:43:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[ITDC]]></category>
		<category><![CDATA[menkes]]></category>
		<category><![CDATA[menparekrafRI]]></category>
		<category><![CDATA[nusadua]]></category>
		<category><![CDATA[sanur]]></category>
		<category><![CDATA[ubud]]></category>
		<category><![CDATA[zonahijau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=24732</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1080" height="720" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/FB_IMG_1615339253320.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/FB_IMG_1615339253320.jpg 1080w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/FB_IMG_1615339253320-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/FB_IMG_1615339253320-1024x683.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/FB_IMG_1615339253320-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/FB_IMG_1615339253320-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati &#8216;Cok Ace&#8217; menginformasikan Provinsi Bali tetap mendapat perhatian khusus dalam penanganan Covid-19 dari Pemerintah Pusat. Hal itu terlihat dari adanya prioritas dalam distribusi vaksin, dan Bali dengan arahan serta izin Menteri Kesehatan (Menkes), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1080" height="720" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/FB_IMG_1615339253320.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/FB_IMG_1615339253320.jpg 1080w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/FB_IMG_1615339253320-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/FB_IMG_1615339253320-1024x683.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/FB_IMG_1615339253320-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/FB_IMG_1615339253320-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati &#8216;Cok Ace&#8217; menginformasikan Provinsi Bali tetap mendapat perhatian khusus dalam penanganan Covid-19 dari Pemerintah Pusat. Hal itu terlihat dari adanya prioritas dalam distribusi vaksin, dan Bali dengan arahan serta izin Menteri Kesehatan (Menkes), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI akan menetapkan Free Covid Corridor yaitu penetapan zona hijau pada 3 wilayah.</p>



<p>&#8221;Ketiga wilayah tersebut adalah Ubud, Kabupaten Gianyar; ITDC, Nusa Dua, Kabupaten Badung, dan Sanur, Kota Denpasar,&#8221; ujar Gubernur Koster yang didampingi Wagub Cok Ace, Sekda Dewa Made Indra, Kapolda Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra, dan Kasrem 163/Wirasatya Kolonel Inf. Ida Bagus Ketut Surya Widana saat membacakan Surat Edaran (SE) Nomor 06 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali dan Peraturan Gubernur Bali Nomor 10 Tahun 2021 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Gedung Gajah, Jayasabha, Denpasar, pada Selasa,&nbsp;<em>Anggara, Wage, Gumbreg</em>&nbsp;(9/3).</p>



<p>Dengan menggunakan baju berbahan Kain Tenun Endek Bali, lebih lanjut Gubernur Koster dihadapan awak media menjelaskan Free Covid-19 Corridor merupakan pola baru dalam penanganan perjalanan wisata aman Covid-19, yaitu dengan membentuk Zona Sehat yang terbebas dari Covid-19 melalui program vaksinasi menyeluruh terhadap orang yang tinggal dan beraktivitas pada Zona atau Kawasan tersebut.</p>



<p>&#8221;Program vaksinasi Covid-19 secara menyeluruh bertujuan untuk mengurangi transmisi/penularan Covid-19, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19, mencapai kekebalan kelompok di masyarakat (herd immunity) dan melindungi masyarakat dari Covid-19.<br>Sehingga Program Free Covid Corridor ini merupakan pra kondisi dari tahapan dibukanya pariwisata untuk wisatawan mancanegara,&#8221; katanya.</p>



<p>Gubernur menjelaskan dalam memberlakukan zona hijau tersebut, Bupati Gianyar, Bupati Badung dan Walikota Denpasar menjadi penanggung jawab pelaksanaan Zona Hijau Bebas Covid-19.</p>



<p>&#8221;Untuk memperlancar pelaksanaan Zona Hijau Bebas Covid-19, maka kami telah mendata jumlah penduduk yang&nbsp;&nbsp;akan menjadi sasaran vaksinasi, seperti di Ubud, Gianyar terdapat 50.153 orang yang akan disasar menjalani vaksinasi dengan mengambil 4 lokasi desa yang terdiri dari Desa Ubud (11.941 orang), Desa Sayan (8.083 orang), Desa Kedewatan (6.923 orang), dan Desa Petulu (5.206 orang), termasuk pekerja sebanyak 18.000,&#8221; katanya.</p>



<p>Untuk sasaran vaksinasi di Nusa Dua, Kabupaten Badung akan menyasar 3 desa, seperti Desa Jimbaran (30.133 orang), Desa Benoa (26.173 orang), dan Desa Tanjung Benoa (4.152 orang), termasuk menyasar pekerja sebanyak 9.500 orang. Sedangkan di Sanur, Kota Denpasar yang menjadi sasaran vaksinasi ialah dari Desa/Kelurahan Sanur sebanyak 10.970 orang, Sanur Kaja 7.944 orang, dan Desa/Kelurahan Sanur Kauh 7.892 orang. (bgn003)21031209</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/ubud-itdc-nusa-dua-dan-sanur-ditetapkan-zona-hijau-oleh-menkes-dan-menparekraf-ri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bidadari Art Space Ubud &#8211; Lepud Art Management Gelar Pameran Seni Rupa &#8221;Move On&#8221;</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/bidadari-art-space-ubud-lepud-art-management-gelar-pameran-seni-rupa-move-on/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bidadari-art-space-ubud-lepud-art-management-gelar-pameran-seni-rupa-move-on</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/bidadari-art-space-ubud-lepud-art-management-gelar-pameran-seni-rupa-move-on/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Feb 2021 13:50:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gianyar]]></category>
		<category><![CDATA[bidadariartspace]]></category>
		<category><![CDATA[gelarpameran]]></category>
		<category><![CDATA[lepudartmanagement]]></category>
		<category><![CDATA[senirupa]]></category>
		<category><![CDATA[ubud]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=23104</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/move.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/move.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/move-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/move-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/move-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/move-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Gianyar, Baligobalnews Pandemi Covid-19 tak menyurutkan semangat para seniman untuk terus berkarya. Kendati ekonomi kita terpuruk akibat pandemi, para perupa justru tetap produktif menggali ide-ide baru, diwujudkan dalam karya rupa. Demikian juga pemilik galeri tetap berupaya menjaga atmosfer seni rupa dengan membantu memamerkan karya para perupa dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes). Semangat berkarya yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/move.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/move.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/move-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/move-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/move-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/move-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Gianyar, Baligobalnews</p>



<p>Pandemi Covid-19 tak menyurutkan semangat para seniman untuk terus berkarya. Kendati ekonomi kita terpuruk akibat pandemi, para perupa justru tetap produktif menggali ide-ide baru, diwujudkan dalam karya rupa. Demikian juga pemilik galeri tetap berupaya menjaga atmosfer seni rupa dengan membantu memamerkan karya para perupa dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes).</p>



<p>Semangat berkarya yang tinggi itu dapat disaksikan dalam pameran bertajuk &#8221;Move On&#8221; di Bidadari Art Space, Mas-Ubud yang berkolaborasi dengan Lepud Art Management. Pameran dibuka budayawan Jean Couteau, didampingi pemilik Bidadari Art Space Hiromi Wada dan Made Sudiana, berlangsung 13 Februari hingga 13 Maret 2021 mendatang. Pameran yang diikuti 27 orang perupa itu tetap menerapkan prokes ketat,&nbsp;dengan&nbsp;memakai masker, menjaga jarak atau menghindari kerumunan dan mencuci tangan.</p>



<p>Para pelukis yang terlibat&nbsp;masing-masing&nbsp;Made Wiradana, Kadek Armika, Nyoman Sujana Kenyem, Romi Sukadana, Anyon Muliastra, Dedy Reru, Loka Suara, Wijaya Sutha, Duatmika Bodrex, Made Arya Palguna, I Ketut Tenang, I Wayan Sudarna Putra, Made Suparta Wijaya, I Made Subrata, I Kadek Dedy Sumantra Yasa, Ito Joyo Atmojo, I Ketut Suwidiarta, Made&nbsp;&#8221;Kaek&#8221;&nbsp;Dharma Susila, Putu Bonuz Sudiana, Teguh Ritma Iman, I Made Dolar Astawa, I Kadek Susila Dwiyana, Ponk Hantaguna, Nyoman Adiana, Kamau Abayomi, Handy Saputra dan I Gede Made Surya Darma.</p>



<p>Seperti diketahui, pandemi Covid-19&nbsp;&nbsp;telah mengubah keadaan. Salah satu dampaknya, ekonomi melemah.</p>



<p>Di tengah situasi dan kondisi&nbsp;seperti ini, para perupa hadir membawa optimisme. Mereka berbagi cerita lewat bahasa rupa dan mencoba membuka ruang kontemplasi dan apresiasi, sehingga muncul kegairahan baru pada era baru, untuk selalu bergerak, move on, berkarya dan mengambil hikmah positif dari pandemi.</p>



<p>Pameran ini digelar mengambil momen Valentine, dikaitkan dengan situasi bangsa saat ini. Dalam konteks ini Valentine sesungguhnya tak hanya sempit bermakna cinta kasih dua pasangan. Tetapi bisa dimaknai lebih luas, yakni kasih sayang yang hakiki terhadap sesama dan alam lingkungan. Terlebih, ketika warga dunia sedang berjuang menghadapi pandemi Covid-19, menabur spirit kasih sayang, suatu keniscayaan. Ketika wabah pandemi Covid -19 makin meluas, tak ada kata lain selain bergotong royong menanggulangi pandemi,&nbsp;&nbsp;saling menjaga, dan saling membantu.</p>



<p>Pemilik&nbsp;Bidadari Art Space, Hiromi Wada,&nbsp;menyambut baik pameran&nbsp;&#8221;MoVe On&#8221;&nbsp;ini. Baginya&nbsp;&#8221;Move&nbsp;On&#8221;&nbsp;penting dilakukan pada masa pandemi.&nbsp;&#8221;Move&nbsp;On&#8221;&nbsp;bermakna terus bergerak,&nbsp;&nbsp;terus berubah, tidak kekal. Ketidakkekalan menempati inti pemikiran Buddha dan merupakan norma di dunia. Semuanya terus berubah. Pandemi ini telah mendorong transisi besar bagi semua orang, termasuk mereka yang mencari nafkah pada seni.</p>



<p>&#8221;Orang harus terus berubah. Untuk menghadapi pandemi ini, tinggalkan sistem lama dan buat yang baru. Itu juga menciptakan produk baru. Setiap orang dihadapkan pada siklus seperti itu,&#8221; katanya.</p>



<p>Sementara I Gede Made Surya Darma,&nbsp;Pendiri&nbsp;Lepud Art Management menyampaikan pada masa pandemi ini tentu semua pihak merasakan kegelisahan dan kekhawatiran yang sama, entah kapan kondisi pelik ini berakhir. Lepud Art Management mencoba berbagi cerita dalam karya seni tentang kegelisahan kawan-kawan seniman melalui pameran seni rupa bertema&nbsp;&#8221;Move On&#8221;&nbsp;ini. Tema itu diambil untuk mengajak kita semua, para seniman dan penikmat seni, agar bangkit dari keterpurukan di masa pandemi ini. Dengan kemajuan teknologi, kita mencoba beradaptasi dengan keadaan. Dengan adanya pandemi ini, kita saling berbagi cerita, dalam kegiatan kesenian.</p>



<p>&#8221;Berbekal pengalaman berorganisasi membuat festival dan pameran seni rupa, kami hadir bergandengan tangan dengan semua pihak untuk menjaga atmosfer berkesenian. Kali ini kami bergandengan tangan dengan Bidadari Art Space. Atas terselenggaranya pameran ini kami haturkan ucapan terima kasih kepada Ibu Hiromi Wada dan Bapak Made Sudiana yang sudah memfasilitasi pameran. Demikian pula ucapan terima kasih disampaikan kepada Prana Santi dan Mas Ito Atmojo yang sudah mendonasi pameran ini. Juga Bapak Handy Saputra telah membeli lukisan Surya Darma, untuk membiayai pameran tersebut. Termasuk semua kawan seniman yang sudah ikut bergabung dalam pameran kali ini. Semoga semua kebaikan datang dari segala penjuru dan kita selalu dilimpahkan kesehatan dan kerahayuan,&#8221; ujar Surya Darma, perupa yang telah banyak berpameran di dalam dan luar negeri. (bgn003)21021609</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/bidadari-art-space-ubud-lepud-art-management-gelar-pameran-seni-rupa-move-on/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
