<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>TPUCikadut &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/tpucikadut/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Jul 2021 06:54:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>TPUCikadut &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polisi: Kasus pungli di TPU Cikadut berakhir damai dua pihak</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/polisi-kasus-pungli-di-tpu-cikadut-berakhir-damai-dua-pihak/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=polisi-kasus-pungli-di-tpu-cikadut-berakhir-damai-dua-pihak</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/polisi-kasus-pungli-di-tpu-cikadut-berakhir-damai-dua-pihak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2021 06:54:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kasuspungli]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[TPUCikadut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=35233</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="799" height="497" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC02732-31.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC02732-31.jpg 799w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC02732-31-300x187.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC02732-31-768x478.jpg 768w" sizes="(max-width: 799px) 100vw, 799px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan kedua belah pihak antara pemikul berinisial R dan warga ahli waris berinisial YT yang terlibat adanya dugaan kasus pungutan liar pemakaman jenazah di TPU khusus COVID-19 Cikadut, Kota Bandung, Jawa Barat, sepakat untuk berdamai. &#8220;Jadi sudah ada pengembalian uang sebanyak Rp2,8 juta, kemudian mereka mau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="799" height="497" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC02732-31.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC02732-31.jpg 799w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC02732-31-300x187.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC02732-31-768x478.jpg 768w" sizes="(max-width: 799px) 100vw, 799px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p> Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan kedua belah pihak antara pemikul berinisial R dan warga ahli waris berinisial YT yang terlibat adanya dugaan kasus pungutan liar pemakaman jenazah di TPU khusus COVID-19 Cikadut, Kota Bandung, Jawa Barat, sepakat untuk berdamai.</p>



<p>&#8220;Jadi sudah ada pengembalian uang sebanyak Rp2,8 juta, kemudian mereka mau aman dan tidak diramaikan, kedua belah pihak ada kesepakatan untuk damai,&#8221; kata Ulung di Bandung, Senin.</p>



<p>Menurut Ulung, sejauh ini belum ditemukan adanya unsur pungli dalam kasus tersebut. Karena berdasarkan pemeriksaan awal, kedua belah pihak menyebut sudah ada kesepakatan dalam pembayaran Rp2,8 juta itu.</p>



<p>Pasalnya, Ulung menjelaskan saat itu ahli waris ingin segera memakamkan jenazah pada saat itu juga. Sedangkan kondisi dan jumlah petugas pemikul di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cikadut, menurutnya sedang tidak optimal untuk menyegerakan pemakaman tersebut.</p>



<p>&#8220;Karena biasanya ada yang meninggal 3-5 jenazah, tapi selama dua pekan ini per hari bisa mencapai 50 jenazah dan bahkan pada malam kejadian itu ada 60-70 jenazah,&#8221; kata Ulung.</p>



<p>Akibat dari kondisi itu, menurut Ulung petugas pemikul di TPU Cikadut menawarkan untuk menggunakan jasa pemikul dari masyarakat setempat. Lalu, kata Ulung, ada kesepakatan antara YT dengan masyarakat setempat untuk membayar uang sebesar Rp2,8 juta.</p>



<p>&#8220;Keesokan harinya viral terjadi pungli di Pemakaman Cikadut dengan meminta uang Rp4 juta, sudah kita konfirmasi tidak ada Rp4 juta tapi Rp2,8 juta, itu pun hasil kesepakatan antara saudara Yunita dengan masyarakat setempat,&#8221; ungkap Ulung.</p>



<p>Sehingga Ulung pun memastikan bahwa ahli waris yang mengaku terkena pungli itu bukan diminta biaya oleh petugas resmi TPU Cikadut, melainkan melakukan transaksi dengan warga setempat. Ulung pun memastikan bahwa kabar yang beredar di media sosial terkait hal tersebut belum tentu benar.</p>



<p>Atas adanya kejadian itu, Ulung menyampaikan pihak kepolisian merekomendasikan kepada Pemerintah Kota Bandung agar menambah jumlah petugas pemikul di TPU Cikadut karena jumlah jenazah yang cukup banyak untuk dimakamkan.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Tata Ruang Kota Bandung Bambang Suhari mengatakan pihaknya pun sepakat untuk menindaklanjuti rekomendasi dari Polrestabes Bandung terkait perlu adanya penambahan petugas di TPU Cikadut.</p>



<p>Dia pun menyadari bahwa adanya kekurangan petugas pemikul di TPU Cikadut itu berdampak pada kondisi fisik petugas yang bisa saja mengalami kelelahan.</p>



<p>&#8220;Itu tidak bisa kita abaikan, maka rekomendasi ditambahnya jumlah personel kami sependapat, dan kami sudah mengupayakan itu,&#8221; tutur Bambang.(bgn123)21071222</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/polisi-kasus-pungli-di-tpu-cikadut-berakhir-damai-dua-pihak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkot Bandung pecat pemikul jenazah TPU Cikadut pungli Rp2,8 juta</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/pemkot-bandung-pecat-pemikul-jenazah-tpu-cikadut-pungli-rp28-juta/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pemkot-bandung-pecat-pemikul-jenazah-tpu-cikadut-pungli-rp28-juta</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/pemkot-bandung-pecat-pemikul-jenazah-tpu-cikadut-pungli-rp28-juta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Jul 2021 06:04:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[pecatpemikuljenazah]]></category>
		<category><![CDATA[pemkotbandung]]></category>
		<category><![CDATA[pungli]]></category>
		<category><![CDATA[TPUCikadut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=35110</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="799" height="493" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/punli.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/punli.jpg 799w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/punli-300x185.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/punli-768x474.jpg 768w" sizes="(max-width: 799px) 100vw, 799px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memecat seorang petugas pemikul jenazah COVID-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cikadut, karena diduga melakukan pungutan liar (pungli) kepada ahli waris sebesar Rp2,4 juta. Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan oknum pemikul jenazah itu, juga tengah menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian. Yana menegaskan, aksi pungli yang meresahkan tidak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="799" height="493" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/punli.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/punli.jpg 799w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/punli-300x185.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/punli-768x474.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 799px) 100vw, 799px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memecat seorang petugas pemikul jenazah COVID-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cikadut, karena diduga melakukan pungutan liar (pungli) kepada ahli waris sebesar Rp2,4 juta.</p>



<p>Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan oknum pemikul jenazah itu, juga tengah menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian.</p>



<p>Yana menegaskan, aksi pungli yang meresahkan tidak bisa ditolerir, apalagi menyangkut dengan masalah kemanusiaan di masa suasana COVID-19.</p>



<p>&#8220;Saya tidak ingin main-main dengan urusan COVID-19. Siapa pun yang memanfaatkan situasi, apalagi tidak punya rasa empati akan ditindak tegas karena ini urusan kemanusiaan,&#8221; kata Yana, di Bandung, Jawa Barat, Minggu.</p>



<p>Adapun penindakan itu dilakukan, setelah sebelumnya beredar kabar di media sosial terkait adanya pungli yang dialami seorang warga berinisial YT. Warga itu mengaku diminta uang sebesar Rp4 juta untuk biaya pemakaman.</p>



<p>Setelah bernegosiasi, akhirnya disepakati bahwa uang yang perlu dibayarkan sebesar Rp2,8 juta. Padahal warga tersebut pun sebelumnya telah mempertanyakan apakah harus ada pembayaran di TPU COVID-19 tersebut.</p>



<p>Kepala Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bandung Bambang Suhari menjelaskan, oknum petugas lapangan di TPU Cikadut yang diduga melakukan pungli tersebut merupakan tenaga pemikul tambahan.</p>



<p>Tenaga pemikul tambahan adalah petugas yang diakomodir pada Februari 2021 lalu, untuk membantu proses pemikulan jenazah. Sebelum adanya pemikul yang diakomodir, sempat ramai juga kabar bahwa marak aksi pungli di pemakaman tersebut.</p>



<p>“Oknum tersebut bernama Redi, bukan Staf UPT TPU Cikadut. Tapi yang bersangkutan petugas pemikul jenazah yang kami angkat Februari 2021 menjadi PHL pemikul jenazah, untuk memenuhi kebutuhan pelayanan di TPU Cikadut,” kata Bambang.</p>



<p>Menurut Bambang, TPU Cikadut sudah ditetapkan khusus sebagai tempat pemakaman semua jenazah yang diduga terpapar COVID-19.</p>



<p>Ia menegaskan semua jenazah bisa dimakamkan di TPU tersebut tanpa harus membedakan suku, agama, ras, dan antargolongan.</p>



<p>Dia juga memastikan seluruh layanan pemakaman jenazah COVID-19 di TPU Cikadut tidak dipungut biaya sepeser pun. Karena menurutnya, upah para petugas PHL tersebut sudah dibayar oleh Pemkot Bandung sesuai UMK dan selalu tepat waktu.</p>



<p>“Bahwa TPU Cikadut diperuntukkan bagi jenazah warga Kota Bandung yang meninggal karena COVID-19, dan tidak dipungut biaya apa pun untuk semua warga tanpa membeda-bedakan,” kata dia.(bgn123)21071107</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/pemkot-bandung-pecat-pemikul-jenazah-tpu-cikadut-pungli-rp28-juta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
